Malam Lebaran, Kebakaran Gegerkan Warga Kuin Banjarmasin! Ngenes! Mau Tutup, Pengunjung Duta Mall Banjarmasin Malah Menurun H-1 Lebaran, Puluhan Pemudik Diputarbalik di Pos Penyekatan Tabalong! Buat Jalur Khusus Jemaah, Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin Gelar Salat Ied Hore! Remisi Lebaran Warga Binaan di Kalsel Diusulkan Bertambah, Segini Jumlahnya

Anak-Istri Beli Sembako, Suami di Tabalong Tewas Tergantung

- Apahabar.com Sabtu, 4 Juli 2020 - 20:48 WIB

Anak-Istri Beli Sembako, Suami di Tabalong Tewas Tergantung

Petugas mengevakuasi jasad SHD (47) dari kediamannya di Jalan Ampera RT 02 Desa Wayau, Sabtu (4/7). Foto: Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – Kampung Kalahang, Desa Wayau, Kabupaten Tabalong, digegerkan dengan dugaan kasus bunuh diri.

Dari informasi dihimpun, jasad seorang pria berinisial SHD (47) ditemukan tewas tergantung di kamar kediamannya, Jalan Ampera RT 02 Desa Wayau, Sabtu (4/7).

Saat kejadian, anak dan istrinya tengah keluar untuk membeli sembako.

Sepulang dari warung, sekitar pukul 13.00, mereka melihat SHD sudah tergantung di dalam kamar.

“Kemudian anaknya melaporkan kejadian itu ke ketua RT, ” kata seorang warga yang enggan namanya dimediakan.

Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori melalui Kasat Reskrim Iptu Matnur, membenarkan temuan kasus itu.

Dari laporan yang diterimanya, ZRD –inisial istri SHD– melihat suaminya dalam kondisi duduk di lantai dengan tali terikat di lehernya.

“Yang mana tali tersebut dikaitkan dari jendela kamar dan menggantung ke rangka plafon rumahnya dalam keadaan meninggal dunia,” terangnya.

Putrinya Hanyut, Bapak Meregang Nyawa di Irigasi Karang Intan

Dalam pemeriksaan awal, polisi tak menemukan barang berharga milik SHD yang hilang, ataupun tanda kekerasan pada tubuh.

Lebih jauh, polisi masih melakukan pendekatan ke keluarga SDH agar autopsi dapat dilakukan guna mengetahui penyebab kematian.

“Dugaan sementara korban bunuh diri dengan cara gantung diri di dalam kamar rumahnya karena korban mengalami sakit gangguan kejiwaan, yang mana rekam medis pernah dirawat di rumah sakit jiwa Banjarmasin lamanya 1 bulan di 2014,” jelasnya.

Hasil visum awal turut menguatkan dugaan itu. Pihak medis RSUD Badaruddin Kasim Tanjung hanya menemukan bekas jerat di leher, dubur mengeluarkan fases dan kemaluan mengeluarkan sperma seperti tanda-tanda bunuh diri.

Adapun SHD diperkirakan meninggal dunia kurang lebih 4 sampai 5 jam.

Pasien Covid-19 Balikpapan Kabur Ke Banjarmasin, Jubir: Tak Ketemu

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Ahc26 - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Nyaris Tak Diwarnai Hujan
Gadis Penjual Gorengan

Kalsel

5 Potret Cantik Gadis Penjual Gorengan yang Viral di Pasar Subuh Sekumpul
Lagi, DPRD Banjarmasin Tunda Kunker

Kab. Tanah Laut

Lagi, DPRD Banjarmasin Tunda Kunker
apahabar.com

Kalsel

Soal Kesejahteraan, AKTAS Minta Diperhatikan
Covid-19

Kalsel

Kasus Covid-19 Bertambah, Polda Kalsel Siagakan KBR Gegana
apahabar.com

Kalsel

[Klarifikasi] Kronologi Lengkap Perkara Penipuan yang Menjerat Bupati Balangan
apahabar.com

Kalsel

Tala Mampu Jadi Produsen Bawang Merah

Kalsel

Bawa Sabu ke Pelabuhan, Seorang Pria di Banjarmasin Ditangkap Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com