Ditangkap di Tabalong, Janda asal Ampah Kalteng Sudah Teler dari Amuntai Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis Puncak Pandemi, Berapa Limbah Infeksius Covid-19 di Kalsel? Amankan Pilgub Kalsel 2020, Polres Tapin Siapkan 258 Personel Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

Anak-Istri Beli Sembako, Suami di Tabalong Tewas Tergantung

- Apahabar.com Sabtu, 4 Juli 2020 - 20:48 WIB

Anak-Istri Beli Sembako, Suami di Tabalong Tewas Tergantung

Petugas mengevakuasi jasad SHD (47) dari kediamannya di Jalan Ampera RT 02 Desa Wayau, Sabtu (4/7). Foto: Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – Kampung Kalahang, Desa Wayau, Kabupaten Tabalong, digegerkan dengan dugaan kasus bunuh diri.

Dari informasi dihimpun, jasad seorang pria berinisial SHD (47) ditemukan tewas tergantung di kamar kediamannya, Jalan Ampera RT 02 Desa Wayau, Sabtu (4/7).

Saat kejadian, anak dan istrinya tengah keluar untuk membeli sembako.

Sepulang dari warung, sekitar pukul 13.00, mereka melihat SHD sudah tergantung di dalam kamar.

“Kemudian anaknya melaporkan kejadian itu ke ketua RT, ” kata seorang warga yang enggan namanya dimediakan.

Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori melalui Kasat Reskrim Iptu Matnur, membenarkan temuan kasus itu.

Dari laporan yang diterimanya, ZRD –inisial istri SHD– melihat suaminya dalam kondisi duduk di lantai dengan tali terikat di lehernya.

“Yang mana tali tersebut dikaitkan dari jendela kamar dan menggantung ke rangka plafon rumahnya dalam keadaan meninggal dunia,” terangnya.

Putrinya Hanyut, Bapak Meregang Nyawa di Irigasi Karang Intan

Dalam pemeriksaan awal, polisi tak menemukan barang berharga milik SHD yang hilang, ataupun tanda kekerasan pada tubuh.

Lebih jauh, polisi masih melakukan pendekatan ke keluarga SDH agar autopsi dapat dilakukan guna mengetahui penyebab kematian.

“Dugaan sementara korban bunuh diri dengan cara gantung diri di dalam kamar rumahnya karena korban mengalami sakit gangguan kejiwaan, yang mana rekam medis pernah dirawat di rumah sakit jiwa Banjarmasin lamanya 1 bulan di 2014,” jelasnya.

Hasil visum awal turut menguatkan dugaan itu. Pihak medis RSUD Badaruddin Kasim Tanjung hanya menemukan bekas jerat di leher, dubur mengeluarkan fases dan kemaluan mengeluarkan sperma seperti tanda-tanda bunuh diri.

Adapun SHD diperkirakan meninggal dunia kurang lebih 4 sampai 5 jam.

Pasien Covid-19 Balikpapan Kabur Ke Banjarmasin, Jubir: Tak Ketemu

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Ahc26 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bertambah 4 Positif Covid-19 di Tapin, Semuanya Anak-Anak
apahabar.com

Kalsel

Empat Puskesmas di Tala Naik Kelas
apahabar.com

Kalsel

Bangun Jembatan, Satgas TMMD Kodim 1005 Marabahan Berpacu dengan Laut
apahabar.com

Kalsel

Disdik Banjarmasin Larang Pelajar SMP Gunakan Motor Sendiri ke Sekolah
apahabar.com

Kalsel

Breaking News! Kabar Duka, Kadisdik Banjar Maidi Armansyah Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

Menolak Rapid Tes, WN Pakistan di Banjarmasin Coba Kabur
apahabar.com

Kalsel

Aksi Mulia Leslar Lover’s Kalsel untuk Korban Kebakaran di Patmaraga Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Siang Bolong, Rumah Haji Ijai di Tabalong Terbakar, 3 Motor Jadi Arang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com