BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar Lewat Udara, Paman Birin Salurkan Bantuan Korban Banjir dari Jokowi

Apple Hapus 2.500 Game dari App Store China

- Apahabar.com Kamis, 16 Juli 2020 - 06:00 WIB

Apple Hapus 2.500 Game dari App Store China

Ilustrasi Apple. Foto-Reuters

apahabar.com, JAKARTA – Data dari Sensor Tower menyebut lebih dari 2.500 game seluler telah dihapus dari toko aplikasi App Store, di China pada pekan pertama Juli, empat kali lebih banyak dibandingkan periode yang sama pada Juni, setelah Apple menutup celah yang membutuhkan lisensi pemerintah China.

Apple memberi tenggat waktu akhir Juni kepada para penerbit game, yang mendapat pemasukan dari game, untuk menyerahkan nomor lisensi yang dikeluarkan pemerintah yang memungkinkan mereka melakukan pembelian dalam aplikasi, persyaratan yang sudah lama dimiliki oleh toko aplikasi berbasis Android di China.

Tidak jelas mengapa Apple membiarkan celah tersebut begitu lama.

Sejumlah game terkenal yang dihapus dari App Store China pada bulan Juli, termasuk “Hay Day,” “Nonstop Chuck Norris,” dan “Solitaire,” menurut Sensor Tower, dikutip dari Reuters, Rabu (17/7).

“Mungkin saja game-game ini akan tersedia kembali di masa depan, namun telah hilang dari etalase toko selama lebih dari lima hari,” ujar Head of Mobile Insights Sensor Tower, Randy Nelson.

Perusahaan analisa pemasaran aplikasi tersebut tidak dapat menyebutkan alasan game tersebut dihapus, namun Nelson menekankan kenaikan tajam jumlah aplikasi yang dihapus itu menjadi catatan.

Game yang dihapus dalam tujuh hari pertama pada Juli tersebut telah menghasilkan gabungan pendapatan kotor sebesar 34,7 juta dolar AS di China, dan telah mengakumulasikan lebih dari 133 juta unduhan di negara itu.

China telah memperketat kontrolnya terhadap pasar video game terbesar di dunia dalam beberapa tahun terakhir, dan game online yang menghasilkan uang sering kali menghadapi proses persetujuan yang panjang untuk mendapatkan lisensi.

Pada Februari, video game “Plague Inc,” yang melonjak popularitasnya di tengah wabah virus corona, telah dihapus dari toko aplikasi Apple di China, setelah regulator mengatakan game tersebut berisi konten ilegal.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Regulasi IMEI Berlaku Mulai Hari ini, Simak Cara Mengeceknya di Ponsel
apahabar.com

Gaya

Mengenal Fetisisme, Gangguan yang Diduga Menjangkit Maling BH di Teluk Dalam
apahabar.com

Gaya

Tips Wawancara Kerja Virtual Masa Normal Baru
apahabar.com

Gaya

UI Dilibatkan Teliti Gizi Anak Asia Tenggara Diteliti
apahabar.com

Gaya

Suka Minum Kafein Saat Hamil, Bisa Memicu Bayi Lahir Prematur

Gaya

Ingin Sukses? Tiru 4 Kebiasaan Baik Ini
apahabar.com

Gaya

Investasi Janda Bolong, dan Kiat Petik Cuan
apahabar.com

Gaya

Perhatikan Waktu yang Tepat Berangkat Liburan Bersama Anak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com