BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

AS-China Memanas, Rupiah Kena Imbasnya

- Apahabar.com Kamis, 23 Juli 2020 - 12:16 WIB

AS-China Memanas, Rupiah Kena Imbasnya

Nilai tukar (kurs) rupiah hari ini berpotensi melemah seiring kembali memanasnya hubungan Amerika Serikat (AS) dan China. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah hari ini berpotensi melemah seiring kembali memanasnya hubungan Amerika Serikat (AS) dan China.

Pada pukul 09.31 WIB, Kamis (23/7), rupiah dilaporkan masih menguat 75 poin atau 0,51 persen menjadi Rp14.575 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.650 per dolar AS.

“Meningkatnya ketegangan hubungan AS dan China semalam dengan perintah penutupan konsulat China di Houston, AS, karena indikasi kegiatan mata-mata berpotensi mendorong pelemahan nilai tukar emerging market terhadap dolar AS,” kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra.

Menurut Ariston, keputusan terbaru pemerintah AS tersebut berpotensi mendapatkan balasan dari China dan memperburuk hubungan yang dikhawatirkan merembet ke isu perdagangan.

“Hubungan perdagangan yang kurang baik antara dua ekonomi terbesar dunia bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi global,” ujarnya.

Selain itu pasar juga masih khawatir penularan virus yang masih terus meninggi meskipun usaha-usaha penemuan vaksin sudah mengalami kemajuan

Ariston memperkirakan rupiah berpotensi bergerak melemah di kisaran Rp14.600 per dolar AS hingga Rp14.800 per dolar AS.

Pada Rabu (22/7) lalu rupiah ditutup menguat 91 poin atau 0,62 persen menjadi Rp14.650 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.741 per dolar AS.

Amerika Serikat (AS) pada Rabu (22/7) memerintahkan China untuk menutup konsulatnya di Houston.

Hal tersebut membuat kemarahan Beijing, hingga yang menyebut tindakan tersebut sebagai eskalasi permusuhan.

Mengenai isu tersebut, Pejabat Tinggi Asia Timur di Departemen Luar Negeri AS, David Stilwell menyatakan konsulat China di Houston adalah pusat dari upaya militer China untuk meningkatkan keunggulan perangnya dengan mengirim siswa ke universitas AS.

“Kami mengambil langkah praktis untuk mencegah mereka melakukan itu,” kata Stilwell kepada New York Times dilansir Pikiranrakyat.com.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Pangkalan Elpiji di Banjarmasin Banyak Terima Keluhan Terkait Isi Tabung
apahabar.com

Ekbis

Covid-19 Melanda, Perusahaan di Kalsel Jangan PHK Pekerja!
apahabar.com

Ekbis

AP II Dukung Pengembangan Ibu Kota Baru
apahabar.com

Ekbis

Siap-Siap McDonalds Besok Buka di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Menguat, Efek Stimulus Jumbo AS
apahabar.com

Ekbis

Rekor Lagi, Emas Antam Jadi Rp 1.028.000 per Gram
apahabar.com

Ekbis

Raker Perdana dengan Komisi VI, Erick Thohir Didampingi 5 Dirut BUMN
apahabar.com

Ekbis

Lantik Mardani H Maming, Presiden Jokowi Ingin Investor Dilayani dengan Baik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com