Pak Wali… Pengungsi Banjir di Banjarmasin Mulai Sakit-sakitan, Poskes Over Diduga Sakit Hati, Pria Gantung Diri di Batulicin Sering Cekcok dengan Istri Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir dan Ancaman Tim Paman Birin, “Sudah Jatuh Warga Tertimpa Tangga” PMI Balikpapan Tak Terima Bantuan Pakaian Bekas untuk Korban Banjir Kalsel

Audiensi Bubar, PBB Serukan Ribuan Buruh Banua Turun ke Jalan

- Apahabar.com Senin, 27 Juli 2020 - 16:08 WIB

Audiensi Bubar, PBB Serukan Ribuan Buruh Banua Turun ke Jalan

Aksi buruh menentang Omnibus Law RUU Cipta Kerja jadi UU di DPRD Kalsel beberapa waktu lalu. Foto-dok/apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Para buruh di Kalimantan Selatan diajak turun ke jalan. Audiensi antar-Pekerja Buruh Banua (PBB) terkait penolakan Omnibus Law dengan DPRD Kalsel tak mencapai kata mufakat.

Pantauan apahabar.com, tak tampak Ketua DPRD Kalsel Supian HK dalam audiensi yang sempat berjalan di DPRD Kalsel, Senin (27/7). Sejumlah pentolan PBB, yang dominan berasal dari serikat buruh; FSPMI, KSPSI, dan KSBSI, pun berang. Mereka meninggalkan audiensi dengan raut wajah kesal.

“(Dewan) Lebih menghargai orang unjuk rasa dibanding audiensi,” kata Perwakilan PBB Yoeyoen Indharto.

Maka dari itu, Yoeyoen menyerukan ribuan buruh untuk turun ke jalan menolak Omnibus Law dan tenaga kerja asing.

Sementara terkait hal ini, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, H M Luthfi Saifuddin meminta aksi besar-besaran itu kembali dipertimbangkan.

Sebab, aksi yang bakal melibatkan ribuan orang itu berpotensi memunculkan risiko kesehatan.

Sebagaimana kita ketahui, Banjarmasin ataupun Banjarbaru, masih menjadi zona merah penularan Covid-19.

Lutfi menyebut buruh bisa kembali menyalurkan aspirasinya lewat audiensi susul sesuai protokol Covid-19.

“Kami harapkan tidak terjadi karena bagaimanapun audiensi lebih baik. Karena kalau turun ke jalan dengan kondisi pandemi saat ini tentu harus dipikirkan juga soal keselamatan,” terangnya.

Politikus Gerindra ini mengaku memahami kekecewaan para buruh yang gagal bertemu langsung dengan Supian HK.

Sebenarnya, kata dia, dirinya sudah berupaya mengajak para anggota dewan lainnya untuk bertemu dengan buruh dalam audiensi.

Namun, sebut Luthfi, anggota DPRD Kalsel lainnya berhalangan karena menjalankan tugas kedewanan lainnya baik di alat kelengkapan dewan (AKD) dan ada juga yang berada di daerah pemilihan.

“Atas kondisi ini kami meminta maaf. Kami memahami dan memaklumi aliansi buruh yang mengharapkan kehadiran ketua. Jujur ini bukan maksud tidak menghargai kawan-kawan buruh tapi saat ini yang lain juga menjalankan tugas yang lain,” terangnya.

Meski audiensi tidak berlanjut, Luthfi menegaskan akan tetap menindaklanjuti poin-poin aspirasi aliansi PBB yang sudah tercantum dalam audiensi.

Selain itu, dalam waktu dekat, Komisi IV
berencana memanggil buruh kembali untuk mendengarkan langsung aspirasi mereka.

Omnibus Law dimaksud buruh ialah Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja. RUU ini menuai polemik karena ditolak kalangan serikat pekerja. Pasalnya, terdapat sejumlah pasal yang dinilai hanya menguntungkan pengusaha.

Beberapa pasal kontroversial itu mulai nilai besaran pesangon Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK berkurang, nasib karyawan status outsourcing tak jelas, sampai mengubah ketentuan cuti khusus haid bagi kalangan perempuan.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Rizal Khalqi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel 10 September 2020: Tambah 77 Positif Terbanyak dari Tapin, Sembuh 119 Pasien
apahabar.com

Kalsel

Dandim Banjarmasin Berharap Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Razia Hotel Banjarmasin, Puluhan Pasangan Mesum hingga Anak Bawah Umur Terjaring
apahabar.com

Kalsel

Penerimaan CPNS 11 November 2019, BKD Kalsel Sediakan 460 Kuota, Guru Tetap Prioritas
apahabar.com

Kalsel

Sambangi Kantor Desa Selaselilau, Bripka Syamsir Rizal Jalin Koordinasi
apahabar.com

Kalsel

Pemprov Kalsel Diminta Tingkatkan Dana Penanggulangan Bencana
apahabar.com

Kalsel

Wakil Rakyat Turun Tangan, Bocah Penderita Penyakit Kulit Ini Akhirnya Dirawat Intensif di RSUD Ratu Zalecha Martapura
apahabar.com

Kalsel

2.194 Koli Surat Suara Kembali Tiba di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com