ga('send', 'pageview');
Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia




Home Kalsel

Sabtu, 4 Juli 2020 - 14:38 WIB

Bangun Jembatan, Satgas TMMD Kodim 1005 Marabahan Berpacu dengan Laut

Reporter: Bastian Alkaf - apahabar.com

Personel Satgas TMMD 1005 Marabahan membangun jembatan sepanjang 12 meter di Desa Sungai Telan Besar. Foto-Kodim 1005 Marabahan

Personel Satgas TMMD 1005 Marabahan membangun jembatan sepanjang 12 meter di Desa Sungai Telan Besar. Foto-Kodim 1005 Marabahan

apahabar.com, MARABAHAN – Tidak hanya pengangkutan bahan, pembangunan jembatan yang dilakukan Satgas TMMD Kodim 1005 Marabahan di Tabunganen juga mesti berpacu dengan kedalaman air laut.

Sungai Telan Muara dan Sungai Telan Besar yang menjadi pusat pelaksanaan TMMD, memang belum semua dapat dijangkau menggunakan transportasi darat.

Sekalipun tersedia jalur darat, jalan tersebut hanya dapat dilewati kendaraan roda dua. Opsi terakhir pun tinggal menggunakan kelotok untuk mengangkut bahan material.

“Semua material pembangunan, baik untuk jembatan maupun jamban, diangkut menggunakan kelotok,” papar Peltu Sugi Priyono, koordinator pembuatan jamban.

“Tetapi berkat sinergitas yang sudah terjalin, masyarakat banyak membantu kami mengangkut bahan material dari sungai ke lokasi pembangunan,” imbuhnya.

Baca juga :  Atasi PDP Berat, Tabalong Kini Siapkan 9 Unit Ventilator

Namun masalah belum selesai. Terutama untuk pembangunan jembatan di Sungai Telan Besar, Satgas TMMD mesti berpacu dengan kedalaman air.

Mengingat kondisi alam yang berada di pesisir laut, segala kegiatan harus memperhatikan pasang surut air laut. Imbasnya beberapa pekerjaan sedikit terhambat.

“Pekerjaan yang sulit dilakukan selama air pasang adalah membuat pondasi jembatan. Kami baru bisa bekerja lagi, ketika air laut sedang surut,” sahut Kapten Caj Muhtadi Budi Waluyo, Komandan SSK Satgas TMMD.

Baca juga :  Horee, Lusa Gaji Ke-13 ASN Banjarbaru Cair!

Sembari menunggu air laut kembali surut, mereka tidak lantas ongkang-ongkang kaki. Mereka melakukan pekerjaan lain agar semua target fisik selesai sebelum 29 Juli 2020

“Ketika air pasang, kami melakukan pekerjaan lain seperti merangkai tiang jembatan yang terbuat dari menggunakan kayu ulin,” jelas Muhtadi.

“Diharapkan upaya ini bisa mempercepat persentase pembangunan jembatan, tetapi tetap memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan kerja,” tandasnya.

Total tiga jembatan yang dibangun Satgas TMMD Kodim 1005 Marabahan masing-masing sepanjang 12 meter, 40 meter dan 18 meter.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pimpin Apel Hari Kesaktian Pancasila, Ibnu Sina Ingatkan Bahaya Komunis
apahabar.com

Kalsel

MAN 1 HST Gelar Lomba Sekolah Sehat (LSS) dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Tingkat Nasional
apahabar.com

Kalsel

Resmi Keputusan Putra Guru Sekumpul, Kubah Ditutup Sementara
apahabar.com

Kalsel

Dua Warga di Tanbu Tersambar Petir Usai Salat Jumat, Satu Tewas 
apahabar.com

Kalsel

KPU Banjarmasin Pilih Ketua Plh, Gusti Makmur Absen
apahabar.com

Kalsel

Diduga Tenggelam, Lansia Pengidap Epilepsi di Kandangan Belum Ditemukan
apahabar.com

Kalsel

Jalan Belum Rampung, Launching Bandara Baru Syamsudin Noor Terancam Tertunda
apahabar.com

Kalsel

Pencarian Bocah di Sungai Barito Terkendala Medan Berlumpur
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com