Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Bangun Jembatan, Satgas TMMD Kodim 1005 Marabahan Berpacu dengan Laut

- Apahabar.com Sabtu, 4 Juli 2020 - 14:38 WIB

Bangun Jembatan, Satgas TMMD Kodim 1005 Marabahan Berpacu dengan Laut

Personel Satgas TMMD 1005 Marabahan membangun jembatan sepanjang 12 meter di Desa Sungai Telan Besar. Foto-Kodim 1005 Marabahan

apahabar.com, MARABAHAN – Tidak hanya pengangkutan bahan, pembangunan jembatan yang dilakukan Satgas TMMD Kodim 1005 Marabahan di Tabunganen juga mesti berpacu dengan kedalaman air laut.

Sungai Telan Muara dan Sungai Telan Besar yang menjadi pusat pelaksanaan TMMD, memang belum semua dapat dijangkau menggunakan transportasi darat.

Sekalipun tersedia jalur darat, jalan tersebut hanya dapat dilewati kendaraan roda dua. Opsi terakhir pun tinggal menggunakan kelotok untuk mengangkut bahan material.

“Semua material pembangunan, baik untuk jembatan maupun jamban, diangkut menggunakan kelotok,” papar Peltu Sugi Priyono, koordinator pembuatan jamban.

“Tetapi berkat sinergitas yang sudah terjalin, masyarakat banyak membantu kami mengangkut bahan material dari sungai ke lokasi pembangunan,” imbuhnya.

Namun masalah belum selesai. Terutama untuk pembangunan jembatan di Sungai Telan Besar, Satgas TMMD mesti berpacu dengan kedalaman air.

Mengingat kondisi alam yang berada di pesisir laut, segala kegiatan harus memperhatikan pasang surut air laut. Imbasnya beberapa pekerjaan sedikit terhambat.

“Pekerjaan yang sulit dilakukan selama air pasang adalah membuat pondasi jembatan. Kami baru bisa bekerja lagi, ketika air laut sedang surut,” sahut Kapten Caj Muhtadi Budi Waluyo, Komandan SSK Satgas TMMD.

Sembari menunggu air laut kembali surut, mereka tidak lantas ongkang-ongkang kaki. Mereka melakukan pekerjaan lain agar semua target fisik selesai sebelum 29 Juli 2020

“Ketika air pasang, kami melakukan pekerjaan lain seperti merangkai tiang jembatan yang terbuat dari menggunakan kayu ulin,” jelas Muhtadi.

“Diharapkan upaya ini bisa mempercepat persentase pembangunan jembatan, tetapi tetap memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan kerja,” tandasnya.

Total tiga jembatan yang dibangun Satgas TMMD Kodim 1005 Marabahan masing-masing sepanjang 12 meter, 40 meter dan 18 meter.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dandim Banjarmasin Ajak Wartawan Hadirkan Pemilu Damai dan Sejuk
Pembunuhan

Kalsel

Kantongi Identitas Pelaku, Polisi Ngebet Tuntaskan Kasus Pembunuhan Sadis di Tanbu
apahabar.com

Kalsel

Sampai Februari, Satu Pasien DBD di Banjarmasin Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

Membangun Sinergitas, ‘Nette Boy’ Buka Puasa Bersama Masyarakat
Trailer Banjar

Kalsel

Sudah Makan Korban, Trailer Tetap Bebas Lalu Lalang di Martapura
apahabar.com

Kalsel

Berbeda Pilihan, Wali Kota tak Ingin Masyarakat Terpecah

Kalsel

VIDEO: Adu Mulut Petugas Dishub Banjarmasin dan Pengelola Parkir RSUD Ulin
apahabar.com

Kalsel

Mengintip Aktivitas RPH Marabahan Selama Iduladha
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com