ga('send', 'pageview');
Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI




Home Kalsel

Minggu, 12 Juli 2020 - 09:43 WIB

Banjir di Pelaihari, Warga Diminta Waspada Hujan Susulan

Reporter: Ahc14 - apahabar.com

Di tengah banjir, Kapolres Tala AKBP Cuncun Kurniadi, turun langsung melakukan peninjauan lapangan. Foto-Istimewa

Di tengah banjir, Kapolres Tala AKBP Cuncun Kurniadi, turun langsung melakukan peninjauan lapangan. Foto-Istimewa

apahabar. com, PELAIHARI – Di tengah banjir, Kapolres Tala AKBP Cuncun Kurniadi, turun langsung melakukan peninjauan lapangan.

Di sela inspeksinya, Cuncun meminta
masyarakat agar tetap waspada mengingat curah hujan masih cukup tinggi di Pelaihari.

“Jangan sampai lengah tetap waspadai kondisi saat ini. Intensitas hujan masih tinggi, ” kata kapolres.

Sebelumnya intensitas hujan tinggi sempat terjadi sehari sebelum banjir hebat itu menerjang Pelaihari.

Akibatnya, Sungai Tabanio yang mengalir di hampir seluruh kecamatan Tanah Laut meluap.

Luapannya, merendam ribuan rumah milik warga, dan membuat sejumlah ruas jalan dan jembatan terputus.

“Saya juga memberi perintah kepada seluruh jajaran kapolsek dan bhabinkamtibmas yang wilayahnya terdampak banjir agar selalu waspada dan terjun langsung bantu warga di tengah kondisi saat ini,” katanya.

Baca juga :  Perkantoran di Kalsel Zona Transmisi Lokal Covid-19, PMI Siapkan Disinfektan 

Yang tidak kalah penting, lanjut Cuncun, mereka bisa bersinergi dengan aparat dari TNI, Pemkab Tala, BPBD dan relawan untuk membantu warga yang terdampak banjir.

“Saat ini warga sangat memerlukan tenaga kita jadi mari kira siap siaga untuk memberikan bantuan,” sebut kapolres.

Dalam tinjauannya, Cuncun melihat langsung bagaimana personelnya turut aktif melakukan evakuasi penyelamatan warga dan barang-barang di kawasan terdampak banjir.

Rombongan melakukan pengecekan di tiga titik banjir. Yaitu, Jalan Parit Baru Kelurahan Angsau, Jalan Pintu Air Kelurahan Pelaihari dan Jalan Matah Kelurahan Karang Taruna Kecamatan Pelaihari.

Sedikitnya terdapat beberapa kelurahan dan desa yang terendam banjir. Antara lain, Kelurahan Sarang Halang, Kelurahan Angsau, Kelurahan Sungai Riam, Kelurahan Karang Taruna, Desa Atu-Atu, Desa Damit Hulu, Dan Desa Galam.

Baca juga :  Pasca-dioperasi, Begini Kondisi Bayi Jantung Bocor dari Batola 

Dari laporan keseluruhan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), banjir merendam sejumlah kawasan di Kecamatan Pelaihari, Bajuin, Panyipatan, Takisung.

Semula hanya berkisar tiga ribu, total warga terdampak dilaporkan menyentuh 5.112 jiwa, dengan rincian 1.535 kepala keluarga, dan 1.349 rumah.

BPBD juga melaporkan jembatan runtuh akibat derasnya luapan air sungai terjadi di Kelurahan Sarang Halang, Kecamatan Pelaihari.

Sementara jalan putus akibat derasnya luapan air dengan panjang 70 meter juga terjadi di Desa Damit Hulu, Kecamatan Batu Ampar.

Banjir juga menyebabkan jalan terkikis sehingga putus dan tidak bisa dilalui kendaraan di Desa Galam, Kecamatan Bajuin.

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Luar Biasa, Bocah 9 Tahun Mahir Mengemudikan Excavator
apahabar.com

Kalsel

Mesum Pelajar Banjarmasin, Psikolog Harap Efek Jera Tak Kucilkan Pelaku
apahabar.com

Kalsel

H+1 Operasi Ketupat, Ratusan Polisi Sisir Sejumlah Lokasi
apahabar.com

Kalsel

Sampai April, Sudah 15 Orang di Banjarmasin Direhab karena Sabu
apahabar.com

Kalsel

Duh, Banjir Masih Rendam Desa Sebamban Baru-Lama di Tanbu
apahabar.com

Kalsel

Iuran BPJS Naik, Peserta Mulai Ajukan Turun Kelas di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Ipau Jadi Primadona di Pasar Wadai Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Banjir Satu Meter, Warga Desa Bakarangan Terisolir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com