Pembacok Jurkani di Tanbu Juga Rampas Barang Pribadi, Pelaku Disebut Berhalusinasi Jasad Wanita Muda Banjarmasin dengan Luka Tusuk di Dada Itu Ternyata… Sosok Pembacok Advokat Jurkani di Tanah Bumbu, dan Detik-Detik Penganiayaan IKN Dipimpin Kepala Otorita, Sederet Nama Kandidat Termasuk Ahok Pesona Danau Sentarum Kalbar Bikin Takjub, Tertarik Berkunjung?

Begini Harapan AKBP Pipit Subianto pada Kampung Tangguh Banua di Desa Banyu Hirang

- Apahabar.com     Jumat, 10 Juli 2020 - 19:08 WITA

Begini Harapan AKBP Pipit Subianto pada Kampung Tangguh Banua di Desa Banyu Hirang

Polres Hulu Sungai Utara Polda Kalsel memberikan bibit ikan Papuyu, Nila dan Patin sejumlah delapan ribu benih. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Pipit Subianto mengapresiasi kampung tangguh banua di desa Banyu Hirang, Kecamatan Amuntai Selatan. Warga di Desa penghasil kerajinan tikar purun itu tak hanya menjalankan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, namun juga mulai mengembangkan sejumlah produk industri rumah tangga.

Kebanyakan produk pangan yang dihasilkan berbahan daging ikan seperti Kerupuk Kribu, Otak-otak ikan, Bronies Ikan dan Nugget ikan. Kreativitas inilah yang menggugah kepolisian.

Sebagai apresiasi, Polres Hulu Sungai Utara Polda Kalsel memberikan bibit ikan Papuyu, Nila dan Patin sejumlah delapan ribu benih. Bibit ikan tersebut ditebar di 8 buah keramba kampung tangguh benua. Penebaran benih pada Kamis (9/6) kemarin itu, dihadiri jajaran TNI Kodim 1001/Amuntai, Camat Amuntai Selatan, para PJU Polres HSU dan masyarakat adat setempat.

AKBP Pipit Subianto mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat dan kegotong-royongan. Dengan semangat itu, dapat menumbuhkan kesepakatan bersama.

“Yakni komitmen untuk sehat dan komitmen mengatasi pandemi Covid-19. Karena akan berdampak pada ekonomi warga. Makanya kita sebar benih ini, ketika ikannya sudah besar dapat dimanfaatkan,” kata AKBP Pipit Subianto kepada apahabar.com melalui sambungan telepon.

Selain itu, pihaknya meminta masyarakat Desa Banyu Hirang tetap kompak menjaga kebersihan lingkungan. Utamanya di area keramba Kampung Tangguh Banua.

“Di samping bisa menjaga keseimbangan ekosistem air tawar (sungai) dan menciptakan wisata alam yang murah melalui kegiatan memancing. Harapannya anak-anak kita bisa melihat kampung ini seperti lokasi pariwisata,” tandasnya.

Seperti yang dikatakan Kapolres di awal, keberadaan Kampung Tangguh Banua di desa Banyu Hirang merupakan penanganan Covid-19 berbasis komunitas dan gotong royong. Partisipasi masyarakat sangat diperlukan untuk mendukung keberhasilan penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah.

Masyarakat diminta terus meningkatkan kesadaran, dan kedisipinan menaati protokol kesehatan. Mereka diimbau untuk saling mengingatkan. “Karena lingkungan tempat tinggal menjadi kunci keberhasilan mencegah Covid-19,” ungkapnya

Hadirnya kampung tangguh benua diharapkan mampu menghadapi bahaya Covid-19 baik dari sisi kesehatan, ekonomi, maupun sosial dan budaya.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter : Eddy Andriyanto - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Persempit Gerak Koruptor Dana Desa, Satgas Lakukan Monitoring dan Evaluasi di HST
PDAM

Kalsel

Darurat, PDAM Bandarmasih Setop 6 Jam Distribusi Air Bersih ke Pelanggan

Kalsel

Persiapan Pemkot Banjarmasin Sambut Ibnu-Ariffin di
Dokter Ningsih

Kalsel

Kelahiran Prematur di Tapin Tinggi, Dokter Ningsih: Karena Pernikahan Dini
apahabar.com

Kalsel

Pelabuhan Martapura Lama, Terbaik di Kalsel-tim yang Punah oleh Sedimentasi?
apahabar.com

Kalsel

Pakaian Harian DPRD Batola Seharga Rp1,3 Juta
apahabar.com

Kalsel

Meresahkan! Dugaan Ajaran Sesat di Paramasan Kabupaten Banjar

Kabupaten Banjar

Migrasi TV Analog ke Digital Ditunda, Warga Martapura Belum Antusias Beli STB
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com