Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Begini Harapan AKBP Pipit Subianto pada Kampung Tangguh Banua di Desa Banyu Hirang

- Apahabar.com Jumat, 10 Juli 2020 - 19:08 WIB

Begini Harapan AKBP Pipit Subianto pada Kampung Tangguh Banua di Desa Banyu Hirang

Polres Hulu Sungai Utara Polda Kalsel memberikan bibit ikan Papuyu, Nila dan Patin sejumlah delapan ribu benih. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Pipit Subianto mengapresiasi kampung tangguh banua di desa Banyu Hirang, Kecamatan Amuntai Selatan. Warga di Desa penghasil kerajinan tikar purun itu tak hanya menjalankan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, namun juga mulai mengembangkan sejumlah produk industri rumah tangga.

Kebanyakan produk pangan yang dihasilkan berbahan daging ikan seperti Kerupuk Kribu, Otak-otak ikan, Bronies Ikan dan Nugget ikan. Kreativitas inilah yang menggugah kepolisian.

Sebagai apresiasi, Polres Hulu Sungai Utara Polda Kalsel memberikan bibit ikan Papuyu, Nila dan Patin sejumlah delapan ribu benih. Bibit ikan tersebut ditebar di 8 buah keramba kampung tangguh benua. Penebaran benih pada Kamis (9/6) kemarin itu, dihadiri jajaran TNI Kodim 1001/Amuntai, Camat Amuntai Selatan, para PJU Polres HSU dan masyarakat adat setempat.

AKBP Pipit Subianto mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat dan kegotong-royongan. Dengan semangat itu, dapat menumbuhkan kesepakatan bersama.

“Yakni komitmen untuk sehat dan komitmen mengatasi pandemi Covid-19. Karena akan berdampak pada ekonomi warga. Makanya kita sebar benih ini, ketika ikannya sudah besar dapat dimanfaatkan,” kata AKBP Pipit Subianto kepada apahabar.com melalui sambungan telepon.

Selain itu, pihaknya meminta masyarakat Desa Banyu Hirang tetap kompak menjaga kebersihan lingkungan. Utamanya di area keramba Kampung Tangguh Banua.

“Di samping bisa menjaga keseimbangan ekosistem air tawar (sungai) dan menciptakan wisata alam yang murah melalui kegiatan memancing. Harapannya anak-anak kita bisa melihat kampung ini seperti lokasi pariwisata,” tandasnya.

Seperti yang dikatakan Kapolres di awal, keberadaan Kampung Tangguh Banua di desa Banyu Hirang merupakan penanganan Covid-19 berbasis komunitas dan gotong royong. Partisipasi masyarakat sangat diperlukan untuk mendukung keberhasilan penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah.

Masyarakat diminta terus meningkatkan kesadaran, dan kedisipinan menaati protokol kesehatan. Mereka diimbau untuk saling mengingatkan. “Karena lingkungan tempat tinggal menjadi kunci keberhasilan mencegah Covid-19,” ungkapnya

Hadirnya kampung tangguh benua diharapkan mampu menghadapi bahaya Covid-19 baik dari sisi kesehatan, ekonomi, maupun sosial dan budaya.

Editor: Muhammad Bulkini

Reporter : Eddy Andriyanto - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bagi-bagi Sepeda di SMPN 8 Tamban Batola, Ismayanti dan Ida Senang Bukan Kepalang
apahabar.com

Kalsel

Jenazah Datang, Anak Korban Tersetrum Saat Banjir di Martapura Pingsan
apahabar.com

Kalsel

Meriahkan HUT RI, Kodim 1008/Tanjung Gelar Berbagai Lomba
apahabar.com

Kalsel

Baru Dikukuhkan, Puluhan BPD di Muara Uya Diberi Pembekalan
apahabar.com

Kalsel

Piton Sepanjang 5 Meter, Gegerkan Warga Batarang Kusan Hilir
apahabar.com

Kalsel

Wonorejo Balangan Jadi Desa ‘Hantu’, Begini Nasib Warganya
apahabar.com

Kalsel

Geger Pemuda Desa Tebing Siring Tala Tewas Tergantung di Kebun Karet
apahabar.com

Kalsel

Bupati Kotabaru Terima LHP dari BPK RI Perwakilan Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com