Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

Belajar Jarak Jauh, Pemkot Banjarmasin Diminta Sesuaikan Anggaran

- Apahabar.com Selasa, 21 Juli 2020 - 13:33 WIB

Belajar Jarak Jauh, Pemkot Banjarmasin Diminta Sesuaikan Anggaran

Pemkot Banjarmasin diminta melakukan penyesuaian anggaran untuk menyiasati sistem pembelajaran jarak jauh saat pandemi. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Wabah virus Corona belum ada kejelasan kapan berakhir. Tatanan kehidupan perlu menyesuaikan kondisi tersebut termasuk penganggaran proses belajar jarak jauh atau di rumah.

Komisi IV DPRD Banjarmasin yang membidangi hal pendidikan ikut memberikan perhatian.

Sebelumnya, sudah ada surat keputusan empat menteri terkait pendidikan di masa pandemi Covid-19 yang bisa dijadikan dasar.

Adapun SK empat menteri itu adalah Menteri Pendidikkan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Kesehatan (Menkes) dan Menteri Agama (Meneg) terkait pembelajaran sekolah sama pandemi Coovid-19.

“Daerah zona hijau diperbolehkan belajar di sekolah, kalau daerah zona kuning apalagi merah harus jarak jauh atau di rumah lewat daring dan semacamnya,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Matnor Ali, Selasa (21/7).

Menurut dia, hampir semua daerah melaksanakan sesuai aturan tersebut, namun berbeda-beda kendalanya, termasuk di Kabupaten Katingan ini dengan Kota Banjarmasin.

“Kan kondisi daerah Katingan di pinggiran kota Kalteng ini memang tidak sama dengan Banjarmasin sebagai ibu kota provinsi Kalsel,” ucap Matnor Ali.

Namun, tutur dia, pihaknya sama di legislatif dengan legislatif Kabupaten Katingan, berpendapat perlu dilakukan penyesuaian anggaran untuk menunjang kelancaran era baru pendidikan di masa pandemi.

Menurut Matnor Ali, konsep legislatif Kabupaten Katingan yang hampir memasuki pembahasan anggaran akan mengusulkan penambahan anggaran pendidikan di pembahasan Anggaran Pendapat Belajar Daerah (APBD) perubahan tahun ini kepada pemerintah daerahnya.

Menurut dia, komisi IV DPRD Kota Banjarmasin pun akan mempertimbangkan pula untuk memperjuangkan usulan penambahan anggaran pada APBD perubahan nanti.

“Penambahan anggaran untuk sekolah tentunya, karena dengan kondisi ini kan membuat operasional sekolah bertambah, misalnya untuk pengadaan perangkat daring, belum lagi kebutuhan paket datanya kan, atau personil guru yang menghubungi anak-anak didiknya,” kata Matnor Ali.

Sebagaimana diketahui, wabah virus Corona di Kota Banjarmasin masih cukup tinggi, bahkan sudah hampir 2.000 kasus yang terdeteksi tertular positif.

Hampir semua wilayah masuk zona merah penularan, hingga tidak memungkinkan Kota Banjarmasin melakukan proses belajar mengajar di sekolah. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Siap-Siap, 4 Objek Wisata Andalan Tabalong Segera Dibuka
apahabar.com

Kalsel

Apoteker Dibebastugaskan, Mahasiswa Farmasi Se-Indonesia Nyatakan Sikap di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Cerita Pasien Sembuh asal Binuang: Tinggalkan Istri di Karantina
apahabar.com

Kalsel

KPU Tanbu Gelar Pleno Verfak Dukungan Calon Perseorangan
apahabar.com

Kalsel

Jelang Nataru, Guru Khalil Pastikan Harga Bapok di Banjar Aman
apahabar.com

Kalsel

Gerakan 1.000 Tumbler di Banjarmasin: Galon Air Jadi PR
Covid-19

Kalsel

Tinggal Kelurahan Seberang Mesjid Zona Merah Covid-19 di Banjarmasin, Machli: Jangan Euforia Dulu
apahabar.com

Kalsel

Warga Banjarmasin Bisa Cetak Akta Kelahiran dan KK Sendiri, Simak Caranya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com