3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Berkumur 30 Detik Bunuh Covid-19, Yuk Simak Penjelasan Dokter Hamita

- Apahabar.com Minggu, 5 Juli 2020 - 19:53 WIB

Berkumur 30 Detik Bunuh Covid-19, Yuk Simak Penjelasan Dokter Hamita

Ilustrasi berkumur. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pandemi Covid-19 masih belum sirna, termasuk di Kalimantan Selatan. Hingga saat ini belum ada vaksin yang benar-benar ampuh mampu membunuh virus asal Tiongkok itu.

Nah, benarkah virus corona dapat dibunuh dengan hanya berkumur dalam 30 detik?

Berikut penjelasan Dokter Hamita, spesialis Telinga Hidung Tenggorok-Bedah Kepala dan Leher (THT-KL) dalam webbinar yang disiarkan langsung di Instagram @erikaredhani, Sabtu (4/7) sore.

Perlu diketahui untuk orang sehat, berkumur dengan air hingga tenggorokan atau Gargling dalam waktu 15-30 detik saja dapat menurunkan 36 persen risiko ISPA.

“Gargle dengan air pada orang sehat saja dapat menurunkan risiko 36 persen resiko ISPA. Gargle dengan air keran, teh hijau dapat menurunkan risiko demam pada anak-anak,” kata dokter Hamita, Sp. THT-KL.

Begitu juga dengan virus corona, yang bersarang di nasofaring atau belakang hidung dan di Oroparing atau di bagian tenggorokan, dapat dibunuh dengan berkumur hingga tenggorokan selama 30 detik. Caranya bisa menggunakan antiseptik yang mengandung Povidone-iodine (PVP-I)

Seperti yang dianjurkan The Association for Professionals in Infection Control and Epidemiology (APIC) dalam protokol kebersihan menganjurkan mencuci tangan dengan sabun antiseptik. Salah satu antiseptik yang direkomendasikan oleh banyak ahli adalah PVP-I

PVP-I yang dikenal dengan merek Betadine di Indonesia merupakan antiseptik dengan spektrum luas yang dapat digunakan untuk membunuh atau menonaktifkan virus, bakteri dan jamur.

“Perlu teman-teman ketahui, Betadine itu bukan hannya Betadine untuk luka. Ada juga Betadine yang lain. Seperti betadine mouthwash dan gargle. mouthwash disini konsentrasinya sangat rendah yakni satu persen, beda yang digunakan untuk luka,” kata dr Hamita.
Selain itu, dari hasil penelitian di Singapura, PVP-I dapat membunuh virus dan bakteri. Bahkan dapat mengurangi mikroba ingga 99 persen.

“Nah mengapa penting banget berkumur dan ber-gargle selama 30 detik dengan Povidone-iodine karena virus itu bersarang di Orofaring,” lanjutnya.

Dokter Hamita menjelaskan, berkumur dengan antiseptik PVP-I yang kandungnya konsentrasinya satu persen tidak berbahaya apabila tidak sengaja tertelan.

“Untuk kumur, ada yang satu persen dan terbukti membunuh 99 persen bakteri dan virus,” tuturnya.

Dokter Hamita juga mengatakan, penderita Covid-19 yang bersin atau batuk dapat menebarkan percikan cairan atau droplet sebanyak 40 ribu dengan diameter 0,5 – 1,2 mikro.

“Kalau dia batuk droplet yang dihasikan adalah 3 ribu. Kalau bicara dengan pasien covid tanpa masker dapat mengeluarkan droplet 3 ribu. Sehingga WHO menyatakan penyebaran covid lewat droplet,” katanya.

apahabar.com

Dokter Hamita mengupas pentingnya berkumur untuk membunuh Covid-19. Foto-Istimewa

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Rizal khalqi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Berikut 4 Cara Merawat Bahan Pakaian Agar Tetap Awet

Gaya

Jangan Takuti Anak soal Covid-19! Simak Saran Psikolog
apahabar.com

Gaya

Resmi, Toyota Corolla Cross Hadir di Auto2000 Banjarmasin
apahabar.com

Gaya

Viral, Pria di Lombok Nikahi Wanita Cantik dengan Mahar Sandal Jepit
apahabar.com

Gaya

Luncurkan Ramadhan Fair dan Late Night Sale, Duta Mall Banjarmasin Tawarkan Diskon 70 Persen
Apahabar.com

Gaya

Kenali Gejala Nyeri Pinggang yang Disebabkan Saraf Terjepit
apahabar.com

Gaya

Nyaman dengan Lesti, Tapi Rizky Billar Belum Mau Pacaran
apahabar.com

Gaya

Sistem Transportasi Publik Pintar Masa Depan Sedang Diuji
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com