Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 10 Orang, Positif 8 H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel Polda Kaltim Gagalkan Peredaran Sabu 6 Kg di Samarinda dan Balikpapan Banjarmasin Resmi Perpanjang Tanggap Darurat Banjir, Kecamatan Timur Terparah! Resmi! Banjarmasin Berlakukan Pembatasan Transisi Mulai Hari Ini

BKSDA Kalteng: Waspadai Buaya Saat Sungai Pasang di Kotim

- Apahabar.com Sabtu, 25 Juli 2020 - 23:56 WIB

BKSDA Kalteng: Waspadai Buaya Saat Sungai Pasang di Kotim

Tim BKSDA Pos Sampit saat mengevakuasi buaya yang ditangkap warga Desa Handil Sohor di parit samping rumah warga, Sabtu (18/7) lalu. Foto-BKSDA Pos Sampit via Antara

apahabar.com, SAMPIT – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah mengimbau masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mewaspadai kemunculan buaya saat sungai sedang pasang agar tidak terjadi hal tidak diinginkan.

“Belum lama ini kami mengevakuasi seekor buaya. Buaya itu ditangkap warga Desa Handil Sohor di sebuah parit saat sungai sedang pasang,” kata Komandan Jaga BKSDA Pos Sampit, Muriansyah di Sampit, Sabtu (25/7).

Populasi buaya di Sungai Mentaya dan sejumlah anak sungainya diperkirakan masih cukup banyak. Konflik antara buaya dengan manusia juga masih sering terjadi, bahkan ada yang sampai menimbulkan korban jiwa.

Masyarakat diimbau selalu mewaspadai satwa ganas itu saat beraktivitas di sungai. Terlebih saat sungai pasang, buaya bisa lebih leluasa masuk ke perairan kawasan permukiman sehingga cukup berisiko bagi keselamatan warga.

Warga diminta tidak melakukan tindakan-tindakan yang bisa memicu kemunculan buaya, seperti memelihara ternak dekat sungai dan membuang bangkai ternak ke sungai karena rawan mengundang kemunculan buaya.

Buaya yang kelaparan bisa mencari makanan hingga ke perairan dekat permukiman warga. Jika ada ternak dekat sungai atau bangkai ternak yang dibuang ke sungai maka buaya bisa datang untuk memakannya, terlebih saat sungai sedang pasang karena satwa liar itu semakin leluasa masuk ke perairan permukiman.

Seperti pada Sabtu (18/7) pekan lalu, warga Desa Handil Sohor Kecamatan Mentaya Hilir Selatan menangkap seekor buaya muara dengan panjang sekitar 2,1 meter. Buaya betina dengan cacat sebelah matanya itu ditangkap warga di parit dekat permukiman warga.

Saat air sedang pasang pada sore hari, buaya masuk ke parit kecil selebar satu meter di samping rumah warga. Warga yang mengetahui kemunculan buaya itu kemudian menangkapnya beramai-ramai.

Buaya itu kemudian dibawa ke Polsek setempat karena khawatir akan dibunuh warga. BKSDA Pos Sampit yang menerima laporan tersebut, kemudian mengevakuasi pada pagi harinya.

Buaya itu dibawa ke kantor BKSDA Seksi Konservasi Wilayah II di Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat. Buaya kemudian langsung dilepasliarkan di kawasan Suaka Margasatwa Lamandau.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Satpol PP Kapuas Hentikan Pembangunan Rumah di Bantaran Sungai
apahabar.com

Kalteng

Kabar Saldonya Berkurang, Nasabah Ngacir ke Bank Mandiri
apahabar.com

Kalteng

Wafat Usai dari Bandung, Warga Landasan Ulin Kuatir Covid-19

Kalteng

Sanksi Prokes Dalam Perbup Kapuas 46 Tahun 2020 Bakal Ditinjau Ulang
apahabar.com

Kalteng

Guru dan Murid PAUD di Kapuas Timur Kalteng Ikuti Lomba Meriahkan Tahun Baru Islam
apahabar.com

Kalteng

Update Covid-19 di Kapuas; Total Sembuh 228 Orang, Sisa 18 Pasien Dirawat
apahabar.com

Kalteng

10 Hektare Lahan di Bina Karya Kapuas Kalteng Terbakar, BPBD Lakukan Pemadaman
apahabar.com

Kalteng

TBS PT AGU di Pandran Barut Diduga Dicuri Massal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com