ga('send', 'pageview');
Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI




Home Kalsel

Selasa, 7 Juli 2020 - 19:12 WIB

Booming Bersepeda, Pemkot Banjarmasin Bikin Jalur Khusus

Reporter: Bahaudin Qusairi - apahabar.com

Pemkot Banjarmasin bakal menyediakan lajur khusus bagi para goweser. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

Pemkot Banjarmasin bakal menyediakan lajur khusus bagi para goweser. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Ada kabar gembira bagi para goweser di Kota Banjarmasin.

Karena tren bersepeda tengah booming, Pemkot Banjarmasin bakal menyediakan lajur khusus untuk mereka mengayuh.

Bahkan, anggaran yang diajukan telah disepakati di APBD Murni 2020.

Namun karena pandemi Covid-19, dana tersebut terpaksa dicoret.

Anggaran senilai Rp200 juta itu akan direlokasikan untuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan (P2) Covid-19 Banjarmasin.

“Iya karena anggaran membuat lajur khusus sepeda ini dialihkan untuk menangani pandemi Covid-19,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik kepada apahabar.com, Selasa (7/7).

Namun eks kepala Satpol PP Banjarmasin itu menerangkan program tersebut hanya tertunda sementara waktu.

Baca juga :  Melihat Latihan Paskibra Banjarmasin dengan Protokol Kesehatan Ketat

Dirinya berjanji akan kembali mengeksekusi skema lajur khusus sepeda ini dengan mengajukan anggaran di rancangan APBD perubahan 2020.

Nominal anggaran yang diusulkan tetap sama, yakni senilai Rp200 juta.

Apabila tak ada masalah, kemungkinan program itu selesai sebelum akhir tahun 2020.

“Karena demam sepeda kan dan pak wali juga meminta kepada kita untuk mengajukan kembali,” ucapnya.

Lebih jauh, Ichwan mengungkapkan jalur sepeda ini direncanakan peletakannya di dua koridor yang berbeda.

Koridor pertama sepanjangan Jalan Ahmad Yani dari Kilometer 1 hingga 6. Sisanya di Jalan Hasan Basri.

Masing masing koridor akan memakan badan jalan selebar 2 meter untuk lajur sepeda.

Baca juga :  Perkantoran di Kalsel Zona Transmisi Lokal Covid-19, PMI Siapkan Disinfektan 

Nanti, lanjut Ichwan kedua koridor itu nantinya dicat untuk menandai marka jalan khusus sepeda.

Plus, penambahan tongkat imbauan yang menandakan bahwa itu lajur sepeda.

“Biar bagus dan manis. Catnya juga akan mahal dan di Jalan Ahmad Yani cukup ditambahi tongkat aja,” pungkasnya.

Bukan tanpa alasan jika kedua lokasi tersebut yang diusulkan sebagai lajur sepeda.

Ichwan menilai jalur Ahmad Yani dan Hasan Basri sangat lebar dan sangat memungkinkan. Ketimbang Jalan Sutoyo S.

“Kajian yang terbanyak juga di kedua jalur itu. Jadinya kita memilih di sana,” tuturnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Gegara Pohon Tumbang, Listrik di Paringin Selatan Padam
apahabar.com

Kalsel

Waspada Cacar Monyet, Ini Imbauan Kadis Kesehatan Tapin
apahabar.com

Kalsel

Plafon Bandara Syamsudin Noor Ambruk, DPR RI: Tak Usah Ditanggapi Berlebihan!
apahabar.com

Kalsel

Penambahan Tunjangan Guru Honor Ditelaah  
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Sasirangan Festival 2020 Resmi Dibuka
apahabar.com

Kalsel

Tewas Kehabisan Darah, Keluarga Suami di Martapura Disebut Ikhlas
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Batola ‘Talak’ BPJS, Jaminan Kesehatan 33 Ribu Warga Miskin Terancam!
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Kalsel Hari Ini, 9 Wilayah Hujan Ringan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com