Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Breaking News: Akhirnya, Fatir Tiba di RSUD Kotabaru

- Apahabar.com Rabu, 22 Juli 2020 - 19:47 WIB

Breaking News: Akhirnya, Fatir Tiba di RSUD Kotabaru

Muhammad Fatir Ramadhan dan keluarga tiba di RSUD Kotabaru setelah bertolak dari tempat tinggalnya di Pulau Laut kepulauan. Foto-Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Muhammad Fatir Ramadhan akhirnya tiba di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotabaru, Rabu (22/7) sore.

Sekira pukul 18.30, Fatir ditemani ayahnya, Hariyanto, dan sang nenek, Julaiha.

Fatir tiba setelah perjalanan yang cukup panjang. Dari tempat tinggalnya di Pulau Kerayaan, Kecamatan Pulau Laut kepulauan, mereka bertolak sedari pukul 07 00 wita.

Sampai di RSUD Kotabaru, Fatir langsung mendapatkan penanganan oleh petugas Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit setempat.

Sembari didaftarkan sebagai pasien tidak mampu, Fatir sesekali terlihat merengek dalam gendongan sang ayah.

Sampai berita ini diturunkan, mereka berada ruang IGD untuk pengambilan sampel darah oleh tim medis.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Hj Ernawati memastikan Fatir akan dilayani dengan baik oleh pihak RSUD Kotabaru.

“Fatir sudah masuk IGD kan. Yang jelas, kita akan bantu maksimal buat Fatir, ya,” ujar Ernawati, menghubungi apahabar.com,baru tadi.

Fatir, balita asal Pulau Laut sudah dua tahun belakangan sekujur tubuhnya melepuh, dan membengkak. Bak tersiram air panas.

Fatir merupakan anak kedua dari pasangan Heriyanto (23) dan Harniah, (21). Nama lengkapnya Muhammad Fatir Ramadhan.

Mereka sekeluarga tinggal di Pulau Kerayaan. Makin hari, kondisinya kian menguatirkan. Butuh uluran tangan.

Berhasil dihubungi apahabar.com, Senin (29/7) kemarin, Heriyanto bilang anaknya itu menderita gangguan kulit sejak berusia lima bulan.

Fatir sebenarnya sudah pernah dibawa berobat ke Puskesmas Tanjung Lalak. Namun, menurut keterangan dokter ada gangguan fungsi ginjal.

Walhasil, kondisinya tidak kunjung ada perubahan, sampai saat ini mengingat keterbatasan penanganan medis puskesmas.

Heriyanto ingin sekali membawa puteranya ke rumah sakit. Supaya bisa sembuh, dan normal seperti anak seusianya.

“Sebenarnya, saya ingin sekali bawa anak saya berobat ke rumah sakit. Tapi, saya bingung bagaimana caranya,” lirihnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Masduki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pelaku Koboi Jalanan di Banjarbaru Dibekuk Tim Macan Polda Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Harsiarnas ke-86 di Kalsel, Don Bosco Salamun : Penyiaran Indonesia Berada di Persimpangan Jalan
Dua Kasi di Kejari Balangan Dilantik, Kajari Berharap Perbaikan

Kalsel

Dua Kasi di Kejari Balangan Dilantik, Kajari Berharap Perbaikan  
apahabar.com

Kalsel

Touring IMO Kalseltengbar: Bersih Pantai, Bagi Masker Hingga Musyawarah
apahabar.com

Kalsel

ULM Banjarmasin Bantu Pendirian Fakultas Kehutanan Universitas Pahlawan di Riau
apahabar.com

Kalsel

Jumlah Komputer Terbatas, SKD CPNS Batola Menumpang di Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Tempo 13 Hari, Polres Banjar Jaring 2000 Lebih Kendaraan Saat Operasi Patuh Intan
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Jalan Sulawesi, 1 Penghuni Rumah Luka Bakar Serius
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com