Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Breaking News: Menteri Terawan Santuni Keluarga Nakes Kalsel yang Gugur

- Apahabar.com Jumat, 17 Juli 2020 - 11:53 WIB

Breaking News: Menteri Terawan Santuni Keluarga Nakes Kalsel yang Gugur

Menteri Terawan tiba di Banjarmasin untuk menyerahkan sejumlah bantuan dan santunan untuk tenaga medis di Kalsel, Jumat (17/7) pagi. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyerahkan insentif dan santunan kematian untuk tenaga kesehatan (nakes) Kalsel yang gugur selama pandemi Covid-19, Jumat (17/7).

“Rasa duka yang mendalam itu menyedihkan buat kami, khusunya saya pribadi sungguh penghargaan setinggi-tingginya semoga itu menjadi suri tauladan kami,” kata Menteri Terawan di Banjarmasin.

Adapun santunan untuk tiga orang dokter dan tenaga medis yang gugur dalam menangani Covid-19 diberikan langsung purnawirawan jenderal TNI AD itu.

Tiga orang tersebut, dokter paru-paru H Hasan Zain yang bertugas di Rumah Sakit Islam Banjarmasin, Untung yang bertugas di RSUD Ulin dan H Zakaria yang bertugas di Dinas kesehatan Tanah Laut.

Sementara, juga ada 144 nakes yang menerima insentif dari Kementerian Kesehatan. Rinciannya, 42 orang tenaga kesehatan di RS Bhayangkara, 60 orang di Kantor KKP Banjarmasin, 42 di BBTKL Banjarmasin.

Menteri Terawan menerangkan untuk pemberian insentif dan santunan kematian tersebut telah ditetapkan Menkes melakui Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/278/2020.

Adapun sasaran pemberian insentif dan santunan kematian adalah tenaga kesehatan baik Aparatur Sipil Negara (ASN), non-ASN, maupun relawan yang menangani Covid-19 dan ditetapkan oleh pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan atau pimpinan institusi kesehatan.

Jenis tenaga kesehatan yang mendapatkan insentif dan santunan kematian adalah dokter spesialis, dokter, dokter gigi, bidan, perawat, dan tenaga medis lainnya yang bekerja di 7 Fasyankes tersebut.

Besaran insentif untuk tenaga kesehatan di rumah sakit setinggi-tingginya antara lain:

1. Dokter Spesialis Rp15 juta
2. Dokter Umum dan Gigi Rp10 juta
3. Bidan dan Perawat Rp7,5 juta
4. Tenaga Medis Lainnya Rp5 juta.

Sementara itu insentif untuk tenaga kesehatan di KKP, BTKL-PP, dan BBTKL-PP, dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota, Puskesmas dan laboratorium yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan setinggi-setingginya sebesar Rp5 juta.

Untuk besaran santunan kematian sebesar Rp300 juta diberikan kepada tenaga kesehatan yang meninggal dalam memberikan pelayanan kesehatan dikarenakan paparan Covid-19 saat bertugas.

Tenaga kesehatan tersebut merupakan tenaga kesehatan yang tertular karena menangani pasien Covid-19 di fasilitas pelayanan kesehatan atau institusi kesehatan yang memberikan pelayanan Covid- 19.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Rizal Khalqi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Diterapkan Esok, Denda Wajib Masker di Banjarmasin Bertambah!

Kalsel

Dewan Kalsel Ajukan Raperda Penguatan Fasilitasi Pendidikan Tinggi dan Kemahasiswaan
apahabar.com

Kalsel

Banjir Mulai Rendam Tanbu, Warga Desa Hati’if Siaga

Kalsel

Bikin Malu Bupati, Hibah 6 Majelis Taklim di Kotabaru Gagal Cair
apahabar.com

Kalsel

Eks Gubenur Kalsel: Masyarakat HST Sejahtera Tanpa Tambang
apahabar.com

Kalsel

Debat Terakhir Pilgub Kalsel, Denny-Difri Siap Kupas Tambang dan Infrastruktur Banua
apahabar.com

Kalsel

Update Karhutla, Hari Ini BMKG Deteksi Belasan Hotspot
apahabar.com

Kalsel

Stok Darah di PMI Minim, PHKS Kalsel Terketuk Gelar Aksi Sosial
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com