UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar

Bukan Lantaran Pendangkalan Sungai, Apa Penyebab Banjir Besar di Pelaihari?

- Apahabar.com Rabu, 15 Juli 2020 - 17:26 WIB

Bukan Lantaran Pendangkalan Sungai, Apa Penyebab Banjir Besar di Pelaihari?

Banjir di Pelaihari beberapa waktu lalu. Foto-Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Banjir besar di Kabupaten Tanah Laut menuai beragam komentar. Bahkan tidak sedikit mengaitkan banjir ini lantaran terjadinya pendangkalan Sungai Tabanio dan sekitarnya.

Namun komentar itu dibantah Kabid Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP Tala) Mirza Fajerina ST. Permasalahan yang utamanya sudah semakin berkurang cover land (Tutupan lahan hutan) dan curah hujan sangat tinggi selama 2 hari di Kabupaten Tanah Laut.

“Ini yang mengakibatkan terjadinya banjir. Bukan semata lantaran terjadi pendangkalan. Sebab Kalau dilihat dari topografi pada saat musim kemarau sungai-sungai malah tidak berair,” sebut Mirza, Rabu (16/07).

Bahkan pengamatan sementara dari perhitungannya Sungai tabanio masih cukup tampungannya. “Kalau dinormalisasi malah nantinya pada saat kemarau tidak tercukupi kebutuhan air untuk irigasi persawahan,” katanya.

Fokus saat ini pelaksanaan kegiatan rutin pembersihan sungai yang dianggarkan tahun ini.

Jadi menurutnya banjir di Pelaihari dipengaruhi oleh faktor alam, yaitu topografi yang rendah di daerah Datu Daim, Matah sampai ke Sawahan ditambah intensitas hujan yang tinggi lebih kurang lebih 172 mililiter/detik.

Ia juga melihat, banyak hutan-hutan yang sudah beralih fungsi menjadi lahan perkebunan dan pertambangan.

Tak hanya itu, faktor manusia yang mengakibatkan kerusakan/pengrusakan lingkungan pada DAS. “Pemukiman di bantaran sungai dan pembuangan sampah atau benda padat lain di badan sungai juga menjadi salah satu faktor,” sebutnya.

Bidang Sumber Daya Air DPUPRP Tanah Laut saat ini lebih meningkatan fungsi pemeliharaan Daerah Aliran Sungai (DAS) baik di wilayah perkotaan maupun di luar dari Kota Pelaihari.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Ahc14 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Syamsudin Noor Menyongsong Arus Balik
apahabar.com

Kalsel

Meresahkan, Dua Pengamen Pasar Siring Banjarmasin Dapat Siraman Rohani
apahabar.com

Kalsel

Jutaan Bangkai Ikan Cemari Desa-Desa di Banjar
apahabar.com

Kalsel

Terkuak, Jasad di Bawah Jembatan Dewi Ternyata Korban Pembunuhan!
apahabar.com

Kalsel

Update 24 Juni, Positif Covid-19 Kalsel Menuju 3 Ribu Kasus
apahabar.com

Kalsel

Proyek Jalan di Banjarmasin Ada Penyesuaian
Bawaslu

Kalsel

Dugaan Pencemaran Nama Baik, Simpatisan 2BHD Laporkan Ketua Bawaslu Kotabaru ke Polisi
apahabar.com

Kalsel

#DiRumahTerusMaju, Telkomsel Gratiskan Akses Cloudx 21 Sekolah di Kalimantan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com