Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Bulog Siap Bangun Pabrik Pengolahan Beras di Food Estate Kalteng

- Apahabar.com Selasa, 21 Juli 2020 - 14:34 WIB

Bulog Siap Bangun Pabrik Pengolahan Beras di Food Estate Kalteng

Presiden Joko Widodo ketika mengunjungi Kapuas, Kalimantan Tengah yang direncanakan menjadi lumbung pangan nasional atau Food Estate. Foto: Instagram/Jokowi

apahabar.com, JAKARTA – Perum Bulog mulai melakukan persiapan pembangunan unit pengolahan beras di lokasi food estate Kalimantan Tengah untuk membantu penyerapan hasil panen petani.

BUMN Pangan tersebut selama ini diberi penugasan sebagai off taker yang menyerap hasil panen petani guna mendukung swasembada pangan nasional.

Dalam proyek lumbung pangan, Bulog juga turut membangun gudang dan mesin penggiling padi atau rice milling plant di lokasi tersebut.

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso menargetkan pembangunan gudang dan rice milling ini segera selesai agar dapat digunakan pada musim tanam Oktober 2020 sampai Maret 2021.

“Dari 165 ribu hektare luas proyek lumbung pangan yang direncanakan, ada 48 ribu hektare sawah di Pulang Pisau yang sudah produksi. Artinya produksi akan banyak, belum daerah-daerah lain yang sekarang mulai tanam, artinya akan menjadi sumber swasembada pangan baru di Indonesia,” kata Budi Waseso di Jakarta, Selasa (21/7).

Budi Waseso atau akrab disapa Buwas menjelaskan pihaknya telah mempersiapkan pembangunan gudang dan mesin penggilingan beras tersebut di Kabupaten Pulang Pisau, di mana ada 48 ribu hektare lahan di daerah tersebut yang telah aktif memproduksi 4 ton setara beras per hektare setiap tahunnya.

Buwas menjelaskan bahwa pihaknya sudah sering dilibatkan dalam pengerjaan proyek hilirisasi pangan.

Nantinya, pembangunan gudang baru ini akan lebih difokuskan untuk penyimpanan pangan dalam bentuk gabah sehingga bisa lebih awet dan siap giling menggunakan fasilitas mesin penggilingan beras Bulog.

“Kami sangat mengapresiasi Pemerintah dalam mewujudkan lumbung pangan di Kalimantan Tengah, nantinya Bulog sebagai bagian dari BUMN Kluster Pangan akan menggarap hilirisasi atau sebagai off taker,” kata Buwas.

Mantan Kepala BNN itu menambahkan bahwa potensi lahan untuk proyek lumbung pangan yang cukup luas ini memberikan harapan baru untuk swasembada pangan di Indonesia serta dapat menjadi jawaban atas peringatan dari lembaga pangan dunia FAO yang menyebutkan adanya potensi krisis pangan akibat kekeringan.

Saat ini stok cadangan beras yang dikelola oleh Bulog mencapai 1,4 juta ton yang tersebar di seluruh kantor wilayah Bulog. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

UMP 2021 Tidak Naik, Tepatkah?
apahabar.com

Nasional

Polda Metro Selidiki Mobil Pemasok Makanan Hingga Molotov ke Perusuh Demo Omnibus Law
apahabar.com

Nasional

Breaking News: Presiden Jokowi Tiba di Kalteng
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Negara Ini Sudah Kebanyakan Peraturan
apahabar.com

Nasional

Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet, Polisi Panggil Lagi Nanik Deyang dan Rocky Gerung
apahabar.com

Nasional

Jokowi: 180 Negara Berebut APD hingga Sanitizer
apahabar.com

Nasional

Polri Bongkar 455 Kasus Tambang dan Perkebunan Ilegal Sepanjang 2020
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Semua Penanganan Covid-19 Dibuat Berdasarkan Data Ilmiah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com