Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres Live Streaming SCTV & Link Siaran Langsung Liga Champions Ajax vs Liverpool, Prediksi Pemain!

Buntut Surat Djoko Tjandra, Bareskrim Tetapkan Brigjen Prasetyo Jadi Tersangka

- Apahabar.com Selasa, 28 Juli 2020 - 13:14 WIB

Buntut Surat Djoko Tjandra, Bareskrim Tetapkan Brigjen Prasetyo Jadi Tersangka

Mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan Bareskrim Brigjen Prasetyo Utomo. Foto-dpp-iphi.com

apahabar.com, JAKARTA – Bareskrim Polri resmi menetapkan mantan Karo Korwas PPNS Bareskrim, Brigjen Pol Prasetyo Utomo sebagai tersangka kasus pemalsuan surat untuk buronan Djoko Tjandra.

Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, penetapan tersangka kepada Brigjen Prasetyo berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik yang tergabung dalam tim khusus pengungkapan kasus keluar masuknya buron Djoko Tjandra.

“Dari hasil gelar tersebut, maka hari ini kami menetapkan status tersangka untuk BJ PU (Brigjen Prasetyo Utomo),” kata Listyo di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta dilansir dari Okezone.com, Senin (27/7).

Menurut dia, penetapan tersangka kepada Brigjen Prasetyo setelah tim penyidik mengumpulkan beberapa keterangan saksi dan alat bukti.

Sebelumnya, penyidik sudah mengeluarkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dugaan tindak pidana pemalsuan surat jalan Djoko Tjandra dilakukan Brigjen Pol Prasetyo Utomo.

SPDP bernomor B/106.4a/VII/2020/Ditipidum itu ditujukan kepada Jaksa Agung, dan ditandatangani oleh Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Ferdy Sambo tertanggal 20 Juli 2020.

“Menindaklanjuti hal tersebut pada tanggal 20 Juli 2020 Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menandatangani surat pemberitahuaan dimulainya penyidikan dengan nomor B/1064A/VII/2020 Ditpidum terhadap BJP PU terkait dugaan tindak pidana,” kata Kabagpenum Div Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (23/7) lalu.

Adapun SPDP tersebut menerangkan bahwa Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri telah memulai penyidikan pemalsuan surat dan seorang pejabat dengan sengaja membiarkan orang merampas kemerdekaannya melarikan diri atau melepaskannya atau memberikan pertolongan pada waktu melarikan atau melepaskan diri, dengan sengaja menyembunyikan orang yang melakukan kejahatan atau yang dituntut karena kejahatan dan/atau memberikan pertolongan kepadanya untuk menghindari penyidikan atau penahanan oleh pejabat kehakiman atau kepolisian.

“Hal tersebut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263 KUHP 421 KUHP dan/atau 221 KUHP yang diduga dilakukan oleh terlapor BJP PU pada tanggal 1 Juni hingga 19 Juni 2020 di Jakarta dan Pontianak,” tambah Ramadhan.(Okz)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Polda Kalsel Gelar Kasus Pengungkapan Sabu 5 Kg asal Sumatera
apahabar.com

Hukum

Transaksi Sabu dengan Personel Polda Kalsel, Pria di Banjarmasin Dibekuk
apahabar.com

Hukum

Menanti Sidang Lanjutan Penghina Guru Sekumpul di PN Banjarmasin
apahabar.com

Hukum

Duh, Petani Banjar Sembunyikan Sabu di Gudang Padi
apahabar.com

Hukum

Satu Lagi Pelaku Pemerasan di Angsana Bertekuk Lutut
apahabar.com

Hukum

Santai di Stadion Murakata, Warga Lunjuk HST Diciduk Polisi
apahabar.com

Hukum

Belum Tiga Bulan, 61 Kasus Diungkap Polres Banjar
apahabar.com

Hukum

Kejari Banjarmasin Terima Berkas Tersangka Pembunuh Anak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com