ga('send', 'pageview');
Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia




Home Gaya

Sabtu, 11 Juli 2020 - 06:15 WIB

Cara Aman Beli Motor Bekas

Redaksi - apahabar.com

Ilustrasi pedagang motor bekas. Foto-Viva

Ilustrasi pedagang motor bekas. Foto-Viva

apahabar.com, JAKARTA – Motot bekas menawarkan daya tarik, mulai dari harganya yang lebih murah ketimbang beli baru hingga dapat langsung digunakan tanpa perlu menunggu proses pengurusan surat-surat kendaraan.

Tapi, tidak semua orang memiliki kemampuan untuk mendeteksi kerusakan yang ada. Ada beberapa unit yang memang dilepas oleh sang pemilik, karena dianggap tidak lagi layak pakai. Oleh pedagang, unit tersebut kemudian diperbaiki ala kadarnya dengan dana semurah mungkin, dan kemudian dijual kembali menggunakan harga pasaran.

Baca juga :  Toyota Tarik Ribuan Prius dan Corolla Hybrid, Ada Apa?

Salah satu komponen yang sulit untuk diketahui apabila ada kerusakan, yakni bagian mesin. Technical Service Analyst Astra Motor Jakarta, Rangga Noviar mengatakan bahwa ada satu trik yang dilakukan para pedagang agar mesin motor bekas yang dijual bersuara halus.

“Bisa saja, untuk menghindari suara kasar itu maka dipakai oli dengan tingkat kekentalan yang tinggi,” ujarnya.

Rangga menjelaskan, suara berisik muncul karena jarak komponen mesin sudah semakin renggang, sehingga gerak dari piston dan bagian lainnya tidak lagi presisi.

Baca juga :  McD Hadirkan Menu Rasa Indonesia

“Celah itu menimbulkan suara kasar. Dengan oli tingkat kekentalan tinggi, lapisan oli bisa maksimal melumasi komponen-komponen itu,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Rangga menyarankan agar sebelum melakukan pembayaran, konsumen terlebih dahulu membawa motor yang akan dibeli ke bengkel resmi, guna dilakukan pengecekan.

“Kita enggak tahu, komponen masih bagus dan masih asli. Asli pun belum tentu bagus, dan bagus juga belum tentu masih asli,” kata dia. (viva)

Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Dikepung Asap, 5 Foto Cantik Ini Tunjukkan Kota Banjarmasin Tak Kehilangan Pesona
apahabar.com

Gaya

6 Suku di Indonesia Penghasil Wanita Cantik Terbanyak
7 Cara Atur Keuangan di Tengah Covid-19

Gaya

7 Cara Atur Keuangan di Tengah Covid-19
apahabar.com

Gaya

Virus Corona Bisa Lebih Rentan Menyerang Pria, Mitos atau Fakta?
apahabar.com

Gaya

Jumlah Penderita Obesitas di Indonesia Meroket
apahabar.com

Gaya

Keseruan I Love Preloved Market, Hari Terakhir Bakal Ada Barang Dijual Rp5.000!
apahabar.com

Gaya

Kata Dokter Mengenai Puasa saat Menyusui
apahabar.com

Gaya

Selain Mesin, Kabel Motor Wajib Dirawat Saat Musim Hujan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com