ga('send', 'pageview');
Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI




Home Kalsel

Senin, 6 Juli 2020 - 15:56 WIB

Catat, Banjarmasin Belum Akan Buka Sekolah Saat Ajaran Baru

Reporter: Bahaudin Qusairi - apahabar.com

Wali Kota Ibnu Sina menegaskan bakal tetap menunda peserta didik turun ke sekolah seiring pandemi Covid-19. Foto-Dok.apahabar.com

Wali Kota Ibnu Sina menegaskan bakal tetap menunda peserta didik turun ke sekolah seiring pandemi Covid-19. Foto-Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Tanda-tanda penurunan jumlah pasien positif Covid-19 di Banjarmasin belum membuka peluang perubahan sistem pendidikan.

Tahun ajaran baru mengemuka pada 13 Juli 2020 mendatang. Namun apabila situasi terus memburuk, kemungkinannya menjadi Januari 2021.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Totok Agus Darmanto menerangkan belum ada keputusan resmi untuk menunda tahun ajaran baru.

Pemkot masih menunggu keputusan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina dalam menetapkan waktu pembelajaran tahun ajaran baru.

“Masih dikonsultasikan ke wali kota dan belum ada keputusan,” ujarnya dihubungi apahabar.com, Senin (6/7).

Baca juga :  Prediksi Penularan Covid-19 hingga Akhir Agustus di Kalsel

Karenanya, Totok telah memperkirakan sejumlah skenario yang mungkin terjadi pada tahun ajaran baru selama pandemi Covid-19.

Skenario ini dipastikan tidak di awal tahun ajaran baru yang ditetapkan pemerintah 13 Juli nanti. Namun mundur hingga semester 2 bulan Januari 2020.

Asumsi itu, lanjut dia, setelah melihat penyebaran virus Corona di Kota Banjarmasin yang masih sangat mengkhawatirkan.

Saat ini, sebanyak 52 kelurahan di Kota Seribu Sungai dikategorikan sebagai zona merah Covid-19.

Baca juga :  Keren, Pemanjat Taklukan Puncak Masjid di Kotabaru untuk Bersih-Bersih

“Usulan itu karena yang diizinkan oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan adalah daerah hijau,” ucapnya.

Terpisah, Wali Kota Ibnu Sina menegaskan bakal tetap menunda peserta didik turun ke sekolah.

Kebijakan melarang belajar para pelajar secara tatap muka mengingat Banjarmasin masih diselimuti zona merah penyebaran Covid-19.

“Sama dengan ketentuan menteri pendidikan, tidak akan mengizinkan anak anak turun ke sekolah,” tegasnya.

Dengan begitu, Ibnu Sina menegaskan kebijakan agar para peserta didik belajar secara daring atau online diperpanjang.

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pemkab Batola ‘Talak’ BPJS, Jaminan Kesehatan 33 Ribu Warga Miskin Terancam!
apahabar.com

Kalsel

Bulog: Stok Beras di Kalsel Aman Tiga Bulan Depan
apahabar.com

Kalsel

Update 2 Juni: Bertambah 21, Positif Covid-19 di Kalsel Jadi 969
apahabar.com

Kalsel

Wow, Selama di Banjarmasin Kiai Ma’ruf Tempati Kamar Seharga Rp6 Juta Per Malam
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Tanbu, Tambah 1 Positif Asal Angsana
apahabar.com

Kalsel

Terkesan Dipaksakan, Wali Kota Jamin Air Mancur Menari Aman

Kalsel

Berburu Si ‘Melon’, Operasi Pasar di Pemurus Dalam Diserbu Warga
apahabar.com

Kalsel

Banjarbaru ‘Kota Seksi’, Kerap Disinggahi Pengedar Narkoba dan Prostitusi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com