Kabar Baik! Banjarmasin Rencanakan Gelar Pekan Gebyar Vaksinasi Massal Ramuan Herbal Daun Sungkai Digunakan Warga Bantu Pengobatan Pasien Covid-19 di Banjar BREAKING! Ambulans Mendiang Istri Abah Guru Sekumpul Tiba di Ar-Raudhah Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Cerah Berawan, BMKG Minta Waspada Karhutla! BREAKING! Kabar Duka, Istri Pertama Abah Guru Sekumpul Meninggal Dunia

Cegah Covid-19, Panitia Kurban di Banjarbaru Terapkan Peraturan Ketat

- Apahabar.com     Kamis, 30 Juli 2020 - 20:01 WITA

Cegah Covid-19, Panitia Kurban di Banjarbaru Terapkan Peraturan Ketat

Sapi kurban yang disiapkan untuk disembelih. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Panitia kurban di Masjid Jami Hidayatul Muhajirin Banjarbaru menjamin pelaksanaan kurban steril dari paparan Covid-19.

Pasalnya, untuk bisa masuk ke dalam lingkungan masjid sendiri, baik panitia maupun warga musti lolos dari pemeriksaan suhu tubuh dan melewati bilik disinfektan.

Selain itu, juga ada penerapan physical distancing atau jaga jarak 1 hingga 1,5 meter. Tak lupa wajib menggunakan masker.

“Ini sesuai SE Kemenag, jadi panitia dan warga semua wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” ujar Sekretaris Badan Pengelola Masjid Jami Hidayatul Muhajirin Banjarbaru, Ari Fansyah kepada apahabar.com, Kamis (30/7) sore.

Bahkan, lanjut Ari, dibuatkan pembatas khusus antara panitia dan warga, sehingga tidak ada sentuhan fisik.

“Dibuatkan tempatnya khusus, ada pembatasnya, jadi warga tinggal taruh kupon dan ambil,” jelasnya.

Akan ada 25 ekor sapi yang akan disembelih, dan kemudian dagingnya dibagikan kepada 17 rukun tetangga (RT) dengan total 1.250 orang.

Lantas, bagaimana jika nanti akan terjadi kerumunan massa saat mengambil pembagian daging kurban?

apahabar.com

Panitia kurban di Masjid Jami Hidayatul Muhajirin Banjarbaru menyiapkan pembatas antara panitia dan warga. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

“Kami batasi, hanya 60 orang yang boleh masuk lingkungan masjid, jadi kita ada 6 jalur, 1 jalur 10 orang dengan dibuatkan garis batas physical distancing, sehingga semuanya teratur,” jelasnya.

Sedangkan jika ternyata warga yang datang melebihi kuota tersebut, maka jelas tidak diperbolehkan masuk lingkungan masjid atau hanya diperbolehkan menunggu di depan pagar masjid.

“Kalau membludak kita tutup pagar masjid, kita mengutamakan masyarakat umum tapi kita juga memperhatikan kesehatan panitia,” tegasnya.

Dijelaskan Ari, adapun teknis pembagian daging kurban tersebut, dimulai dari pukul 16.30 hingga 18.00 Wita dengan sebelumnya telah dibagikan kupon.

Ari juga menyampaikan, seluruh hewan kurban bebas dari penyakit, karena sebelum disembelih telah dilakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap hewan kurban oleh tim Dinas Peternakan.

“Setelah disembelih juga di cek, seperti bagian hatinya itu, layak konsumsi atau tidak,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor

Editor: Reporter: Nurul Mufidah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Waspada Jalan Licin! Bonceng Perempuan Hamil, Pengendara R2 Nyungsep ke Sungai Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Fraksi PDIP Belum Respon Keinginan Saut Nathan Samosir 
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Gang Sederhana, Anggota DPRD Banjarmasin Siap Bantu Seragam Sekolah
apahabar.com

Kalsel

Buka Puasa Bersama Mahasiswa HST, Sekdakab Ingatkan Jauhi Narkoba
apahabar.com

Kalsel

WNA Inggris di Tanah Bumbu Tak Masuk DPT
apahabar.com

Kalsel

Tak Keluarkan Peringatan Dini, BMKG Prakirakan Kalsel Cerah Berawan
apahabar.com

Kalsel

5 ASN Banjarmasin Terinfeksi Covid-19, Pegawai Tetap Ngantor
apahabar.com

Kalsel

Sehari Menghilang, Nelayan Rampa Kotabaru Akhirnya Ditemukan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com