Mubadala Petrolium Sosialisasi Pemboran Sumur Eksplorasi Yaqut-1 Upah Minimum Naik Rp 10 Ribu, Buruh Kalsel Meradang Buntut Demo, Koordinator BEM Kalsel Ahdiat Zairullah Resmi Tersangka Koordinator BEM Kalsel Tersangka, Kuasa Hukum Siap Melawan BREAKING NEWS: Wakil Rektor ULM Penuhi Panggilan Polda Kalsel

Cegah Covid-19, Panitia Kurban di Banjarbaru Terapkan Peraturan Ketat

- Apahabar.com Kamis, 30 Juli 2020 - 20:01 WIB

Cegah Covid-19, Panitia Kurban di Banjarbaru Terapkan Peraturan Ketat

Sapi kurban yang disiapkan untuk disembelih. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Panitia kurban di Masjid Jami Hidayatul Muhajirin Banjarbaru menjamin pelaksanaan kurban steril dari paparan Covid-19.

Pasalnya, untuk bisa masuk ke dalam lingkungan masjid sendiri, baik panitia maupun warga musti lolos dari pemeriksaan suhu tubuh dan melewati bilik disinfektan.

Selain itu, juga ada penerapan physical distancing atau jaga jarak 1 hingga 1,5 meter. Tak lupa wajib menggunakan masker.

“Ini sesuai SE Kemenag, jadi panitia dan warga semua wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” ujar Sekretaris Badan Pengelola Masjid Jami Hidayatul Muhajirin Banjarbaru, Ari Fansyah kepada apahabar.com, Kamis (30/7) sore.

Bahkan, lanjut Ari, dibuatkan pembatas khusus antara panitia dan warga, sehingga tidak ada sentuhan fisik.

“Dibuatkan tempatnya khusus, ada pembatasnya, jadi warga tinggal taruh kupon dan ambil,” jelasnya.

Akan ada 25 ekor sapi yang akan disembelih, dan kemudian dagingnya dibagikan kepada 17 rukun tetangga (RT) dengan total 1.250 orang.

Lantas, bagaimana jika nanti akan terjadi kerumunan massa saat mengambil pembagian daging kurban?

apahabar.com

Panitia kurban di Masjid Jami Hidayatul Muhajirin Banjarbaru menyiapkan pembatas antara panitia dan warga. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

“Kami batasi, hanya 60 orang yang boleh masuk lingkungan masjid, jadi kita ada 6 jalur, 1 jalur 10 orang dengan dibuatkan garis batas physical distancing, sehingga semuanya teratur,” jelasnya.

Sedangkan jika ternyata warga yang datang melebihi kuota tersebut, maka jelas tidak diperbolehkan masuk lingkungan masjid atau hanya diperbolehkan menunggu di depan pagar masjid.

“Kalau membludak kita tutup pagar masjid, kita mengutamakan masyarakat umum tapi kita juga memperhatikan kesehatan panitia,” tegasnya.

Dijelaskan Ari, adapun teknis pembagian daging kurban tersebut, dimulai dari pukul 16.30 hingga 18.00 Wita dengan sebelumnya telah dibagikan kupon.

Ari juga menyampaikan, seluruh hewan kurban bebas dari penyakit, karena sebelum disembelih telah dilakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap hewan kurban oleh tim Dinas Peternakan.

“Setelah disembelih juga di cek, seperti bagian hatinya itu, layak konsumsi atau tidak,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor

Reporter: Nurul Mufidah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kekurangan SDM APIP, Inspektorat HST Gandeng BPKP Kalsel
apahabar.com

Kalsel

ODP Covid-19 di HST Meningkat, RSUD Damanhuri Siapkan Ruang Isolasi
apahabar.com

Kalsel

Kembali Tampil di New York Fashion Week, Sasirangan Kalsel Laku Keras
apahabar.com

Kalsel

Viral Penusukan Gadis di Tabalong, Polisi Amankan Pelaku
apahabar.com

Kalsel

Berkurban di Sekretariat Baru, Kado Manis DPD PDIP Kalsel di Hari Raya Idul Adha
apahabar,com

Kalsel

Polisi Minta Kasus Mahendra Jadi Pembelajaran Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Tradisi Warga Desa Banua Lawas, Berbuka Puasa Bersama Mengundang Keluarga dari Jauh
apahabar.com

Kalsel

Best Western Banjarmasin Sajikan Empat Menu Menggiurkan di Awal Tahun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com