Ingat Setahun Jokowi tapi Mahasiswa di Banjarmasin Lupa Prokes Refleksi Setahun Jokowi-Ma’ruf, BEM Kalsel Ancam Demo Tiap Pekan NASA Tunjuk Nokia untuk Bangun Jaringan Seluler di Bulan, 2024 Kirim Manusia Bermukim di Sana Demo Setahun Jokowi-Ma’ruf, Pelajar di Banjarmasin Kepergok Bawa Miras Jadwal Liga Champions Liverpool Vs Ajax, Klopp Pastikan Van Dijk Bakal Lebih Tangguh

Cegah Radikalisme dan Separatisme, Kodim 1007/Banjarmasin Gelar Komunikasi Sosial

- Apahabar.com Kamis, 30 Juli 2020 - 10:08 WIB

Cegah Radikalisme dan Separatisme, Kodim 1007/Banjarmasin Gelar Komunikasi Sosial

Kodim 1007/Banjarmasin menggelar komunikasi sosial di Aula Makodim 1007/Banjarmasin. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Guna mencegah berkembangnya paham radikalisme dan separatisme, Kodim 1007/Banjarmasin menggelar kegiatan komunikasi sosial.

Mengusung tema ‘Merawat Kebhinekaan Untuk Tangkal Radikalisme/Separatisme dalam Bingkai NKRI’, kegiatan dilaksanakan di Aula Makodim 1007/Banjarmasin, Jalan S Parman Nomor 5, Banjarmasin Tengah.

Kegiatan komunikasi sosial itu dihadiri oleh sejumlah elemen masyarakat dan instansi pemerintah Kota Banjarmasin.

Pada kesempatan tersebut, Dandim 1007 Banjarmasin Kolonel Czi M Leo Pola Ardiansa menyampaikan, kegiatan komunikasi sosial dilakukan guna menjalin hubungan yang harmonis, saling memberi dan menerima pendapat serta ide-ide yang membangun.

Tujuannya, supaya timbul sikap saling pengertian tentang peran dan tugas sesuai fungsi masing-masing antar masyarakat dan pemerintah daerah setempat.

Ditambahkannya, komunikasi sosial ini juga merupakan wadah atau sarana untuk meningkatkan kerjasama yang semakin erat antara Kodim 1007/Banjarmasin dengan seluruh komponen masyarakat, terkhusus wilayah Banjarmasin.

“Melalui Komsos ini kita samakan pemahaman dengan pemikiran yang cemerlang sebagai solusi terbaik untuk meningkatkan kerjasama dalam rangka mempertahankan ideologi pancasila sebagai dasar negara,” katanya.

Kepada seluruh peserta, Kolonel Czi M Leo Pola Ardiansa mengharapkan, wawasan dan pengetahuan yang diperoleh ini nantinya dapat disebarluaskan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

”Kita harus selalu waspada dan peka terhadap kemungkinan adanya kemunculan paham radikal bahkan separatisme di sekitar kita,” harapnya.

Apalagi saat ini sedang pandemi Covid-19, lanjutnya. Dia mengajak kepada semua yang hadir agar dapat berperan serta dalam meningkatkan disiplin masyarakat terkait protokol kesehatan.

“Kita bantu masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,” Pungkasnya.

Sementara itu, Rahmana Abdurahman dari kementerian agama Kota Banjarmasin selaku salah satu narasumber mengatakan, acara ini sangat bagus sekali karena memberikan pemahaman tentang bahaya radikalisme dan separatisme kepada masyarakat, karena masih banyak yang menganggap masalah ini sudah selesai.

”Jangan menganggap remeh masalah radikalisme dan separatisme ini,” tuturnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Reporter: Riyad Dafhi R - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mundur dari SMSI, Media Siber di Kalsel Gabung JMSI
apahabar.com

Kalsel

Perbarui Penyimpanan, Sekdaprov Lirik Pengarsipan Digital
apahabar.com

Kalsel

Ingin Viral, Zaman Sebar Video Hoaks Covid-19 di Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Tampil Energik, Paman Birin Unjuk Gigi Depan Siswa Panti
apahabar.com

Kalsel

Prajurit Kodim Barabai Asah Kemampuan Menembak
apahabar.com

Kalsel

Tahun Ini, DPRD Banjarmasin Tegaskan Fungsi Kontrol
apahabar.com

Kalsel

Bentrok Jadwal Maulid di Sekumpul, Akses Penonton Barito Menuju SDL Dialihkan
apahabar.com

Kalsel

Tingkat Kesembuhan Capai 87 Persen, Pemprov Kalsel Berupaya Tekan Penularan Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com