ga('send', 'pageview');
Breaking News! Kabar Duka, Kadisdik Banjar Maidi Armansyah Meninggal Dunia Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan




Home Ekbis

Selasa, 14 Juli 2020 - 11:59 WIB

Cenderung Terkoreksi, IHSG Diprediksi Bergerak Mendatar

Redaksi - apahabar.com

Ilustrasi - Pekerja melihat layar pergerakan saham di Jakarta. Foto-Antara

Ilustrasi - Pekerja melihat layar pergerakan saham di Jakarta. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa diprediksi bergerak mendatar cenderung terkoreksi.

IHSG dibuka menguat 3,84 poin atau 0,08 persen ke posisi 5.068,28. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 0,63 poin atau 0,08 persen menjadi 792,48.

“Mempertimbangkan sentimen global dan domestik, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan melemah pada perdagangan hari ini,” tulis Tim Riset Phintraco Sekuritas dalam laporan, Selasa (14/7).

Dari dalam negeri, pelaku pasar akan menantikan rilis data neraca perdagangan Indonesia.

Baca juga :  Triwulan II, Intip Utang Luar Negeri Indonesia

Merebaknya wabah Covid-19 di seluruh dunia, berpotensi menyebabkan penurunan aktivitas perdagangan Indonesia.

Walaupun aktivitas perdagangan diperkirakan akan menurun, neraca dagang diperkirakan masih akan surplus pada periode kuartal II 2020.

Masih dari dalam negeri, pelaku pasar juga akan menantikan rilis hasil Rapat Dewan Gubenur Bank Indonesia (RDG BI) pada Kamis (16/7) mendatang.

Bank sentral diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga acuan di level 4,25 persen.

Seiring dengan sentimen di atas, pelaku pasar disarankan sebaiknya tidak terlalu agresif dalam melakukan akumulasi beli.

Baca juga :  Triwulan II, Intip Utang Luar Negeri Indonesia

Investor juga perlu mewaspadai pelemahan saham-saham perbankan pada hari ini. Meredanya euforia pasar terhadap Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait stimulus untuk sektor perbankan, berpotensi memicu pelemahan saham-saham tersebut.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei menguat 351,5 poin atau 1,58 persen ke 22.642,31, Indeks Hang Seng naik 52,79 poin atau 0,21 persen ke 25.780,2, dan indeks Straits Times melemah 3,38 atau 0,13 ke 2.649,27.(Ant)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Tol Balikpapan-Samarinda Ditargetkan Selesai Sebelum Lebaran
apahabar.com

Ekbis

FLUKTUASI RUPIAH: Perkasa bersama Rupee dan Renminbi
apahabar.com

Ekbis

Tekan Inflasi, Kalsel Perlu Pacu Produksi Sejumlah Komoditas
apahabar.com

Ekbis

Sempat Menguat, Rupiah Rabu Pagi Ini Stagnan
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Masih Berpotensi Tertekan karena Covid-19
apahabar.com

Ekbis

BNI Raih Bank Internasional Terbaik 2020
apahabar.com

Ekbis

Efek Surat Muatan Udara Mulai Dirasa Pengusaha Ekspedisi
apahabar.com

Ekbis

Mei, Honda Trio Motor Banjarmasin Target 14.500 Unit Motor Terjual
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com