Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Korban Jiwa, Warga HST Tewas Cara Nonton Live Streaming Liga Champions Chelsea vs Sevilla di SCTV & Vidio.com Malam Ini 7 Pemuda Diamankan Saat Demo di Banjarmasin, Polisi: Mereka Mabuk Gaduk Sudah Minta Maaf, Sekda Tala Tetap Dipolisikan

Covid-19 Masih Tinggi, Satgas Ingatkan Warga Tak Mudik Iduladha

- Apahabar.com Kamis, 30 Juli 2020 - 17:23 WIB

Covid-19 Masih Tinggi, Satgas Ingatkan Warga Tak Mudik Iduladha

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito dalam jumpa pers daring di Jakarta, Kamis (30/7). Foto-Satgas Penanganan Covid-19 via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengimbau masyarakat untuk tidak mudik Iduladha 1441 Hijriah di masa pandemi Covid-19.

Terlebih tren penularan virus corona jenis baru penyebab Covid-19 di Indonesia masih tinggi.

“Mudik agar dipertimbangkan apabila tidak terlalu perlu, karena penyumbang positif Covid-19 terbesar adalah dari daerah asal dan tujuan mudik,” katanya dalam jumpa pers daring di Jakarta, Kamis (30/7).

Dia mengatakan terdapat 5 provinsi penyumbang kasus Covid-19 harian terbesar di Indonesia per 29 Juli 2020, di antaranya DKI Jakarta 577 kasus, Jawa Timur (359), Jawa Tengah (313), Sumatera Utara (241) dan Sulawesi Selatan (128).

Dalam tiga pekan terakhir, kata dia, jumlah orang diperiksa positif meningkat yang merupakan kabar kurang baik sehingga perlu menjadi perhatian setiap pihak terkait.

“Tingkat positif terinfeksi Covid-19 di Indonesia per 29 Juli adalah 13,33 persen, yang lebih tinggi dari standar Badan Kesehatan Dunia WHO lima persen,” katanya.

Dia mengatakan rating positif Covid-19 itu merupakan peringatan kewaspadaan bersama sehingga setiap unsur masyarakat dan pemangku kepentingan harus bisa meningkatkan kedisiplinan untuk menekan penularan virus mematikan itu di masyarakat.

“Jika jumlah positif Covid-19 menurun maka tingkat positif itu juga turun,” kata Wiku.

Wiku mengatakan dari data tersebut membuat setiap pihak untuk dapat melindungi keluarga dan lingkungan sekitarnya agar tidak terpapar Covid-19 terutama kalangan rentan dalam momentum Idul Adha tahun ini.

“Kasus positif dikontribusikan oleh masyarkat dengan usia 31-45 tahun sebesar 31,3 persen dari total seluruh penderita. Kontribusi positif Covid-19 dari golongan ini,” katanya.

Sementara kasus meninggal tertinggi akibat Covid-19 berasal dari golongan penderita dengan usia lebih dari 45 tahun dan tingkat kematiannya 78 persen.

“Ini adalah jumlah yang sangat tinggai dari usia rentan yang meninggal. Hal ini menunjukkan kita agar berhati-hati, masyarakat muda yang tingkat potensi positif tinggi sementara yang usia di atas 45 berpotensi meninggal karena Covid-19,” kata Wiku.(Ant)

Editor: Aprianoor

Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ada 1.445 Titik Panas di Kalteng
apahabar.com

Nasional

102 Kabupaten/Kota Masuk Zona Hijau, GTTP: Boleh Laksanakan Kegiatan Produktif
apahabar.com

Nasional

Fotonya Tidur Saat Pelantikan Viral, Ini Penjelasan Lora Fadil
apahabar.com

Nasional

Pangdam Cenderawasih Tegaskan Tidak Ada Penarikan Prajurit dari Nduga
apahabar.com

Nasional

Kompak, Jokowi dan Prabowo Ucapkan Selamat Hari Raya Nyepi
apahabar.com

Nasional

Trump: AS Sedang Selidiki Apakah Virus Corona Berasal dari Lab Wuhan
apahabar.com

Nasional

BP Jamsostek Sudah Serahkan Data 11,8 Juta Penerima Subsidi Gaji ke Kemenaker
apahabar.com

Nasional

Tak Hanya Novel Baswedan, 4 Anaknya Juga Terkonfirmasi Positif Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com