Disergap Timsus di Kotabaru, Simak Sepak Terjang Buronan Korupsi Kejagung RI Bank Data Pilkada Kalsel 2020: 1 Pilgub, 2 Pilwali, 5 Pilbup, Peta Kekuatan 24 Paslon Enam Bulan Pandemi Corona di Kalsel, ICU dan Ruang Isolasi Makin Sesak Resmi, Sandiaga Uno Dukung Cuncung-Alpiya di Pilbup Tanbu 2020 Bendera RI Rasa Polandia di SKPD Kotabaru, Sore Hari Baru Diturunkan

Dapat Tugas Tambahan dari Jokowi, Erick Minta Dukungan Menaker

- Apahabar.com Rabu, 22 Juli 2020 - 16:23 WIB

Dapat Tugas Tambahan dari Jokowi, Erick Minta Dukungan Menaker

Menteri BUMN sekaligus Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir di Jakarta, Rabu (22/7). Foto-Antara/Aji Cakti

apahabar.com, JAKARTA – Pandemi virus corona (Covid-19) berdampak semakin luas ke berbagai sektor, salah satu ketenagakerjaan.

Sejak adanya pandemi, tak sedikit pekerja jadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun dirumahkan tanpa digaji.

Menteri BUMN Erick Thohir yang kini mendapat tugas baru dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional meminta dukungan Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah terkait kesempatan pembukaan lapangan kerja dan bantuan kepada pekerja formal serta informal yang terdampak Covid-19.

“Selain fokus bekerja pada hari ini, saya mengharapkan dukungan ibu Menaker Ida Fauziyah tentang bagaimana harus bersinergi pada ‘tugas tambahan’ saya dengan Menaker (untuk) memastikan program-program yang bisa disinergikan bahwa kesempatan pembukaan lapangan kerja dengan kondisi saat ini dan juga memastikan bantuan kepada pekerja formal serta informal yang sekarang sangat membutuhkan karena kondisi (Covid-19) ini sehingga kami harus menjadi satu paduan,” ujar Erick Thohir di Jakarta, Rabu (22/7).

Menurut Erick, dukungan dari Menaker penting karena tugas-tugas tersebut merupakan bagian yang harus dilaksanakan secara bersama, dan tidak bisa dijalankan secara egosektoral.

Di samping itu Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang dibentuk oleh Presiden Joko Widodo bisa hadir dan berjalan karena ada dukungan dari para menteri Kabinet Indonesia Maju.

Erick mengatakan bahwa dalam kondisi saat ini semua pihak menghadapi Covid-19 dan memulihkan perekonomian nasional, dengan tidak melihat kekurangan tapi justru fokus dalam bekerja.

“Saya rasa dua hal sudah kami laksanakan dengan baik Menaker, dan yang lebih besar harus kami laksanakan lagi. Mohon dukungan dari ibu Menaker,” kata Erick.

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir pernah bersinergi bersama Menaker Ida Fauziyah dan Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait perlindungan untuk para pekerja wanita dari diskriminasi pada 2019.

Kemudian pada Rabu (22/7), Erick Thohir kembali bersinergi dengan Menaker Ida Fauziyah yang terwujud dalam penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) mengenai pelatihan kerja dan penempatan tenaga kerja penyandang disabilitas pada perusahaan BUMN.

Selain menjabat sebagai Menteri BUMN, Erick Thohir juga ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di mana Presiden Joko Widodo memberikan tiga tugas kepada komite tersebut yakni memberikan rekomendasi kebijakan strategis, mengintegrasikan kebijakan, dan mengevaluasi pelaksanaannya.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi: Ekonomi Indonesia Masih Berpeluang Kembali ke Tren Positif
apahabar.com

Nasional

Sodomi Belasan Murid SD, Guru Honerer Ini Ditangkap
apahabar.com

Nasional

KPK Terima 94 Laporan Gratifikasi Terkait Idulfitri 1440 Hijriyah
apahabar.com

Nasional

Jokowi Janji Ibu Kota Baru Bebas Macet dan Banjir
apahabar.com

Nasional

Pendaki asal Sulawesi Tewas di Gunung Sumbing, Simak Kronologisnya
apahabar.com

Nasional

Boeing Akan Bayar Rp2 Miliar kepada Keluarga Korban Pesawat 737 Max
apahabar.com

Nasional

Optimisme Pemerintah Redam Covid-19 di Indonesia Juni Mendatang
apahabar.com

Nasional

Innalilahi Wa Inna Ilaihi Rajiun, Gus Sholah Pengasuh Ponpes Tebuireng Meninggal Dunia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com