ga('send', 'pageview');
Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI




Home Ekbis

Rabu, 8 Juli 2020 - 19:57 WIB

Data Bocor, Pakar Siber Sebut Tokopedia Masih Punya Jaringan yang Aman

Redaksi - apahabar.com

Ilustrasi hacker. Foto-winpoin.com

Ilustrasi hacker. Foto-winpoin.com

apahabar.com, JAKARTA – Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, menilai bahwa Tokopedia masih memiliki jaringan yang cukup aman untuk para penggunanya dalam melakukan transaksi perdagangan secara daring (online).

“Jutaan data yang dibagikan gratis di media sosial memiliki beberapa informasi penting seperti nama pengguna, alamat email, nomor telepon bahkan password. Namun informasi ini sudah dilindungi fungsi hash. Jadi, bukan berarti si pemilik data bisa langsung mengakses akun kita,” kata Alfons dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (8/7).

Fungsi Hash merupakan sebuah algoritma yang mengubah text atau message menjadi sederetan karakter acak yang memiliki jumlah karakter yang sama.

Alfons mengungkapkan bahwa hash di-enkripsi sehingga tanpa mengetahui kunci deskripsi, cukup sulit untuk mendapatkan password. Salah satu metode untuk bisa melakukannya dengan brute force, dan secara teknis sangat sulit untuk dilakukan, terutama jika Tokopedia sudah melakukan proteksi atas upaya brute force.

“Pengunduh mungkin memiliki akses ke password dalam keadaan terenkripsi penguncian satu arah yg berarti luar biasa sukar untuk memecahkan metode penguncian yang digunakan,” ujar Alfons.

Baca juga :  Di Tengah Pandemi, Telkom Cetak Laba Rp10,99 Triliun

Tokopedia sendiri tidak menampik adanya upaya peretasan, tapi perusahaan itu mengklaim kata sandi pengguna masih terlindungi. Pihak Tokopedia pun selalu mengingatkan para penggunanya untuk rutin melakukan penggantian password.

Alfons menambahkan bahwa platform Tokopedia sudah dilengkapi dengan two factor authentication yang bisa diaktifkan para pengguna, baik melalui WhatsApp maupun SMS, untuk menjaga keamanan akun setiap pelanggan.

“Pengamanan two factor authentication merupakan pengamanan minimal yg harus di terapkan pada akun-akun kritikal seperti akun bank, dompet digital dan e commerce. Kalau Tokopedia sudah menerapkan two factor authentication maka level pengamanannya prinsipnya sudah selevel pengamanan transaksi kartu kredit Visa Master dan internet banking,” jelasnya.

Secara teknis, Alfons juga menekankan agar pengguna tidak pernah memberikan kode verifikasi yang diterima melalui WhatsApp atau SMS kepada siapa pun, sekalipun dia mengaku dari Tokopedia.

Sementara itu, VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, mengatakan bahwa pihaknya menyadari bahwa pihak ketiga yang tidak berwenang telah memposting informasi secara ilegal di media sosial dan forum internet terkait cara mengakses data pelanggan pihaknya yang telah dicuri.

Baca juga :  Harga Emas Bisa Tembus Rp2 Juta? Simak Prediksinya

“Kami ingin menegaskan bahwa ini bukanlah upaya pencurian data baru dan informasi password pengguna Tokopedia tetap aman terlindungi di balik enkripsi. Kami telah melaporkan hal ini ke pihak kepolisian dan juga mengingatkan seluruh pihak untuk menghapus segala informasi yang memfasilitasi akses ke data yang diperoleh melalui cara yang melanggar hukum,” ujar Nuraini.

Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi E-commerce Indonesia (IdEA), Ignatius Untung, menyampaikan keprihatinannya atas apa yang terjadi pada Tokopedia dan para penggunanya. Namun, ia menekankan bahwa posisi Tokopedia dalam masalah ini juga sebagai korban.

“Menurut saya Tokopedia adalah korban dari insiden ini. Jadi sudah jelas itu bukan kesalahan Tokopedia. Bisnis online itu adalah bisnis kepercayaan, sehingga masalah seperti ini pasti sudah diantisipasi sejak awal oleh setiap pelaku bisnis online,” ujar Ignatius.(Ant)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Kunci Bisnis Bisa Tahan Corona Ala Sri Mulyani
apahabar.com

Ekbis

Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Diprediksi Tembus 7,3%
apahabar.com

Ekbis

Ini Program Unggulan Kementerian PUPR Atasi Kekurangan Perumahan
apahabar.com

Ekbis

Rabu Pagi, Rupiah Masih Melemah 6 Poin
apahabar.com

Ekbis

Genjot Investasi, Pertamina Targetkan Pengeboran 411 Sumur
apahabar.com

Ekbis

Jokowi: Indonesia Diprediksi Masuk Tiga Besar Ekonomi Dunia
apahabar.com

Ekbis

Kejutan! Twitter Berubah dan Punya Banyak Fitur Baru
apahabar.com

Ekbis

Stok Beras hingga Akhir Tahun Diprediksikan Capai 4,7 Juta Ton
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com