ga('send', 'pageview');
Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI




Home Kalsel

Jumat, 10 Juli 2020 - 11:30 WIB

Data Kasus Covid-19 Dipajang di Banjarmasin, Kapolda: Masyarakat Biar Melek

Redaksi - apahabar.com

Banner yang menunjukkan perkembangan kasus Covid-19 di Kota Banjarmasin dipasang di tempat keramaian. Foto: Antara

Banner yang menunjukkan perkembangan kasus Covid-19 di Kota Banjarmasin dipasang di tempat keramaian. Foto: Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel) diminta melek terhadap pertumbuhan kasus baru Covid-19.

“Sekarang papan banner update kasus positif dan meninggal dunia sudah dipasang di tempat-tempat strategis khususnya di Kota Banjarmasin yang kini terjadi peningkatan kasus tertinggi,” kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta.

Data kasus itu sengaja dipajang sebagai pengingat, agar masyarakat bisa lebih waspada terhadap ancaman virus tak kasat mata itu.

Sikap cenderung acuh tak acuh, kata kapolda, masih menjadi tantangan dalam memutus rantai penyebaran virus corona di Banjarmasin.

Baca juga :  Siang Hari, BMKG Prakirakan Kalsel Hujan Lokal

Untuk itulah, penegakan disiplin terhadap protokol kesehatan tetap terus dikedepankan agar masyarakat bisa patuh dan tak cuek akan ancaman Covid-19.

“Kami bersama TNI menempatkan anggota di tempat-tempat keramaian baik di pasar tradisional maupun pusat perbelanjaan modern untuk mengawasi kepatuhan masyarakat menggunakan masker,” kata jenderal bintang dua itu.

Nico pun terus menggelorakan “Kampung Tangguh Banua” yang diharapkan menjadi contoh lingkungan yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Sehingga dari lingkup terkecil yaitu Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) ataupun desa itu jadi pelopor menangkal penyebaran Covid-19.

Baca juga :  Identitas Mayat di Sungai Awang Terantang Akhirnya Terkuak

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel per 9 Juli 2020, warga yang terjangkit mencapai 3.926 orang, dalam perawatan 2.555 orang, sembuh 1.162 orang dan meninggal 209 orang.

Khusus untuk Banjarmasin, ibu kota Kalsel itu menjadi penyumbang kasus tertinggi dengan 1.592 kasus positif, 1.134 pasien dalam perawatan, 330 pasien sembuh dan 128 meninggal dunia.

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS!!! Geger Temuan Jasad Laki Laki di Simpang Ulin
apahabar.com

Kalsel

BPBD HSS dan Relawan BPK Galang Dana untuk Korban Tsunami Selat Sunda
apahabar.com

Kalsel

Duh Miris, Dua Ibu-Bayi di Banjarbaru Jadi Korban Covid-19
Mengintip Lingkungan Rumah Pengidap Covid-19 di Banjarmasin

Kalsel

Mengintip Lingkungan Rumah Pengidap Covid-19 di Banjarmasin
APAHABAR.COM

Kalsel

Kurang dari Dua Pekan, Tim Polda Kalsel Gulung Ratusan Penjahat Jalanan
apahabar.com

Kalsel

Polisi Kembali Tangkap Residivis Kasus Sabu di HSU
apahabar.com

Kalsel

Sore Ini, Kalsel Tambah 73 Pengidap Baru
apahabar.com

Kalsel

Demi Belikan APD Tim Kesehatan, Wakil Ketua Dewan Kalsel Rela Tak Terima Gaji 6 Bulan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com