Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D

Demi Cicilan Mobil, Satpam di Banjarbaru Bobol Belasan Ruko!

- Apahabar.com Rabu, 8 Juli 2020 - 16:53 WIB

Demi Cicilan Mobil, Satpam di Banjarbaru Bobol Belasan Ruko!

Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso saat melakukan konferensi pers pelaku spesialis pembongkaran rumah, Rabu (8/7) sore. Tampak sederet barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku usai membobol puluhan ruko dan rumah. Foto-apahabar.com/Fida

apahabar.com, BANJARBARU – Demi membayar angsuran cicilan mobil, oknum petugas keamanan berinisial AN (36) di Banjarbaru nekat membobol puluhan rumah dan rumah toko (ruko).

Dari informasi dihimpun media ini, total ada 10 rumah dan 10 ruko yang dibongkar dalam rentan empat bulan belakangan oleh pelaku. Semuanya tersebar di 20 lokasi.

“Pembongkaran dilakukan sejak Maret hingga Juni 2020 untuk membayar angsuran mobil,” ujar Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso kepada awak media dalam konferensi persnya di halaman belakang Polres Banjarbaru, Rabu (8/7) sore.

Adapun tempat kejadian perkara atau TKP sebagian besar di Banjarbaru. AN baru berhasil diamankan pada 30 Juni setelah membongkar sebuah rumah.

“Pelaku menggunakan mobil guna memperlancar aksinya,” ungkapnya.

Dalam melakukan aksinya, AN terlebih dahulu memantau rumah atau ruko kosong selama 2 hari.
Kemudian, lanjut kapolres, pada malam hari barulah AN melakukan pembongkaran.

Ia menggunakan linggis, gerinda, gunting besi, kunci inggris, obeng dan tang.

Sederet barang bukti dari hasil kejahatan AN diamankan polisi. Mulai dari TV, AC, printer, kulkas, proyektor, oven, sound system, generator set, blender, mixer, CCTV, kamera dan kipas angin.

Tak cuma itu, bahkan juga ada boneka Hello Kitty, selimut serta seprai yang diamankan sebagai barang bukti.

Kasat Reskrim AKP Aryansyah menambahkan AN memanfaatkan kondisi pandemi ini untuk melakukan pencurian.

“Selama pandemi dia memanfaatkan momen ini. Baru mulai Maret, sebelumnya belum, jadi dia bukan residivis. Hasil curian untuk bayar angsuran,” jelasnya.

Menurut pengakuan AN, ia kerap melancarkan aksinya dari pukul 00.00 sampai sebelum subuh.

“Dia melakukannya sendirian, subuh dia pulang. Barang disimpan di rumah di Banjarbaru. Barang bukti ini sebagian besar yang masih ada di rumahnya,” pungkasnya.

Dalam konferensi pers ini, juga dihadirkan pelaku pencurian berinisial EI (36) yang merupakan honorer di Dinas Arsip dan Perpustakaan Pemda Kota Banjarbaru.

Adapun ancaman hukuman yang disangkakan terhadap keduanya ialah pasal 363 ayat 1 tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Nurul Mufidah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Ada Korban di Bawah Fortuner Nahas
apahabar.com

Hukum

Kasus Driver Online di Banjar, Perampokan atau Rekayasa?
apahabar.com

Hukum

PNS di HSU Tertipu Jual-Beli Rumah, Ratusan Juta Ambyar
apahabar.com

Hukum

Otak Penyeludupan Sabu di Cilegon Ditembak Mati BNN di Aceh
apahabar.com

Hukum

Pembunuhan Pria Bertato Karena Salah Paham
apahabar.com

Hukum

Sindikat Pencurian Tutup Drainase di Banjarbaru Akhirnya Dibekuk Tim Buser
apahabar.com

Hukum

Gelar Razia Akhir Tahun, BNN Banjarmasin Temukan 6 Orang Terindikasi Narkoba
apahabar.com

Hukum

Sepanjang 2016-2019 KPK Tetapkan 608 Tersangka Korupsi, Selamatkan Uang Negara Rp 63 Triliun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com