Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Demo RUU HIP, Mahfud: Tak Masalah Asal Ikuti Protokol Kesehatan

- Apahabar.com Selasa, 7 Juli 2020 - 10:43 WIB

Demo RUU HIP, Mahfud: Tak Masalah Asal Ikuti Protokol Kesehatan

Peserta gabungan dari sejumlah ormas mengikuti unjuk rasa di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (5/7). Mereka menolak RUU HIP karena dinilai mengandung unsur komunisme dan berharap pemerintah mencabut RUU HIP dari program legislasi nasional (Prolegnas) 2020. Foto-Antara/Arnas Padda

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menegaskan tidak akan menghalangi masyarakat yang unjuk rasa terkait Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

“Jika mau demo tidak apa-apa itu menunjukan demokrasi tumbuh, kita tidak akan menghalangi demo. Demo silakan asal jangan destruktif dan ikuti protokol kesehatan,” kata Mahfud dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/7).

Pemerintah sendiri sudah menyatakan sikap untuk menunda pembahasan RUU HIP.

Mantan Ketua Mahkamag Konstitusi itu pun meminta DPR kembali mempertimbangkan dan meminta masukan dari masyarakat dalam rencana pembentukan RUU HIP.

Dia pun kembali menegaskan bahwa sikap pemerintah sudah final bahwa menolak segala tafsir tentang Pancasila dalam RUU tersebut.

Terkait adanya usulan untuk dijadikan rancangan undang-undang Pembinaan Ideologi Pancasila, Mahfud MD menjelaskan akan membicarakannya lebih lanjut.

“Ada atau tidak ada undang-undang kan sudah ada BPIP. Nah kalo sekarang mau ditingkatkan menjadi undang-undang silakan saja. Karena tidak ada yang secara prinsip menentang Ideologi Pancasila. Itu hanya organisasi yang wajib menyosialisasikan dan membumikan Pancasila di dalam kehidupan bernegara, bukan dengan tafsir baru,” ucap Mahfud.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Debat Capres, Tetap Akur Meski Beda
apahabar.com

Nasional

Jembatan Terpanjang di Indonesia Beroperasi Akhir November
apahabar.com

Nasional

Anak Krakatau Menyusut, Nelayan Sempat Lihat Gunung Terbelah
Pasca Observasi 238 WNI dari Wuhan, Bupati Natuna: Tingkatkan Fasilitas Kesehatan Kami

Nasional

Pasca Observasi 238 WNI dari Wuhan, Bupati Natuna: Tingkatkan Fasilitas Kesehatan Kami  
apahabar.com

Nasional

2.000 Atlet Ikuti Kejurnas Pencak Silat JSOC 2019
apahabar.com

Nasional

Termasuk dari Kalsel, Jokowi Kukuhkan 8 Anggota Paskibraka Nasional 2020
apahabar.com

Nasional

Sah! Dibayar Lunas, Indonesia Resmi ‘Miliki’ Freeport
apahabar.com

Nasional

Terkait Hoax 7 Kontainer Surat Suara, Tengku Zulkarnain Disarankan Mundur dari MUI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com