Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Di Ambang Kebangrutan, Pizza Hut Ajukan Perlindungan

- Apahabar.com Senin, 6 Juli 2020 - 12:17 WIB

Di Ambang Kebangrutan, Pizza Hut Ajukan Perlindungan

Ilustrasi Gerai Pizza Hut. Foto-Kontan/Baihaki

apahabar.com, JAKARTA – Pemegang waralaba terbesar dari restoran Pizza Hut di AS, NPC International Inc mengajukan perlindungan kebangkrutan.

Rasa lapar konsumen terhadap makanan untuk dibawa pulang, serta pengiriman makanan tidak cukup kuat untuk menyelamatkan NPC International Inc.

Melansir Forbes, Senin (6/7), pengajuan perlindungan kebangkrutan ini terjadi menyusul penutupan gerai Pizza Hut di AS akibat pandemi Covid-19. Sehingga menambah penurunan pendapatan jangka panjang mereka.

Mengonfirmasi rumor yang telah berputar-putar minggu ini, NPC International yang berbasis di Kansas mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya telah menandatangani perjanjian dukungan restrukturisasi dengan pemberi pinjaman.

“Ini secara substansial dapat mengurangi utang jangka panjang NPC dan memperkuat struktur modal perusahaan,” ujar pihak NPC International dalam pernyataannya.

Perusahaan ini memiliki utang sebesar USD903 juta dan telah melakukan pra-negosiasi perjanjian restrukturisasi dengan sekitar 90 persen dari pemberi pinjaman lien pertama dan 17 persen dari pemberi pinjaman kedua, menurut Bloomberg.

Rencana tersebut bertujuan untuk mengurangi utang perusahaan, dengan pemberi pinjaman lien pertama mengambil ekuitas dan berpotensi berpartisipasi dalam suntikan dana baru. Ini juga termasuk penjualan, setidaknya sebagian dari restoran perusahaan.

Kepala Eksekutif dan Presiden Divisi Pizza Hut NPC Jon Weber mengatakan meningkatnya biaya komoditas dan tingkat leverage keuangan yang lebih tinggi, telah menghadirkan tantangan bagi Pizza Hut.

NPC memiliki 1.225 lokasi Pizza Hut, 385 restoran Wendy, 7.500 karyawan penuh waktu, sekitar 28.500 pekerja paruh waktu, dan beroperasi di 30 negara bagian dan Distrik Columbia.

Dengan kondisi demikian, perusahaan tetap menjaga gerai-gerainya tetap terbuka dan tetap membayar pekerja.

Dalam pernyataannya, Pizza Hut berharap restrukturisasi akan membantu restoran dalam menghasilkan momentum yang sama seperti yang dilihat di seluruh bisnis Pizza Hut AS.

NPC International adalah waralaba terbesar dari konsep restoran mana pun di AS, berdasarkan jumlah lokasi. Berbasis di Leawood, Kansas, perusahaan telah lama menjadi tulang punggung komunitas waralaba Pizza Hut.

Namun, bahkan sebelum pandemi, perusahaan mencari bantuan dari restrukturisasi. Restoran-restoran di seluruh negeri terpukul keras oleh penutupan yang diamanatkan ketika negara itu mencoba mengekang penyebaran Covid-19.(Mcm)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Dolar AS Tertekan Data Ekonomi, Rupiah Menguat
apahabar.com

Ekbis

Efek Corona: Rupiah Menguat, Yuan Melemah
apahabar.com

Ekbis

IHSG Menguat Tajam, Terkerek Optimisme Pasar Akan Pulihnya Ekonomi
2 juta ton

Ekbis

Stok Beras Kalsel Surplus Hingga 2 Juta Ton
apahabar.com

Ekbis

Biaya Kirim Barang Naik, UMKM Terancam ‘Mati Suri’
Emas Antam

Ekbis

Sepanjang Pekan Ini, Harga Emas Antam Loyo
Harga Gula dan Minyak Naik, Pedagang Pasar Teluk Dalam Resah

Ekbis

Harga Gula dan Minyak Naik, Pedagang Pasar Teluk Dalam Resah  
apahabar.com

Ekbis

Percepatan Pembangunan Pabrik Karet Kalsel Terus Dinanti
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com