ga('send', 'pageview');
Breaking News! Kabar Duka, Kadisdik Banjar Maidi Armansyah Meninggal Dunia Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan




Home Kalsel

Jumat, 3 Juli 2020 - 18:38 WIB

Di Sela TMMD Kodim 1005 Marabahan, Tentara Ini Mengajar Mengaji

Reporter: Bastian Alkaf - apahabar.com

Dalam rangkaian TMMD Kodim 1005 Marabahan, Sertu Hadriani membantu pengajaran Alquran di TPA Sungai Telan Besar. Foto: Humas Kodim 1005 Marabahan

Dalam rangkaian TMMD Kodim 1005 Marabahan, Sertu Hadriani membantu pengajaran Alquran di TPA Sungai Telan Besar. Foto: Humas Kodim 1005 Marabahan

apahabar.com, MARABAHAN – Tak cuma fisik, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 1005 Marabahan juga menyasar target non fisik. Salah satunya membantu mengajar di Taman Pendidikan Alquran (TPA).

Resmi dimulai sejak 30 Juli 2020, Satgas TMMD di Desa Sungai Telan Muara dan Sungai Telan Besar, Kecamatan Tabunganen, memiliki sejumlah target fisik.

Di antaranya pengerasan jalan, pembuatan jembatan, bedah rumah dan rehab tempat ibadah.

Lantas target itu diperkaya dengan pembangunan non fisik, termasuk di antaranya menjadi guru mengaji seperti yang dilakukan Sertu Hadriani.

Menjelang magrib atau seusai menjalankan tugas di lapangan, Hadriani meluangkan waktu untuk membantu pengajaran membaca Alquran di TPA Sungai Telan Besar.

Baca juga :  KPU Tanbu Sosialisasikan Tata Cara Pencalonan dan Syaratnya

“Tentu saja ilmu agama tidak bisa diukur dengan materi. Namun anak-anak harus memiliki pengetahuan dasar membaca Alquran,” ungkap Hadriani.

“Kemudian sebagai prajurit TNI, kami juga dituntut memiliki kemampuan tersendiri yang bisa diterapkan di masyarakat, khususnya lokasi tugas,” tambahnya.

Selama pelaksanaan TMMD yang berlangsung hingga 29 Juli 2020, sasaran non fisik lain adalah pelayanan pengobatan gratis di Puskesmas Tabunganen.

Tidak ketinggalan sosialisasi protokol kesehatan, seperti penggunaan masker, cuci tangan dan physical distancing.

Pun sebelum berbaur dengan masyarakat di kedua desa, semua personel Satgas TMMD menjalani rapid test. Hasilnya tidak seorang pun personel yang reaktif.

Baca juga :  Peringati Hari Pramuka ke-59, Kwarcab Tanah Bumbu Gelar Donor Darah dan Pemberian Bantuan

“Mengingat situasi sekarang, rapid test dilakukan untuk meyakinkan dan memastikan kondisi seluruh personel tidak terpapar Covid-19,” sahut Srt Agus, anggota tim kesehatan Satgas TMMD.

Selama pelaksanaan TMMD, Kodim 1005 Marabahan menurunkan 15 orang kelompok komando satuan tugas, kemudian 43 orang tim asistensi yang terdiri dari tenaga teknis, kesehatan dan penyuluh.

Sedangkan Satuan Setingkat Kompi (SSK) TMMD terdiri dari Korem 101 Antasari, Kodim 1005 Marabahan, Yonif 621 Manuntung, Denzipur VIII, Lanud Syamsudin Noor, Lanal Banjarmasin dan Polres Batola.

Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dr Heru, Pejuang Medis Banjarmasin yang Wafat Diduga Tertular OTG
apahabar.com

Kalsel

Sukseskan Harganas, Polresta Banjarmasin Meningkatkan Patroli
apahabar.com

Kalsel

Pra TMMD, Jalan Penghubung Desa di Karang Intan Dibuka
apahabar.com

Kalsel

Satlinmas dan Petugas Ketertiban Dibekali Langkah Pengamanan di TPS
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini Kondisi Cuaca Kalsel Bersahabat
apahabar.com

Kalsel

RTH Baru di Marabahan Berkonsep Titian
apahabar.com

Kalsel

Duka di Siang Bolong, 5 Rumah Jadi Arang di Banua Raya
apahabar.com

Kalsel

Jumat Berdarah di Sungai Andai: Sebelum Kabur, AR Titip Pesan ke Istri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com