ga('send', 'pageview');
Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST Nih, Hasil Swab Wali Kota Banjarmasin Usai Bertemu Nadjmi Adhani




Home Habar Religi

Selasa, 7 Juli 2020 - 09:04 WIB

Di Tengah Pandemi, Haul Habib Mancung ke-52 di Pacakan Kusan Hulu Digelar Terbatas

Reporter: Syahriadi - apahabar.com

Haul Habib Mancung ke-52 digelar secara terbatas. Hanya dihadiri keluarga dan masyarakat sekitar. Foto-Istimewa.

Haul Habib Mancung ke-52 digelar secara terbatas. Hanya dihadiri keluarga dan masyarakat sekitar. Foto-Istimewa.

apahabar.com, BATULICIN – Peringatan haul ke-52 tahun Habib Muhammad bin Ali Al-Idrus atau lebih dikenal dengan Habib Mancung di desa Pacakan, Kecamatan Kusan hulu digelar terbatas oleh pihak keluarga, Minggu (5/7) kemarin.

Keluarga memilih tetap melaksanakannya, namun terbatas dan tidak menginformasikan peringatan haul tersebut ke masyarakat umum dengan alasan pandemi Covid-19.

Pada tahun-tahun sebelumnya, sebelum wabah corona ada, acara haul Habib Mancung dirayakan secara umum dan selalu dihadiri ribuan jamaah dari berbagai wilayah.

Baca juga :  Tidur Siang Dianjurkan Rasulullah, Ada Keutamaannya

“Tahun ini acara haul Habib Mancung tidak digelar terbuka seperti tahun-tahun sebelumnya, mengingat pandemi Covid-19 masih rentan penyebarannya,” ungkap salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya, Selasa (7/7) pagi.

Pihak keluarga hanya melaksanakan haul yang dihadiri Muspika Kusan hulu, keluarga kerabat serta masyarakat sekitar.

Bupati Tanah Bumbu Sudian juga menyempatkan diri untuk berhadir pada rangkaian peringatan haul tersebut. Bupati didampingi Isteri Hj Sadariah hadir pada Sabtu (4/7) malam, didampingi Ustadz Abdurrahman.

Habib Mancung sendiri merupakan bukan orang asli Kalimantan, melainkan berasal dari Solo. Setelah menyelesaikan pendidikan agama di Madinah, hatinya terketuk untuk merantau ke Kalimantan Selatan (Kalsel) tepatnya di Kecamatan Kusan Hulu untuk mengabdikan diri sebagai pembawa syiar Islam.

Baca juga :  Khalifah Pertama yang Mundur dari Jabatannya

Dikenal sebagai pribadi yang sangat sopan, berwibawa serta pembawaan yang sangat karismatik, ia sangat dicintai warga Kusan Hulu pada masa itu. Hal tersebut menjadi daya tarik Habib Mancung, sehingga banyak masyarakat yang belajar agama dengannya.

Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Guru Wildan Angkat Bicara Soal Tindakan Petugas Keamanan di Kubah Sekumpul
apahabar.com

Religi

Dua Bulan Jelang Haul Sekumpul, Dua Penginapan di Martapura Ludes Dipesan
apahabar.com

Habar

Kisah Prof Ying, Hijabers Mualaf yang Temukan Alat Rapid Test
apahabar.com

Habar

Berikut Fatwa Muhammadiyah Jika Wabah Corona Terjadi Selama Ramadan
apahabar.com

Ceramah

Bolehkah Membasuh Najis Besar dengan Sabun?
apahabar.com

Habar

MUI Jatim ‘Larang’ Salam Lintas Agama, PWNU Jatim Buka Suara
apahabar.com

Habar

Masjid Raksasa di Turki akan Dibuka Beberapa Hari Lagi
apahabar.com

Habar

Posko Induk Sekumpul Tunjukkan Lokasi Penginapan Gratis di Google Map
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com