Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Dilaporkan, Mantan Kasat Pol PP Banjarmasin Siap Dipanggil

- Apahabar.com Kamis, 2 Juli 2020 - 16:40 WIB

Dilaporkan, Mantan Kasat Pol PP Banjarmasin Siap Dipanggil

Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik resmi dilaporkan ke Polda Kalsel, Senin (22/6).

Pelapor adalah beberapa pengusaha advertising yang kecewa dengan pembongkaran reklame di Jalan Ahmad Yani pada Jumat (19/6) lalu.

Ketika ditemui media, Ichwan mengakui hingga sekarang belum dikontak langsung oleh penyidik Polda Kalsel.

Penyidik, menurut Ichwan sedang mengumpulkan keterangan sanksi lain seperti pelapor hingga instansi yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Intansi ini yaitu Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banjarmasin.

“Masih mengumpulkan bahan jadi saya terakhir yang dipanggil, itu informasi yang kita dapat dari kawan-kawan yang sudah dipanggil,” ujarnya.

Ichwan kembali menegaskan bahwa siap kapanpun apabila dipanggil penyidik Polda Kalsel.

Dia tidak pergi kemanapun ketika sudah dilaporkan pengusaha advertising.

Sebab sesuai komitmen, Satpol PP sebagai eksekutor serta pelaksana membongkar reklame telah sesuai Undang Undang (UU) Nomor 23 yang berlaku.

“Yang memerintahkan penertiban adalah UU. Bukan saya, jadi saya siap aja kok,” ucapnya.

Lebih lanjut, dalam payung hukum tersebut Satpol PP di sini hanya menegakan Peraturan Daerah (Perda) dan Perwali.

Dan reklame jenis bando ini melanggar Perda Nomor 16 Tahun 2014 tentang penyelenggara reklame.

Di sana mereka wajib menurunkan, apabila reklamenya tidak memiliki izin serta habis masa berlakunya.

“1000 persen yakin tindakan saya benar karena kita memiliki Surat Keputusan (SK) sebagai pejabat resmi di Satpol,” tegasnya.

Di sisi lain, Ichwan mengungkapkan sudah tiga kali dilaporkan pengusaha hingga warga ketika menduduki jabatan Satpol PP Banjarmasin.

Perihal laporan adalah karena pembongkaran dan perusakan.

“Kinerja Satpol PP perusakan. Jika itu masuk pidana maka semua Kepala Satpol se-Indonesia masuk penjara,” tuturnya.

Editor: Aprianoor

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Rumah Nenek Sebatang Kara Selesai Dibedah, Kapolres Tapin Serahkan Kunci
apahabar.com

Kalsel

HUT Ke-75 TNI, Kodim 1007/Banjarmasin Dapat Kejutan dari Polresta Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Cegah Sebaran Covid-19, Polsek Rantau Badauh Rutin Gelar Ops Yustisi
apahabar.com

Kalsel

Ketatnya Pengamanan Pelantikan DPRD Kalsel: Anjing Pelacak hingga Pendeteksi Logam
apahabar.com

Kalsel

2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Masyarakat Kalsel yang Rumahnya Roboh Ingin Ketemu Jokowi
apahabar.com

Kalsel

Kasus Curanmor Banjarmasin, Motor Wakar Losmen Swarga Raib
apahabar.com

Kalsel

Sambangi Kantor apahabar.com, Calon Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda Disuguhkan Kuliner Pisang Korea
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com