7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin

Dilarang Jabat Tangan, Inilah Protokol Salat Idul Adha Versi Kemenag

- Apahabar.com Kamis, 2 Juli 2020 - 16:23 WIB

Dilarang Jabat Tangan, Inilah Protokol Salat Idul Adha Versi Kemenag

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banjar, Najwan Noor. Foto- apahabar.com/hendra

apahabar.com, MARTAPURA – Salat Idul Adha 1441 Hijriah di tengah pandemi harus menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan Surat Edaran nomor 18 tahun 2020 tentang penyembelihan hewan kurban dan salat Idul Adha menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banjar, Najwan Noor mengatakan tempat penyelenggaraan kegiatan salat Idul Adha dapat dilaksanakan di semua daerah dengan tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

“Kecuali pada tempat-tempat yang dianggap masih belum aman Covid-19 oleh Pemerintah Daerah atau Gugus Tugas,” ujar Kepala Kemenag Banjar saat video konferensi pers bersama Gugus Tugas Kabupaten Banjar, Kamis (2/7).

“Penyelenggaraan salat Idul Adha tahun dibolehkan untuk dilakukan di lapangan, masjid, atau ruangan dengan memenuhi beberapa persyaratan,” sambungnya membacakan surat edaran.

Berikut 9 protokol melaksanakan salat Idul Adha di tengah pandemi Covid-19 sebagai berikut:

1. Menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol
kesehatan di area tempat pelaksanaan.

2. Melakukan pembersihan dan desinfeksi di area tempat pelaksanaan.

3. Membatasi jumlah pintu atau jalur keluar masuk tempat pelaksanaan guna
memudahkan penerapan dan pengawasan protokol Kesehatan.

4. Menyediakan fasilitas cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer di pintu
atau jalur masuk dan keluar.

5. Menyediakan alat pengecekan suhu di jalur masuk. Jika ditemukan jemaah
dengan suhu >37,5 dengan 2 kali pemeriksaan jarak 5 menit, tidak
diperkenankan memasuki area tempat pelaksanaan.

6. Menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus minimal
jarak 1 meter.

7. Mempersingkat pelaksanaan salat dan khutbah Idul Adha tanpa mengurangi
ketentuan syarat dan rukunnya.

8. Tidak mewadahi sumbangan sedekah jemaah dengan cara menjalankan
kotak, karena berpindah-pindah tangan rawan terhadap penularan penyakit.

9. Penyelenggara memberikan himbauan kepada masyarakat tentang protokol
kesehatan pelaksanaan shalat Idul Adha yang meliputi:

– Jemaah dalam kondisi sehat
– Membawa sajadah/alas shalat masing-masing
– Menggunakan masker sejak keluar rumah dan selama berada di areatempat pelaksanaan
– Menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan menggunakansabun atau lnnd sanitizeri.
– Menghindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan
– Menjaga jarak antar jemaah minimal 1 (satu) meter
– Mengimbau untuk tidak mengikuti salat Idul Adha bagi anak-anak dan warga lanjut usia yang rentan tertular penyakit, serta orang dengan sakit bawaan yang berisiko tinggi terhadap Covid-19.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: Hendra Lianor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Upayakan Keamanan Sistem Jaringan di Haul Sekumpul, PLN: Masyarakat dan Relawan Harap Lapor
apahabar.com

Hikmah

Patah Hati? Simak 5 Ayat Alquran yang Bisa Jadi Penawar
apahabar.com

Ceramah

Mengendalikan Perasaan Cinta dan Benci pada Manusia
apahabar.com

Religi

Tangannya Dicium Habib Mundzir, Preman Langsung Bertobat
apahabar.com

Habar

Pinta Tunda Tatap Muka di Pesantren, KPAI: Pemerintah Jangan Terburu-buru
apahabar.com

Habar

Gelar Munas ke-10, Berikut Kandidat Ketua Umum MUI
apahabar.com

Habar

Arab Saudi Rekrut 531 Pengawas Ibadah Umrah
apahabar.com

Habar

MUI Kalsel Imbau Jemaah Seluruh Masjid Salat Ghaib untuk Ustaz Arifin Ilham
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com