Jadwal Penumpang Banjarmasin Tujuan Bali Transit di Surabaya Berubah, Begini Respons Lion Air Mulai Berlaku, Syarat Wajib PCR Bikin Warga Kalsel Terbang ke Bali Berpikir Dua Kali Pembacok Jurkani di Tanbu Juga Rampas Barang Pribadi, Pelaku Disebut Berhalusinasi Jasad Wanita Muda Banjarmasin dengan Luka Tusuk di Dada Itu Ternyata… Sosok Pembacok Advokat Jurkani di Tanah Bumbu, dan Detik-Detik Penganiayaan

Disbunnak Kalsel Jamin Ketersediaan Daging Jelang Idul Adha

- Apahabar.com     Rabu, 1 Juli 2020 - 15:30 WITA

Disbunnak Kalsel Jamin Ketersediaan Daging Jelang Idul Adha

Kepala Disbunnak Kalsel, Suparmi. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARBARU – Jelang ibadah kurban hari raya Idul Adha 1441 H, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalimantan Selatan menjamin ketersediaan stok hewan ternak.

“Stok daging ayam dan sapi untuk kebutuhan masyarakat di Kalsel dipastikan cukup,” ucap Kepala Disbunnak Kalsel, Suparmi kepada apahabar.com di ruang kerjanya, Rabu (1/7) siang.

Perkiraan kebutuhan sapi ternak tahun ini sebanyak 10.135 ekor, sedangkan ketersediaan sapi sebanyak 10.643 ekor. Artinya terjadi surplus sebanyak 508 ekor sapi.

Sementara, untuk daging ayam ras dibutuhkan sebanyak 4.203 kilogram dan ketersediaan sebanyak 6.500 kilogram. Atau ada surplus sebanyak 2.297 kilogram

“Meningkat dari tahun lalu,” lanjut dia.

Untuk pemenuhan, daging sapi disuplai dari lokal dan luar Kalsel. Dari lokal, Kalsel menyediakan sebanyak 7.958 ekor. Sisanya didatangkan dari Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Selatan dan Jawa Timur sebanyak 2.685 ekor.

Meminjam data Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar), harga komoditi sapi relatif stabil sedangkan ayam ras diprediksi menurun. Untuk harga sapi di tingkat produsen berkisar Rp50 ribu per kilogram sementara di tingkat konsumen senilai Rp130 ribu.

Sedangkan, harga ayam ras berkisar Rp29.500 di tingkat produsen dan di tingkat konsumen setara 35-45 ribu. Harga ini diprediksi terjadi penurunan lagi.

“Pemprov melalui petugas Pelayanan Informasi Pasar (PIP) yang ada di kabupaten/kota selalu melakukan pemantauan perkembangan harga komoditas peternakan setiap hari,” jelasnya

Untuk mengatasi lonjakan harga, Disbunnak melakukan pengendalian melalui koordinasi dengan Dinas Perdagangan dan Satgas Pangan.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: Musnita Sari - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Covid-19 Hambat Realisasi Investasi di Kalsel
Banjarmasin

Banjarmasin

Pasien Isolasi Mandiri di Pemurus Baru Meninggal, Kadinkes Banjarmasin: Tanggung Jawab Keluarga
apahabar.com

Kalsel

Tiga Perwira Polres Balangan Dirotasi
apahabar.com

Kalsel

Dampak Pelebaran Jalan Trans Kalimantan, PKL Handil Bakti Harus Berkemas Mulai Maret

Kalsel

20 Personel Brimob Kawal Kontingen Kalsel di PON XX Papua
apahabar.com

Kalsel

Persiapan Arus Mudik dan Balik Lebaran, Ditlantas Polda Kalsel Survei Jalur Darat
apahabar.com

Kalsel

Resahkan HSU, Garong yang Sering Nyelonong ke Kelambu Ditangkap
apahabar.com

Kalsel

Tahun ini, Kalsel Serap 4.630 CPNS Guru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com