ga('send', 'pageview');
Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI




Home Kalsel

Jumat, 10 Juli 2020 - 14:52 WIB

Diskotik Dilarang, Banjarmasin Bolehkan THM Lain Beroperasi

Reporter: Bahaudin Qusairi - apahabar.com

Ilustrasi. Foto-dok

Ilustrasi. Foto-dok

apahabar.com, BANJARMASIN – Seluruh diskotik dilarang untuk beroperasi selama Banjarmasin masih berstatus zona merah penularan virus Corona.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel per 9 Juli 2020, warga yang terjangkit mencapai 3.926 orang, dalam perawatan 2.555 orang, sembuh 1.162 orang dan meninggal 209 orang.

Khusus untuk Banjarmasin, ibu kota Kalsel itu menjadi penyumbang kasus tertinggi dengan 1.592 kasus positif, 1.134 pasien dalam perawatan, 330 pasien sembuh dan 128 meninggal dunia.

Bahkan, informasi terbaru WHO, organisasi kesehatan dunia, menemukan bukti bahwa virus SARS-CoV-2 itu dapat menular di udara lewat aerosol atau percikan pernapasan.

Tempat tertutup yang bisa menjadi tempat penularan Covid-19 di udara antara lain restoran, klub malam, tempat ibadah, tempat kerja, atau tempat-tempat lain di mana orang berteriak, berbicara, dan bernyanyi.

“Teori menunjukkan bahwa sejumlah droplet pernapasan dapat menghasilkan aerosol. Ini terjadi saat menguap, bernapas normal, dan saat berbicara,” kata WHO dalam keterangan resminya.

Nah, di Banjarmasin, Pemkot setempat baru tadi mengeluarkan pernyataan resmi untuk melarang seluruh diskotik beroperasi, namun tidak untuk tempat hiburan malam (THM).

Baca juga :  Bantu Bayi Aisyah, Klub Otomotif di Batola Kembali Galang Dana

Pemkot memandang diskotik menjadi THM yang paling sulit untuk diawasi.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdako Banjarmasin, Doyo Pujadi mengatakan tak ada yang bisa menjamin diskotik bisa diawasi dan dipantau agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan virus Corona.

“Diskotik notabenenya adalah mobilitas pengunjung. Di sana juga gelap. Secara nyata tak sanggup memantau dan menegur pengunjung. Maka kami minta agar tidak membuka kegiatan diskotik,” ujarnya kepada apahabar.com, Jumat (10/07).

Menurut Doyo, beda halnya dengan THM jenis karaoke, ataupun cafe sejenisnya yang mobilitasnya masih kurang dan bisa diawasi kegiatannya. Sehingga mereka diberikan kelonggaran bersyarat.

“Saya tak ada mengatakan boleh atau tidak boleh buka. Dan yang sudah buka kami tidak memaksa untuk menutup atau tidak, tetapi kami hanya menekankan pada prinsip penegakan protokol kesehatan,” ucapnya.

Selain itu yang perlu dicatat, dalam pertemuan antara Pemkot, aparat, dan pengelola THM belum lama tadi, juga dibuat dokumen perjanjian berisi pernyataan pengelola yang bersedia menaati aturan, terkait penerapan protokol kesehatan di tempatnya.

Baca juga :  Sembari Sosialisasikan Perbup Batola, Polsek Tabunganen Bagikan Sembako untuk Warga

“Itu tertuang dalam dokumen atau surat pernyataan mereka bermaterai dan mereka sudah siap mematuhi itu,” beber Doyo.

Apabila di kemudian hari, ditemukan pelanggaran perjanjian tersebut maka Pemkot bakal memberi sanksi tegas dengan menutup tempat hiburan yang telah melanggar perjanjian tersebut.

“Kami akan pantau melalui sidak dan lain sebagainya. Bagi yang melanggar pernyataan, akan kami tindak tegas, karena tidak konsisten dengan pernyataannya. Maka pemerintah kota memohon maaf bahwa THM tersebut harus ditutup,” tegasnya.

Menurut Doyo kebijakan pemberian kelonggaran bagi THM terkecuali diskotik ini merupakan jalan tengah yang mesti diambil. Mengingat, di satu kondisi Banjarmasin masih darurat Covid-19. Di sisi lain ekonomi harus tetap berjalan.

Namun lanjut Doyo bagi pengelola THM yang sadar akan bahaya virus mematikan ini di mana masih menahan diri untuk tetap menutup tempat usahanya, tentunya Pemkot memberikan apresiasi yang tinggi.

“Sedangkan bagi yang belum buka kami Pemkot sangat mengapresiasi itu, dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya karena masih menahan untuk tidak buka,” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Meriah, Ribuan Siswa Rayakan HUT ke-54 Smada Tanpa Kantong Plastik
apahabar.com

Kalsel

Tak Kunjung Sepakat, Warga Kelayan Ngotot Tolak TPS di Depan Mushalla
apahabar.com

Kalsel

MTQ Bukan untuk Dangdutan
apahabar.com

Kalsel

Darurat Covid-19, Komunitas Ojol di Kotabaru Bagikan Masker Gratis
apahabar.com

Kalsel

Curi Gear Box Klotok, Pria Mantuil Dibekuk Polisi
apahabar.com

Kalsel

Hujan Dominasi Prakiraan Cuaca di Kalsel untuk Siang Ini
apahabar.com

Kalsel

Aroyan Bayi Jantung Bocor Butuh Bantuan
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Motor tak Bertuan di Banjarmasin Dikubur
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com