KPK Tangkap Tangan Maliki, Bupati HSU Tunjuk Plt Kadis PUPRP Baru PLN Suplai Listrik untuk Kawasan Food Estate Kalteng Kasus Mutilasi Ibu Muda di Belda Banjarmasin Segera Disidangkan, Jaksa Pastikan Harry Tak Gila Asyik Belanja di Ramayana Banjarmasin, Pelaku Gendam ATM Dingkus Polisi Viral Perkelahian Massal di Siring Banjarmasin: 14 Remaja Diamankan, 1 Bocah SD

Disnakbun Banjar Pastikan Kesehatan Sapi Kurban

- Apahabar.com     Kamis, 30 Juli 2020 - 15:35 WITA

Disnakbun Banjar Pastikan Kesehatan Sapi Kurban

Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Kabupaten Banjar, Dondit Bekti. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 H, Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Kabupaten Banjar memastikan ketersediaan hewan kurban dapat terpenuhi.

Disnakbun Banjar juga memastikan kesehatan sapi. Dalam beberapa pekan ini, pihaknya gencar melakukan pemeriksaan kesehatan di berbagai pengepul sapi.

Untuk ketersediaan, Kepala Disnakbun Kabupaten Banjar, Dondit Bekti mengatakan sedikitnya terdata 1.040 ekor sapi tersebar di 46 titik.

Dari total tersebut, 70 persen sapi lokal atau sapi Bali, dan sisanya non Bali yang disiapkan untuk keperluan kurban.

“Dari 1.040 ekor sapi kurban tersebut, semuanya sudah dilakukan pemeriksaan awal atau pemeriksaan fisik luar (Antemortem) dari dokter hewa dan dapat dipastikan kesehatan hewan kurban secara eksternal semuanya sehat,” ujar Dondit belum lama tadi.

Di masa pandemi ini, lanjut Dondit, berdampak pada penjualan sapi yang menurun. Biasanya ungkap Dondit, dua pekan sebelum Idul Adha, penjualan sudah ludes.”Dua pekan menjelang peringatan Idul Adha tahun ini, penjualan hewan kurban masih di bawah 50 persen,” bebernya.

Dibandingkan 2019, terdata sebanyak 1.090 ekor hewan kurban terdiri dari 1.087 ekor sapi, dan 3 ekor kerbau, ditambah 48 ekor kambing yang dikurbankan.

Hari Raya Qurban tahun ini pelaksanaan penyembelihan harus mengikuti protokol Covid-19. Di antaranya sapi dan panitia kurban dipastikan harus dalam kondisi sehat.

“Kita menjamin kuantitas kesehatan hewan kurban. Disnakbun Banjar bersama Dinas Peternakan provinsi, dan Tim Persatuan Dokter Hewan Indonesia Kalimantan Selatan (PDHI Kalsel) menerjunkan 12 orang dokter spesialis kesehatan hewan serta tim medis,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, ada dua kali pemeriksaan sapi, yakni Antemortem dan Postmortem (pemeriksaan fisik dalam hewan), sebelum dan sesudah dilakukan pemotongan, mulai dari Hari H sampai H+3.

“Sehingga dari segi kesehatan hewan kurban dapat dipastikan tidak ada didapati penyakit yang membahayakan bagi masyarakat yang mengkonsumsinya,” ungkapnya.
Terkait protokol kesehatan, pihaknya telah memberikan imbauan secara tertulis ke panitia kurban dan di tempat-tempat ibadah.

Selain itu, pihaknya memberikan penyuluhan atau tips-tips bagaimana cara memilih hewan ternak yang baik serta sehat untuk hewan kurban.

“Kami yakin semua pengurus telah menerima edaran surat imbauan tersebut,” pungkas Dondit.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: Hendra Lianor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kabupaten Banjar

Pemkab Banjar Adakan Survei Opini Publik Tentang Covid-19

Kabupaten Banjar

Diskominfo Banjar Tambah Fasilitas Komputer untuk Para Awak Media
Cegah Corona, Kota Intan Disemprot Disinfektan

Kabupaten Banjar

Cegah Corona, Kota Intan Disemprot Disinfektan
Hari Ibu

Kabupaten Banjar

Peringati Hari Ibu ke-92, Ini Pesan Ketua PKK Banjar

Dinas PUPR Kalsel

Puluhan Tahun Rusak Parah, Pemkab Banjar Belum Setujui Perbaikan Jalan di Cindai Alus
Bagikan Sembako dan Masker, Dharma Wanita Peduli Masyarakat Kecil

Kabupaten Banjar

Bagikan Sembako dan Masker, Dharma Wanita Peduli Masyarakat Kecil
Musda VI BKPRMI

Kabupaten Banjar

Musda VI BKPRMI, Bupati Banjar: Pengurus Harus Kompeten
Pengedar Sabu

Kabupaten Banjar

Polisi Ciduk Duo Pengedar Sabu di Martapura, IRT Muda Terlibat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com