Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Djoko Tjandra Ditangkap di Malaysia!

- Apahabar.com Kamis, 30 Juli 2020 - 23:04 WIB

Djoko Tjandra Ditangkap di Malaysia!

Djoko Tjandra. Foto-Republika

apahabar.com, JAKARTA – Buronan kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra, ditangkap di Malaysia. Kini, Djoko Tjandra dalam perjalanan dibawa ke Indonesia Kamis (30/7) malam ini.

“Ya,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi soal penangkapan Djoko Tjandra seperti dilansir Republika.co.id.

Argo belum mau memberikan banyak keterangan soal kronologi penangkapan Djoko. “Ya sudah, (polisi) mau ke bandara menjemput ya,” kata Argo sembari mematikan telepon.

Hal itu dibenarkan Kabareskrim Komjen Listyo Sigit yang mengatakan saat ini, Djoko Tjandra akan diterbangkan dari Malaysia.

“Mengarah ke Indonesia. Sudah mau take off dari Malaysia,” ujar Komjen Listyo Sigit Prabowo dikutip dari detikcom.

Senada dengan Argo, Listyo juga belum memberikan lebih lanjut.

Diketahui, Djoko Tjandra, buron BLBI yang juga terpidana kasus cessie Bank Bali sebesar Rp 546 miliar masuk dalam daftar buronan interpol sejak 2009.

Kepala tim pemburu koruptor yang dijabat oleh Wakil Jaksa Agung, Darnomo, menyebutkan bahwa warga Indonesia itu resmi jadi warga Papua Nugini sejak Juni 2012.

Sejak 2009, dia meninggalkan Indonesia. Saat itu sehari sebelum Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan keputusan atas perkaranya, Djoko berhasil terbang ke PNG dengan pesawat carteran.

Di sana Djoko mengubah indentitasnya dengan nama Joe Chan dan memilih berganti kewarganegaraan menjadi penduduk PNG.

Dalam kasusnya, Djoko oleh MA diputus bersalah dan harus dipenjara 2 tahun.

Tak hanya itu, ia juga diwajibkan membayar denda Rp 15 juta serta uangnya di Bank Bali sebesar Rp 546 miliar dirampas untuk Negara. Belakangan, diketahui sosok Djoko diduga lebih banyak berada di Singapura.(Rep/Dtk)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ribuan Pasien di RS Wisma Atlet Dilaporkan Sembuh
apahabar.com

Nasional

Divonis 1,5 Tahun Penjara, Ridho Rhoma Hanya Tinggal Jalani Setengahnya
apahabar.com

Nasional

Komisi I DPR Menyayangkan Adanya Penolakan Kunjungan Menhan Prabowo ke AS
apahabar.com

Nasional

Lebaran di Tengah Pandemi, ke Mana Jokowi Mudik?
apahabar.com

Nasional

Polisi Periksa 6 Orang Terkait Insiden Ratusan Siswa Hanyut di Sungai Sempor
apahabar.com

Nasional

MK Tolak Gugatan Korban PHK Soal Kepesertaan BPJS
apahabar.com

Nasional

KUA Menolak, Nikah Dini Masih Marak
apahabar.com

Nasional

Gempa, Wisatawan Pangandaran Sempat Panik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com