3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Dua Kades di Kotabaru Terseret Rasuah, Bupati Sayed Beri Wejangan

- Apahabar.com Rabu, 29 Juli 2020 - 16:56 WIB

Dua Kades di Kotabaru Terseret Rasuah, Bupati Sayed Beri Wejangan

Bupati Sayed Jafar saat melantik puluhan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Rabu (29/7). Foto-apahabar.com/Masduki

apahabar.com, KOTABARU – Sampai hari ini, sudah dua oknum kepala desa (kades) di Kotabaru terseret perkara korupsi.

Keduanya AR dan BM. Mereka sama-sama menjabat kades di Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar. Sebagaimana diketahui, Kotabaru memiliki ratusan desa.

Lantas, bagaimana tanggapan Bupati Sayed Jafar?

Menyikapi laku lancung itu, Sayed dengan tegas mewanti-wanti para kades lain untuk tak mengikuti jejak hitam keduanya.

“Para kades untuk menjalankan tugas dengan baik, sesuai aturan atau perundangan yang berlaku,” jelasnya dijumpai apahabar.com usai melantik puluhan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Rabu (29/7).

Sayed meminta pengelolaan, dan penggunaan dana desa harus tepat sasaran. Sebab, semua telah diatur dalam regulasi yang jelas.

“Jadi, setiap kegiatan, atau pekerjaan yang menggunakan dana desa harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Semua harus tertib administrasi,” ujarnya.

Untuk menjalankan pemerintahan desa, para kades dan aparat desa lainnya perlu menjalin komunikasi yang harmonis.

“Nah, yang lebih penting itu, antara Kades dan anggota BPD harus bersinergi dalam menjalankan tugas,” pesannya.

Sebagai informasi, Kotabaru sebagai wilayah terluas di Kalimantan Selatan memiliki 202 kades.

Jika AR telah divonis 1,3 tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banjarmasin karena mengutil dana desa untuk membayar kampanye, lain halnya BM.

Saat ini BM masih dalam penyidikan intensif Satreskrim Polres Kotabaru.

“Masih lidik,” ujar Kasat Reskrim AKP Abdul Jalil dikonfirmasi apahabar.com.

Tak hanya keduanya, dari sumber terpercaya media ini di lingkaran kepolisian bahkan masih ada empat nama kades lain dalam bidikan terkait penyelewengan dana desa (DD).

Di Kecamatan Kelumpang Hulu contohnya. Penyidik dari Unit Tipikor Satreskrim telah turun tangan ke salah satu desa setelah mengendus adanya dugaan rasuah dalam pembangunan sarana air bersih yang menggunakan DD tahun anggaran 2019.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Masduki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kota Baru

Tanggap Darurat, PT BKW Dirikan Posko di Lokasi Kebakaran Kotabaru
apahabar.com

Kota Baru

Dua Desa di Kotabaru Lulus Verifikasi Kampung Iklim, DLH Kalsel Beri Pembinaan
apahabar.com

Pemkab Kotabaru

Polisi Kotabaru Bagi-Bagi Nasi Kotak, Respons Tukang Becak Bikin Haru
apahabar.com

Kota Baru

Warga Keterbelakangan Mental di Kotabaru Terima Bantuan dari Kemensos RI
apahabar.com

Kota Baru

Kasus Positif Covid-19 di Kotabaru Bertambah, Sekda Minta Warga Jangan Lengah

Kota Baru

Sah, MoU Kompensasi Tambang PT Sebuku Group Rp 700 Miliar Diteken di Kotabaru
apahabar.com

Pemkab Kotabaru

Kondisi Kesehatan Sempat Menurun, Bupati Kotabaru Dinyatakan Sehat
apahabar.com

Kota Baru

Maknai HUT TNI ke-75, Kodim 1004 Kotabaru Gelar Berbagai Kegiatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com