Ganti Rugi Lahan HSS, Perusahaan Sawit PT SAM Mangkir Saat Mediasi Aglomerasi Banjar Bakula Ditiadakan, Banjarbaru Mulai Sekat Pemudik! Khotbah Tak Boleh Lewat 10 Menit, Tabalong Resmi Larang Takbir Keliling Dinonaktifkan KPK Saat Tangani Kasus Besar, Novel Siapkan Perlawanan  Tegas, Kapolda Kalteng Minta Anak Buahnya Larang Mudik di Kapuas

Dua Kades di Kotabaru Terseret Rasuah, Bupati Sayed Beri Wejangan

- Apahabar.com Rabu, 29 Juli 2020 - 16:56 WIB

Dua Kades di Kotabaru Terseret Rasuah, Bupati Sayed Beri Wejangan

Bupati Sayed Jafar saat melantik puluhan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Rabu (29/7). Foto-apahabar.com/Masduki

apahabar.com, KOTABARU – Sampai hari ini, sudah dua oknum kepala desa (kades) di Kotabaru terseret perkara korupsi.

Keduanya AR dan BM. Mereka sama-sama menjabat kades di Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar. Sebagaimana diketahui, Kotabaru memiliki ratusan desa.

Lantas, bagaimana tanggapan Bupati Sayed Jafar?

Menyikapi laku lancung itu, Sayed dengan tegas mewanti-wanti para kades lain untuk tak mengikuti jejak hitam keduanya.

“Para kades untuk menjalankan tugas dengan baik, sesuai aturan atau perundangan yang berlaku,” jelasnya dijumpai apahabar.com usai melantik puluhan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Rabu (29/7).

Sayed meminta pengelolaan, dan penggunaan dana desa harus tepat sasaran. Sebab, semua telah diatur dalam regulasi yang jelas.

“Jadi, setiap kegiatan, atau pekerjaan yang menggunakan dana desa harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Semua harus tertib administrasi,” ujarnya.

Untuk menjalankan pemerintahan desa, para kades dan aparat desa lainnya perlu menjalin komunikasi yang harmonis.

“Nah, yang lebih penting itu, antara Kades dan anggota BPD harus bersinergi dalam menjalankan tugas,” pesannya.

Sebagai informasi, Kotabaru sebagai wilayah terluas di Kalimantan Selatan memiliki 202 kades.

Jika AR telah divonis 1,3 tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banjarmasin karena mengutil dana desa untuk membayar kampanye, lain halnya BM.

Saat ini BM masih dalam penyidikan intensif Satreskrim Polres Kotabaru.

“Masih lidik,” ujar Kasat Reskrim AKP Abdul Jalil dikonfirmasi apahabar.com.

Tak hanya keduanya, dari sumber terpercaya media ini di lingkaran kepolisian bahkan masih ada empat nama kades lain dalam bidikan terkait penyelewengan dana desa (DD).

Di Kecamatan Kelumpang Hulu contohnya. Penyidik dari Unit Tipikor Satreskrim telah turun tangan ke salah satu desa setelah mengendus adanya dugaan rasuah dalam pembangunan sarana air bersih yang menggunakan DD tahun anggaran 2019.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Masduki - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pemkab Kotabaru

Antisipasi Banjir Terulang, Dinas PUPR Kotabaru Bersihkan Sungai di Baharu
Ponpes

Kota Baru

Ponpes Ibnu Syarif Al Amin Kotabaru Terima APD Bantuan Kemendagri
apahabar.com

Pemkab Kotabaru

Sayed Jafar Launching Logo Hari Jadi ke-70 Kotabaru

Kota Baru

Haul Ditiadakan di Sekumpul, Pecinta Abah Guru di Kotabaru Haulan di Rumah
Vaksin Covid-19

Kota Baru

Hari ini, Vaksin Covid-19 Tahap II Tiba di Kotabaru
apahabar.com

Kota Baru

Dear Pemuda Kotabaru! Kodim 1004 Resmi Buka Pendaftaran Calon Akmil
Disparpora

Pemkab Kotabaru

Bangun Kreativitas di Tengah Pandemi, Disparpora Kotabaru Gelar Lomba Tarian Islami

Kota Baru

Sah! Mulai Hari ini, Said Akhmad Resmi Jabat Plh Bupati Kotabaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com