Hari Tahu Sedunia: Walhi Kalsel Desak Pemerintah Buka-bukaan soal Kontrak Tambang Raksasa Kilang Minyak Rp300 Triliun di Kotabaru Masih Angan-Angan Komandan Macan Kalsel ke Pembunuh Brutal Gambah HST: Serahkan Diri! Keselamatan Dijamin Ribut-Ribut Salah Tangkap Mahasiswa HMI Barabai Berakhir Antiklimaks Tinjau Penataan Sekumpul, Dirjen Cipta Karya Ngomel-Ngomel!

Dulu Bugar, ‘Kai Api’ Kini Ringkih di RS Ansari Saleh

- Apahabar.com     Minggu, 12 Juli 2020 - 00:07 WITA

Dulu Bugar, ‘Kai Api’ Kini Ringkih di RS Ansari Saleh

Muhammad Arysad kini tergoleng lemah akibat penyakit lama yang dideritanya kambuh. Foto kolase-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Siapa yang tak mengenal sosok M Arsyad atau yang lebih dikenal dengan julukan kakek atau ‘Kai Api’.

Terlebih para pengunjung Siring Pierre Tendean, destinasi wisata andalan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Namun tahukah kalian kondisi terkini eks atlet pelari nasional itu?

Kepada apahabar.com, Supian anak Arsyad bilang orang tuanya itu kini tergolek lemah di Rumah Sakit (RS) Ansari Saleh.

Ayahnya, kata dia, sedang dalam masa pemulihan dari penyakit pneumonia dan diabetes.

Saking parahnya, Arsyad terpaksa dirawat dalam ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD Ansyari Saleh Jalan Hasan Basri.

Di ruangan itu, Aryad mendapatkan penanganan khusus.

Ia tidak bisa dibesuk orang lain, bahkan pihak keluarga sekalipun. Hanya ada anak kesembilannya yang berjaga jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Alhamdulillah ayah sudah bisa makan dan berbicara kepada kami dan perawat,” ujar Supian, anak kedelapan Arsyad.

Sepekan sebelum di-ICU, Supian menyampaikan orang tuanya itu masih setia menggeluti dunia hiburan.

Bahkan, kala itu pria yang memiliki 10 orang anak ini sempat membersihkan alat atraksinya di Siring Piere Tendean.

Namun pulang dari sana cuaca yang sedang buruk membuat tubuh Arsyad sempat diguyur hujan.

Sesudahnya, masih kata Supian, barulah penyakit yang telah lama hilang kembali menggerogoti tubuh sang ayah yang memiliki badan berotot itu.

“Sakit tapi dirawat serta dipasang infus di rumah lalu dilepas beliau dan lanjut bersepedaan,” ucap petugas medis di RSUD Ulin Banjarmasin ini.

Setelah dari sana, pria 79 tahun yang kerap memainkan api dalam atraksinya itu mengeluh kedinginan kepada istri dan semua anak anaknya.

Barulah anak yang berkerja di RSUD Ansari Saleh menawarkan ayahnya untuk berada di rumahnya di Jalan Alalak, Banjarmasin Utara.

Setelah berbincang, tak ada penolakan dari sang ayah mendengar keinginan buah hatinya tersebut.

Dalam perawatan, ‘Kai Api” kerap bermain dengan cucu dan mengonsumsi buah-buahan.

Namun kondisi Arsyad terus memburuk hingga pada Kamis lalu (9/7) ia mengalami sesak napas dan dilarikan ke RSUD Ansari Saleh.

Beruntung salah satu anaknya yang setia merawat Arsyad pulang dari dinas di Kalimantan Tengah.

“Ini serangan penyakit yang kedua karena ayah lama tidak sakit seperti ini,” pungkasnya.

Ke depan, ia berharap publik ikut mendoakan kesembuhan untuk pria yang suka memakan pisang dengan minyak tanah itu.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hari Anak Nasional, Dari Perpustakaan Ramah Anak Hingga Hadirkan Perpusling
apahabar.com

Kalsel

Dapat Remisi, 11 Napi di Tabalong Gagal Bebas
apahabar.com

Kalsel

Dukung PSBB Banjarmasin, HMI Kalsel-Teng Salurkan Masker ke Alalak Utara
apahabar.com

Kalsel

Api Mengamuk di Kelayan B, 3 Rumah Terbakar
Uniska

Kalsel

Pemilihan Rektor Uniska Bermasalah, Ketua Yayasan: Sabar Ya!
apahabar.com

Kalsel

Catat! Sanksi bagi Pelanggar Jam Malam Saat PSBB di Banjarmasin
Antigen

Kalsel

Pemalsuan Surat Rapid Test Antigen Mencuat di Banjarmasin, Pelaku Terancam 4 Tahun Penjara
apahabar.com

Kalsel

APK Jokowi-Ma’ruf Dirusak Lagi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com