Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Eijkman: Progres Vaksin Covid-19 Merah Putih Capai 30 Persen

- Apahabar.com Kamis, 16 Juli 2020 - 21:03 WIB

Eijkman: Progres Vaksin Covid-19 Merah Putih Capai 30 Persen

Ilustrasi vaksin Covid-19. Foto-BBC World

apahabar.com, JAKARTA – Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Amin Soebandrio mengatakan progres pengembangan vaksin Merah Putih untuk Covid-19 sudah sekitar 20-30 persen.

“Saat ini kalau dilihat persentasenya mungkin kita baru capai 20-30 persen. Tetapi 20-30 persen itu adalah pondasinya,” kata Amin dalam konferensi pers pada acara Peresmian Pengoperasian Mesin Deteksi Covid-19 Cobas 6800 Fully Automated Molecular System yang ditayangkan secara virtual di Jakarta, Kamis (16/7).

Lembaga Eijkman ditugasi memimpin konsorsium riset untuk membuat dan mengembangkan vaksin buatan Indonesia berdasarkan protein rekombinan. Lembaga Eijkman menargetkan bibit vaksin potensial didapat pada 2021.

Amin menuturkan bahwa pondasi dari pengembangan vaksin tersebut bersifat krusial dan mendasar sehingga jika sudah melewati tahap itu dengan baik maka ke depannya akan lebih mudah.

“Pondasi itu adalah kami menyiapkan protein rekombinan yang nantinya disiapkan di hewan,” tutur Amin.

Amin mengatakan Eijkman sudah mengidentifikasi dari virus yang bersirkulasi di Indonesia sehingga vaksin Merah Putih yang dikembangkan memenuhi persyaratan berdasarkan informasi virus yang ada di Indonesia.

Eijkman sudah melakukan amplifikasi bagian dari virus SARS-CoV-2 yakni protein S dan N yang ditargetkan. “Prosesnya cukup membutuhkan waktu,” ujarnya.

Saat ini, gen tersebut sudah diperbanyak dan saat ini sedang dimasukkan ke dalam sel mamalia. Dari situ akan didapatkan protein rekombinan.

“Kami akan dapatkan protein rekombinan yang nanti akan diuji lebih lanjut apakah dia bisa merangsang respon imun. Awalnya akan diuji pada hewan kecil kemudian hewan yang lebih besar dan jika hasilnya sudah bagus akan kita serahkan ke industri,” ujarnya.

Di tahap akhir, Lembaga Eijkman akan menyerahkan hasil penelitian vaksin berupa bibit vaksin kepada industri.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ketua Forum Kadis Kominfo Bahas Kemitraan dengan JMSI
apahabar.com

Nasional

Presiden Iran ke Jokowi, Siap Kirim Alat Medis
apahabar.com

Nasional

Cuma Tidur Digaji Rp200 Jutaan, Mau?
apahabar.com

Nasional

Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Meninggal Akibat Covid-19
apahabar.com

Nasional

Gempa M 5,7 Guncang Bengkulu, Warga Ketakutan
apahabar.com

Nasional

Rusuh Wamena, Sudah 10 Ribu Warga Minta Diungsikan
apahabar.com

Nasional

Waspadai Populasi Nyamuk di Pancaroba
apahabar.com

Nasional

Said Aqil: Ustaz Arifin Ilham Orang yang Sangat Sederhana
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com