Usai Sahur, 9 Rumah di Pelambuan Banjarmasin Hangus Terbakar! New Toyota Raize Laris Manis di Kalsel, Sepekan Puluhan Unit Dipesan POPULER SEPEKAN: Jasad Dipocong Karung di HST hingga Rapid Tes Penumpang Feri Tanjung Serdang Waspada! Kalsel Bakal Diguyur Hujan Disertai Angin KencangĀ  Pakai Knalpot Brong, Puluhan Unit Sepeda Motor di Banjarmasin Ditilang

Empat Pertanda Kontraksi Palsu Saat Hamil

- Apahabar.com Minggu, 5 Juli 2020 - 06:30 WIB

Empat Pertanda Kontraksi Palsu Saat Hamil

Ilustrasi ibu hamil. Foto-Mikumistock/Shutterstock

apahabar.com, JAKARTA – Kontraksi di masa kehamilan sering kali dianggap sebagai pertanda bahwa ibu hamil akan segera melahirkan.

Padahal, bisa saja kontraksi yang dialami oleh ibu hamil adalah kontraksi palsu atau braxton hicks. Bagaimana cara membedakannya?

Secara definisi, kontraksi sejati adalah kontraksi yang terjadi menjelang persalinan. Sedangkan kontraksi palsu adalah kontraksi rahim yang belum teratur.

“Dan (kontraksi palsu) tidak memicu persalinan,” ujar dokter spesialis kebidanan dan kandungan dari RS Pondok Indah – Puri Indah dr Eric Kasmara SpOG dalam webinar yang diselenggarakan oleh RS Pondok Indah Group seperti dilansir dari Republika.co.id, Sabtu (4/7).

Kontraksi sejati dan kontraksi palsu setidaknya dapat dibedakan dalam empat aspek. Berikut ini adalah keempat perbedaan tersebut seperti diungkapkan oleh Eric.

Waktu kemunculan
Kontraksi sejati biasanya akan muncul di saat usia kehamilan 37 hingga 40 minggu. Kontraksi palsu umumnya timbul di saat usia kehamilan di atas 20 minggu sampai menjelang persalinan.

Frekuensi dan intensitas
Kontraksi sejati muncul secara teratur dengan interval. Misalnya, semula kontraksi hanya terjadi 10 menit sekali. Semakin lama, kontraksi muncul dengan interval yang semakin pendek.

“Kontraksi tidak hilang jika berjalan atau mengubah posisi,” ungkap Eric.

Sebaliknya, kontraksi palsu muncur secara tidak teratur. Kontraksi palsu bisa terjadi sekitar satu sampai dua kali sehari atau lebih, akan tetapi frekuensinya tidak bertambah sering.

“Kontraksi palsu hilang saat ibu hamil beristirahat,” jelas dr Eric.

Durasi
Kontraksi sejati umumnya memiliki durasi 30-60 detik. Durasi ini bisa menjadi 75 detik bila sudah menjelang waktu persalinan.

Pada kontraksi palsu, kontraksi biasanya terjadi dengan durasi sekitar 20 detik. Akan tetapi, kadang durasi kontraksi palsu bisa berlangsung hingga dua menit atau lebih.

Rasa nyeri
Ibu hamil yang mengalami kontraksi sejati biasanya akan merasakan perut yang mulas. Rasa mulas ini disertai dengan rasa nyeri di bagian pinggang sampai ke perut bagian bawah. Kondisi ini juga bisa disertai dengan keluarnya lendir kental bercampur darah dari vagina atau dikenal dengan bloody show.

“Bila ibu hamil ada bloody show, biasanya sudah siap-siap ke rumah sakit,” kata Eric.

Bila mengalami kontraksi palsu, ibu hamil juga akan merasakan mulas pada perutnya. Akan tetapi, rasa mulas ini tidak disertai dengan rasa nyeri.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Mulai Agustus Ini, Toshiba Resmi Mundur dari Bisnis Laptop
apahabar.com

Gaya

Ternyata Buah Semangka Berkhasiat untuk Kecantikan Kulit dan Rambut
apahabar.com

Gaya

7 Makanan yang Harus Dihindari untuk Cegah Perut Buncit
apahabar.com

Gaya

Waspada! Minuman Manis Beresiko Penyakit Ginjal
apahabar.com

Gaya

5 Penyakit Ini Rentan Menyerang di Musim Kemarau
apahabar.com

Gaya

Motorola Edge Lite Diperkirakan Diluncurkan 7 Juli, Begini Kehebatannya
apahabar.com

Gaya

Toyota Luncurkan Layanan Virtual Service Mobil Halobeng
Nathalie Holscher

Gaya

Bersama Andre Taulany di Tema Indonesia, Sule Buka Alasan Cintai Nathalie Holscher
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com