Ansharuddin Curhat, Eh Wabup Balangan Maradang INNALILLAHI, Anggota TNI Ditemukan Membusuk di Indekos Banjarmasin Kesbangpol dan KPU Jamin Hak 8.620 Pemilih Difabel di Kalsel Terpenuhi Tabir Kematian 2 Bocah di Benawa HST, Korban Dipocong Hidup-Hidup oleh Ibu Kandung Pembunuhan Wakar di Kelayan B Sudah Direncanakan, Pelaku Khilaf karena Luka Lama

Esok Tahun Ajaran Baru, Siswa Kuatir Belajar dari Rumah

- Apahabar.com Minggu, 12 Juli 2020 - 19:13 WIB

Esok Tahun Ajaran Baru, Siswa Kuatir Belajar dari Rumah

Ilustrasi belajar di rumah. Foto-Zulfikar

apahabar.com, JAKARTA – Tahun ajaran baru 2020/2021 dimulai hari ini, Senin (13/7). Hanya sekolah di daerah zona hijau yang boleh buka, sementara daerah yang belum aman, metode belajar di rumah jadi alternatif.

Mungkin banyak siswa kuatir memulai tahun ajaran baru dengan belajar dari rumah. Alasannya takut tidak mengerti materi pelajaran karena pembelajaran dilakukan secara daring.

Salah satu siswa SMP negeri di Jakarta bernama Morin (13) mengaku punya kekhawatiran saat memulai tahun ajaran baru dengan belajar dari rumah. Dia takut tidak mengerti materi pelajaran karena pembelajaran dilakukan secara daring.

“Ada sih. Soalnya kan ini nanti kelas VIII ya. Jadi kan mulai materi baru. Jadi takutnya kurang ngerti saja gitu gara-gara nggak dijelasin sama guru,” kata Morin saat dihubungi.

Morin merasa ada perbedaan intensitas belajar saat di sekolah dan di rumah. Ketika belajar daring, Morin menyebut kadang ada guru yang jarang memberi tugas.

“Kalau pas lagi dikasih tugas sama guru, itu kan guru jadi lebih ngejelasinnya sedikit. Jadinya kadang suka keteteran sendiri. Terus jadinya harus cari-cari di Google lagi. Terus kadang gurunya..kan setiap 1 minggu dikasih soal itu kira-kira ada beberapa soal gitu. Nah tapi sekarang gurunya itu 3 minggu nggak ngaasih soal. Jadi kadang kayak dibiarin aja gitu muridnya di rumah nggak dikasih tugas,” ucap Morin.

Ada pula cerita dari Yohanes (16), siswa kelas XI di salah satu SMA swasta di Bekasi. Masalah teknologi terkadang jadi hambatan saat belajar dari rumah.

“Kalau saya sih nggak tahu kenapa tapi memang lebih susah belajar dari rumah. Salah satu yang paling susah itu adalah pembagian informasi dan materi. Kadang-kadang ada guru-guru yang nggak jago teknologi gitu, kesusahan ngasih materinya dan pakai itu… kalau di sekeolah saya kita pakai google meet untuk pertemuan kelasnya. Banyak guru yang nggak ngerti bagaiamana cara presentasi di situ, bagaimana cara share file di situ,” kata Yohanes saat dihubungi.

Siswa lain bernama Khairunisa (17) merasa khawatir tak memahami materi yang diajarkan saat belajar dari rumah. Apalagi, kini dia duduk di bangku kelas XII.

“Ada banget sih. Apalagi kan naik kelas 12 nih ya. Terus pasti bakalan banyak try out try out. Yang pasti dari online tuh kayak kita juga bakalan nggak ngerti gitu loh. Harus dari guru yang nerangin sih walaupun kita bisa otodidak juga tapi kayak peran guru juga berpengaruh sama murid-muridnya, buat aku sih gitu,” kata Khairunisa.

Rindu Sekolah

Tak dipungkiri, para siswa juga merindukan suasana sekolah yang tentu saja tidak bisa ditemukan di rumah. Mereka juga kangen dengan teman-teman yang biasanya bisa ditemui setiap hari.

“Aku sih lebih kangen ketemu teman-teman di dalam kelas. Itu sih paling dikangenin. Karena kan nanti mungkin ada guru nggak masuk pasti ada temanku yang tidur di kelas, ada yang ambis, ada yang mungkin main TikTok atau gimana pun,” cerita Khairunisa.

“Kayak itu yang mengisi kekosongan di kelas itu. Jadi gimana cara teman-teman buat ramein kelas tadi saat nggak ada guru. Itu yang dikangenin,” kenangnya.

Sementara itu, Yohanes mengaku rindu kantin sekolah. “Kantin sekolah sih menurut saya. Kalau di sana kan makanannya enak, kantin ada banyak pilihan, ada enak-enaklah. Ya di sini makanannya sama-sama terus, di rumah kan soalnya,” ujar Yohanes. (dtk)

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Diberi Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah Negara
apahabar.com

Nasional

Menteri Kesehatan Ingatkan Para Santri Jaga Kesehatan

Nasional

Lubang Tambang di Kaltim Makan Korban Lagi: Gubernur Prihatin, Jatam Meradang
apahabar.com

Nasional

“Seandainya Semua Orang Paham Kesetaraan Gender”
apahabar.com

Nasional

Ini Cara Mengukur Indeks Personal ASN
apahabar.com

Nasional

Menhan: Diplomasi Pertahanan Bagian dari Strategi Negara
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Dorong Penguatan Kemitraan ASEAN-Selandia Baru di Pasifik
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 9.771 Positif, Sembuh Jadi 1.391 Orang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com