Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Facebook Akui Kesulitan Hapus Video Misinformasi Covid-19, Kok Bisa?

- Apahabar.com Kamis, 30 Juli 2020 - 09:00 WIB

Facebook Akui Kesulitan Hapus Video Misinformasi Covid-19, Kok Bisa?

Ilustrasi Facebook. Foto-Reuters

apahabar.com, JAKARTA – Facebook mengatakan perlu waktu lebih lama untuk menghapus video misinformasi yang viral di platform-nya.

Raksasa media sosial itu mengatakan penghapusan video “memakan waktu lebih lama dari yang diharapkan,” dikutip dari The Verge, Rabu (29/7).

Sebelum Facebook mengambil tindakan penghapusan, dilaporkan terdapat video yang menampilkan para non-ahli menolak memakai masker sambil menggembar-gemborkan cara untuk menyembuhkan virus yang belum diverifikasi.

Video tersebut dibagikan secara luas puluhan juta kali, termasuk oleh presiden AS Donald Trump dan putranya di Twitter.

Setelah video tersebut menjadi viral, Facebook dan jejaring sosial lainnya, termasuk Twitter dan Youtube, menghapus video tersebut dan mulai mencoba membatasi penyebarannya.

“Kami telah menghapus video ini karena membuat klaim palsu tentang penyembuhan dan pencegahan untuk COVID-19. Orang yang bereaksi, mengomentari, atau berbagi video ini, akan melihat pesan yang mengarahkan mereka ke informasi resmi dari otoritas tentang virus corona,” kata juru bicara Facebook.

“Kami membutuhkan beberapa jam untuk penghapusan video dan kami melakukan peninjauan untuk memahami mengapa ini membutuhkan waktu lebih lama dari yang seharusnya,” juru bicara tersebut melanjutkan.

Facebook mengatakan telah menghapus lebih dari 7 juta konten yang menyesatkan atau berisi informasi yang salah terkait virus corona selama bulan April hingga Juni.(Ant)

Editor: Aprianoor

Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Google-Apple Berkolaborasi Buat Pelacak Penyebaran Covid-19, Jangkau 1/3 Warga Dunia

Gaya

Google-Apple Berkolaborasi Buat Pelacak Penyebaran Covid-19, Jangkau 1/3 Warga Dunia
apahabar.com

Gaya

Berikut Tren Penelusuran di Google Saat Pandemik Covid-19
apahabar.com

Gaya

Pria Juga Perlu Periksa Payudara Sendiri
apahabar.com

Gaya

Siasat Auto2000 Banjamasin Jual Toyota Corolla Cross di Tengah Pandemi
apahabar.com

Gaya

Cara Agar Tidak Kaki Lecet Pakai Sepatu Baru
apahabar.com

Gaya

Tips Aman Melindungi Data Pribadi Saat Transaksi Digital
apahabar.com

Gaya

Ketika Getuk, Lupis dan Si Hijau Kokoleh dalam Satu Piring
apahabar.com

Gaya

Demam Sepeda Lipat di Banjarmasin, Intip Kualitas Produk Lokal Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com