ga('send', 'pageview');
Nih, Hasil Swab Wali Kota Banjarmasin Usai Bertemu Nadjmi Adhani Duh, Mobil Patwal Bupati HSU Tabrak Tiang Listrik di Kandangan Terungkap, Ciri Tengkorak dalam Karung di Kurau Tanah Laut! Warga Pelaihari Geger, Jasad Perempuan dalam Karung di Kurau Pindah ke RS Ulin, Intip Kondisi Terbaru Wali Kota Banjarbaru




Home Ekbis

Kamis, 30 Juli 2020 - 18:29 WIB

Fed Beri Sinyal Tetap Longgarkan Kebijakan, Rupiah Ditutup Melemah

Uploader - apahabar.com

Ilustrasi - Uang rupiah dan dolar AS. Foto-Antara/Rivan Awal Lingga/ama

Ilustrasi - Uang rupiah dan dolar AS. Foto-Antara/Rivan Awal Lingga/ama

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah, yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (30/7) sore, ditutup terkoreksi usai bank sentral AS The Fed memberi sinyal akan mempertahankan kebijakan moneter yang longgar.

Rupiah ditutup melemah 57 poin atau 0,4 persen menjadi Rp 14.600 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.543 per dolar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan Fed yang mengindikasikan akan mempertahankan kebijakan ultra longgar dalam waktu yang cukup lama akibat pandemi Covid-19, dianggap wajar oleh pelaku pasar.

The Fed sendiri memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 0-0,25 persen pada Kamis dini hari.

Baca juga :  Kekhawatiran Penularan Covid-19 Meningkat, Picu Rupiah Melemah

“Artinya, kebijakan tersebut akan ditahan cukup lama, mengingat perekonomian AS masih jauh dari kata bangkit. The Fed melihat perekonomian sudah mulai pulih, tetapi masih sangat jauh dari level sebelum virus corona menyerang dunia,” ujar Ibrahim di Jakarta, Kamis .

Pelaku pasar juga sedikit berhati-hari berinvestasi ke negara pasar berkembang menjelang rilis data produk domestik bruto (PDB) AS yang akan menunjukkan seberapa dalam resesi yang akan dialami oleh AS, sehingga berpengaruh terhadap fluktuasi mata uang di pasar.

Baca juga :  BNI Perkuat Pembiayaan Dolar di New York

Pasar pun terus mengamati pertengkaran politik antara partai Republik dan Partai Demokrat atas paket penyelamatan fiskal AS yang disodorkan oleh Pemerintah AS.

Rupiah pada Kamis pagi dibuka menguat di posisi Rp 14.455 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp 14.455 per dolar AS hingga Rp 14.633 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp 14.653 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 14.570 per dolar AS.(Ant)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Efek Corona, Harga Bawang di Banjarmasin Masih Melejit
apahabar.com

Ekbis

Bongkar Mafia Migas, Ahok: Ada Oknum di Dalam
apahabar.com

Ekbis

BI: Bandara Internasional Syamsudin Noor Buka Peluang Bisnis Baru
apahabar.com

Ekbis

Omnibus Law, Jubir Jokowi Pede Kerek Ekonomi ke 6%
apahabar.com

Ekbis

Dibayangi Pandemi Covid-19, Rupiah Awal Pekan Melemah
apahabar.com

Ekbis

Target Apple di Awal Tahun Meleset, Harga Jual Menjadi Masalahnya
apahabar.com

Ekbis

Tekan Inflasi, Kalsel Perlu Pacu Produksi Sejumlah Komoditas
apahabar.com

Ekbis

Program Akhir Tahun, Tawarkan Honda New Brio DP Rp 1 Juta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com