ga('send', 'pageview');
Breaking News! Kabar Duka, Kadisdik Banjar Maidi Armansyah Meninggal Dunia Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan




Home Sport

Jumat, 10 Juli 2020 - 11:11 WIB

FIFA Ingin VAR Seragam Diterapkan Seluruh Dunia, Termasuk Indonesia

Redaksi - apahabar.com

Wasit Chris Kavanagh meninjau tayangan ulang VAR saat Arsenal vs Leicester City di Stadion Emirates, Selasa (7/7) waktu setempat. Foto-Antara

Wasit Chris Kavanagh meninjau tayangan ulang VAR saat Arsenal vs Leicester City di Stadion Emirates, Selasa (7/7) waktu setempat. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – FIFA ingin menyeragamkan penerapan video assistant referre (VAR) di semua kompetisi sepak bola di seluruh dunia.

Meski sebagian negara belum menggunakan video assistant referre (VAR), termasuk Liga 1 di Indonesia, namun kelak penerapanannya mengikuti aturan yang berlaku seragam.

Keinginan FIFA itu disuarakan setelah mengambil alih tanggung jawab langsung atas sistem tersebut.

Badan penyusun aturan sepak bola, IFAB, baru-baru ini mengajukan kekhawatiran terkait penerapan VAR dalam dua tahun terakhir percobaan implementasi teknologi tersebut.

FIFA kini mengambil alih peran membantu operator-operator berbagai kompetisi terkait penerapan VAR semenjak 1 Juli.

Langkah itu menurut Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Colina, sebagai sebuah transisi natural.

“IFAB merupakan organisasi yang bertugas mengatur aturan sepak bola, termasuk VAR dan protokol serta regulasinya. Ketika aturan sepak bola terbentuk, maka tugas IFAB berakhir,” katanya dilansir Reuters.

“Setelah itu menjadi tugas FIFA untuk membina wasit di seluruh dunia membantu asosiasi-asosiasi anggota,” ujar mantan wasit asal Italia itu menambahkan.

Selama ini ada sejumlah variasi penerapan VAR di berbagai kompetisi dan liga-liga domestik, tetapi menurut Colina seharusnya ada penerapan yang seragam.

Baca juga :  Atalanta vs PSG di Liga Champions: Diprediksi Hujan Gol

“Tanggung jawab FIFA lainnya adalah memastikan aturan sepak bola diterapkan secara sama di seluruh dunia, tidak boleh ada perbedaan di tiap-tiap benua atau negara,” ujarnya.

“Sudah jadi tanggung jawab kami untuk memastikan sepak bola dimainkan dengan cara yang sama di seluruh dunia,” lanjutnya.

“Bisa anda bayangkan jika kompetisi internasional dimainkan oleh tim-tim yang punya pemaknaan berbeda terkait aturan sepak bola di kompetisi domestiknya? Maka menerapkan VAR secara seragam di seluruh dunia adalah sebuah keniscayaan,” beber Colina panjang lebar.

Di Liga Premier Inggris misalnya, VAR tidak digunakan untuk menghukum kiper yang meninggalkan garisnya lebih awal dalam situasi tendangan penalti, kendati itu tertulis dalam aturan sepak bola berlaku.

“Jika itu tertulis di dalam aturan sepak bola, itu seharusnya berlaku di mana pun, jika tidak bisa anda bayangkan betapa kagetnya seorang pemain dihukum dalam laga internasional atas sesuatu yang dibiarkan di kompetisi domestiknya?” pungkas Collina.

Baca juga :  Hebat, 3 Atlet RDP Banjarmasin ke Final Kejurnas Dance Sport Virtual 2020

Kapan VAR di Indonesia?

PSSI sempat mengutarakan sedang mematangkan penggunaan VAR untuk pertandingan sepakbola di Indonesia. Namun tidak diketahui kapan pastinya.

“Untuk VAR sekarang sedang kita matangkan, terutama para wasit yang harus mengawakinya,” kata Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan beberapa waktu lalu.

“Rencananya tahun ini akan kita maksimalkan, dan tahun depan mudah-mudahan sudah bisa kita terapkan di beberapa pertandingan di Indonesia,” sambung pria yang kerap disapa Iwan Bule ini.

Diketahui bersama, saat ini PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 sedang mengkaji dari sisi anggaran dan infrastruktur terkait penggunaan VAR.

Anggota Komite Eksekutif (Exco), Yunus Nusi, mengakui bahwa pengadaan VAR sangat mahal. Namun dia belum bisa menyebut kisaran angkanya.

“Yang pasti mahal. Saya belum tahu pasti. VAR nanti juga situasional, mau semua pertandingan ada atau setiap wilayah ada supaya VAR bisa dibawa setiap ada pertandingan,” timpal Yunus.(ant/dtc)

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Atlet Indonesia Rebut Podium Tiga Kejuaraan Dunia Jetski 2019
apahabar.com

Sport

Hempaskan MU, Liverpool Kembali ke Puncak
apahabar.com

Sport

Lee Chong Wei Punya Obsesi, Apa Itu?
apahabar.com

Sport

Luar Biasa, Tengok Gaji Ronaldo di Serie A
apahabar.com

Sport

Alasan Pelatih Kiper Barito Tak Bawa Yoo Jae Hoon Hadapi PSIS
apahabar.com

Sport

Hari Ini, 8 Duta Indonesia Berjuang ke Perempat Final All England
apahabar.com

Sport

Holyfield Siap Hadapi Mike Tyson
apahab

Sport

Bungkam Napoli, Juventus Makin Dekat Scudetto
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com