ga('send', 'pageview');
Breaking News! Kabar Duka, Kadisdik Banjar Maidi Armansyah Meninggal Dunia Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan




Home Sport

Senin, 13 Juli 2020 - 20:19 WIB

Flashback Ligina I 94/95, Cerita Frans Ketika Barito Sukses ke Senayan

Reporter: Riyad Dafhi R - apahabar.com

Skuat Barito Putera saat berlaga di Senayan pada Ligina I 1994/95. Foto-baritoputera.co.id

Skuat Barito Putera saat berlaga di Senayan pada Ligina I 1994/95. Foto-baritoputera.co.id

apahabar.com, BANJARMASIN – Legenda hidup Barito Putera, Frans Sinatra Huwae kembali membuka kembali lembaran memori sukses Laskar Antasari melangkah ke Senayan pada Ligina I 1994/1995, Juli 25 tahun silam.

Kunci Barito untuk lolos salah satunya yakni mengalahkan PSM Makassar, sebelum berlaga di Gelora Senayan (kini, Stadion Gelora Utama Bung Karno), Jakarta.

Frans, sang kapten saat itu, mengakui bahwa PSM adalah rival berat. Namun sudah paham seperti apa karakter bermain mereka.

Apalagi jadwal pertandingan begitu padat dan harus mengejar poin untuk memastikan lolos ke babak delapan besar.

Untungnya, kontra PSM Makassar yang digelar di akhir putaran kedua grup Timur ditunda dan digelar di tempat netral.

“Kebetulan laga lawan PSM ditunda dan dipindah ke Gresik biar netral, segala cara kita lakukan, namanya juga mau lolos. Meski PSM ciri khasnya main keras, untungnya waktu itu anak-anak sabar, bertahan, tidak terpancing emosi, itu yang membawa kita lolos ke Jakarta waktu itu,” kisah Frans di laman resmi klub, Senin (13/2).

Baca juga :  Ketua KONI Kalteng Ingatkan Kesehatan Atlet Jelang PON

Saat itu Barito akhirnya mengemas satu tiket ke Senayan, berkat kemenangan 2-1 dari PSM.

“Lucunya setelah kita lolos delapan besar dan sampai Jakarta, semua pemain ke Blok M, kita cukur rambut semuanya, sebagai tanda syukur lah,” kenang Frans lagi.

Frans mengaku beruntung. Tempat menginap yang disediakan pendiri klub HA Sulaiman HB sangat istimewa.

“Berhubung kita dianggap tim underdog, yang lain hotelnya dikasih semua, kita waktu itu ditaruh di hotel paling uyuh (sakit, red) lah. Setelah Abah Haji tahu kita ditaruh di hotel itu, beliau langsung tarik, kalian semua besok langsung masuk ke Hotel Indonesia,” terang Frans.

“Saking luar biasanya, semua tim kaget dengar kita menginap di HI. Jangankan tim lain, Ketua Umum PSSI waktu itu, Azwar Anas juga terkejut, langsung disambut kita di HI, padahal kita peserta terakhir yang lolos.”

Baca juga :  Usai Dibantai Bayern, Lionel Messi Disorot

Meski tim underdog dan murni pemain lokal tanpa legiun asing, namun nyatanya Barito berhasil ke semifinal.

Frans dkk melibas Pelita Jaya yang notabene merupakan tim bertabur bintang saat itu.

“Kita lolos ke semifinal mengalahkan Pelita Jaya, pemain bintang semuanya itu. Sebuah keberuntungan ya, Barito tim yang tidak diperhitungkan, pemain asing juga nggak ada, akhirnya kita tampil nggak ada beban,” cerita Frans dengan bangga.

“Kehadiran Haji Rahmadi dan Abah Haji waktu itu yang membuat kita tuh kasasahan, rasa tidak ingin kalah, semangatnya terasa banget di situ,” kenangnya.

Alhasil, Barito ke semifinal menghadapi Persib Bandung, 28 Juli 1995. Sayang saat itu, Barito kalah dan dituding akibat kepemimpinan wasit yang berat sebelah.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Hadapi Arema di 17 Mei Sore Ini, Barito Putera U-16 Berharap Dukungan Suporter
apahabar.com

Sport

Jacksen Berharap Lucas Silva dan Arthur Viera Bisa Dimainkan
apahabar.com

Sport

Usai Kalahkan Chelsea dan City, Senangnya Pelatih Leicester Bukan Kepalang
apahabar.com

Sport

Indonesia vs Filipina 0-0, Empat Negara Ini Berhak ke Semifinal AFF
apahabar.com

Sport

EUFA Denda Cristiano Ronaldo Rp321 Juta
apahabar.com

Sport

Gantung Sepatu, Pesepakbola Muda Spanyol ini Jadi Perawat Perangi Covid-19
apahabar.com

Sport

9 Fakta Kekalahan Real Madrid
apahabar.com

Sport

Sukses PSG Rebut Piala Prancis ke-13 Makan Tumbal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com