Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki Benny Wenda Deklarasi Papua Merdeka, Pemerintah RI Jangan Diam!

“Food Loss and Waste” Mulai Dikampanyekan di Tanah Laut

- Apahabar.com Kamis, 16 Juli 2020 - 18:48 WIB

“Food Loss and Waste” Mulai Dikampanyekan di Tanah Laut

Kampanye Food Loss and Waste di Kabupaten Tanah Laut (Tala). Foto-Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Food Loss and Waste (FLW) mulai dikampanyekan di Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Kampanye itu diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanah Laut di Aula Dinas Kesehatan Hutan Kota Pelaihari, Kamis (16/07).

Menurut Food and Agriculture Organization (FAO), Food Loss and Food Waste mengacu pada makanan yang dibuang. Padahal produk makanan tersebut masih aman dan bergizi untuk dikonsumsi.

Menurut data itu, Indonesia pelaku FLW terbesar kedua dunia setelah Arab Saudi. Oleh karena itu kampanye mengurangi FLW ini sangat perlu dilakukan.

Kepala Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan Hj. Rolena Kinawati mengatakan akhir – akhir ini FLW memang mulai dikampanyekan di Indonesia. Para milenial pun mulai konsen dengan isu ini.

Kepala DKPP Kabupaten Tanah Laut Rizayadi mengucapkan terima kasih atas kehadiran dari rombongan DKP Provinsi dalam mengkampanyekan FLW di empat kabupaten/kota termasuk Tanah Laut.

Rizayadi berharap hal itu dapat menambah wawasan bersama, lebih spesifik lagi kepada ibu-ibu yang memiliki peran penting dalam pengurangan loss and waste.

Ia mengatakan sosok ibu adalah pelaku utama yang memutuskan jenis masakan, selera, gizi, dan jumlah makanan yang harus dikonsumsi oleh anggota keluarga.

Dalam pemaparannya narasumber Dedy Hatta menjelaskan perbedaan pelaku Food Loss dan Food Waste.

Dia memaparkan, Food Loss bisa diakibatkan oleh proses pra-panen seperti pangan tersebut tidak sesuai dengan mutu yang diinginkan pasar, permasalahan dalam penyimpanan, penanganan, pengemasan dari pangan tersebut sehingga produsen memutuskan untuk membuang pangan tersebut karena ditolak oleh pasar.

Sedangkan Food Waste merupakan makanan yang siap dikonsumsi oleh manusia, namun dibuang tanpa alasan atau makanan tersebut telah mendekati masa kadaluarsanya.

Hadir dalam Kampanye FLW, Kepala DKPP Tanah Laut Ir. Rizayadi, Kepala Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan Provinsi Hj. Rolena, Nara Sumber kegiatan Ahli Gizi Dedy Hatta Permana S.Gz, anggota TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, dan karyawati DKPP Tanah Laut.

Editor: Puja Mandela

Editor: Reporter: Ahc14 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Tanah Laut Raih Piala Adipura Kategori Kota Kecil
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Makna Hari Pahlawan Bagi Warga Martapura Kabupaten Banjar
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Lawan Virus Corona, Pemkab Tala Bentuk Satgas Khusus
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

KPU Tala Mulai Sosialisasikan Tahapan Pilkada
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Perusahaan di Bati-Bati Gelar Rapid Test Massal, 2 Reaktif
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Serap Aspirasi Warga, Sukamta Blusukan ke Desa Riam Adungan
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Abdi Rahman Ingatkan Petugas Hati-Hati Salurkan Dana Bantuan Sosial Covid-19
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Kontak Erat Kluster Gowa, 9 Warga Tanah Laut Terpapar Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com