Gugatan 2BHD Diterima, Ketua MK Pimpin Langsung Sengketa Pilbup Kotabaru Viral Jembatan Alalak II Patah Akibat Macet Parah, Cek Faktanya Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel

Gegara Covid, Pemusnahan Ranjau Aktif di Kotabaru Resmi Diundur

- Apahabar.com Jumat, 17 Juli 2020 - 14:27 WIB

Gegara Covid, Pemusnahan Ranjau Aktif di Kotabaru Resmi Diundur

Ledakan ranjau sisa Perang Dunia II di jalur rencana jembatan yang menghubungkan Pulaulaut, Kotabaru dengan daratan Kalimantan. Peladakan ranjau kala itu dilakukan oleh Satgas penyapuan ranjau TNI AL. Foto: Antara

apahabar.com, KOTABARU – Imbas pandemi Covid-19, pemusnahan ranjau aktif yang tertanam di perairan Kotabaru resmi diundur hingga tahun depan.

Mundurnya pemusnahan ranjau-ranjau peninggalan era kolonial itu disampaikan langsung Sekda Kotabaru, Said Akhmad, Jumat (17/7) siang.

“Karena pandemi Covid-19 ini, ada pemotongan anggaran. Jadi, untuk agenda pemusnahan ranjau kita tunda 2021,” ujar Said Akhmad, dijumpai apahabar.com.

Untuk nominal anggaran, Sekda juga memastikan tetap ada. Tidak terdapat perubahan. Hanya, waktu pelaksanaannya saja yang ditunda.

apahabar.com

Memberikan edukasi ke masyarakat akan bahaya ranjau, Danlanal meletakkan ranjau non-aktif di Mako Lanal. Foto: Istimewa

“Kalau soal anggaran pemusnahannya tetap disiapkan. Sekitar Rp3 miliar,” terang Sekda.

Kepala Dinas Pariwisata Kotabaru, Khairian Ansari memastikan akan fokus terhadap agenda pemusanahan ranjau tersebut.

Bahkan, untuk memuluskan agenda itu, dua proyek besar di kawasan Siring Laut ditunda. Di antaranya, Masjid Apung, dan perpanjangan dermaga.

“Untuk rencana Masjid Apung, dan perpanjangan dermaga kita tunda dulu. Kita fokus pemusnahan ranjau,” ujarnya.

Komandan Lanal Kotabaru, Letkol Laut (P) Guruh Dwi Yudhanto juga memastikan ranjau yang masih tertanam di pesisir Pulau Laut termasuk Siring Laut aktif, dan harus segera dilakukan pemusnahan.

“Iya, ranjau itu masih aktif. Makanya, harus secepatnya dimusnahkan. Terlebih adanya wacana pengembangan Siring Laut. Takutnya, meledak ketika ada benturan tiang pancangnya,” pungkas Danlanal Guruh.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Masduki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sudah Definitif, Ini Penekanan Ketua DPRD Batola
apahabar.com

Kalsel

Mengantuk, Penabrak Pejalan Kaki di Gambut Jadi Tersangka
apahabar.com

Kalsel

Tekan Risiko Blackspot, Polres Batola Tunggu Reaksi Instansi Terkait
apahabar.com

Kalsel

Siang Ini, Berkas Kasus Korupsi Jalan di Amuntai Dilimpahkan
apahabar.com

Kalsel

Penyakit Kambuh, Pensiunan PNS di Banjar Tewas Terlindas
apahabar.com

Kalsel

Kabar Gembira, 18 Pasien Covid-19 Kotabaru Dilaporkan Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Listrik Padam, Rumah Warga Jalan Sepakat Terbakar

Kalsel

Kodim 1011 Kapuas Canangkan Satgas Desa Tangkal Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com