Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Gempa 6,1 Magnitudo Berpusat di Jepara Dirasakan Warga Bali hingga Pangandaran

- Apahabar.com Selasa, 7 Juli 2020 - 10:25 WIB

Gempa 6,1 Magnitudo Berpusat di Jepara Dirasakan Warga Bali hingga Pangandaran

Lokasi gempa di Jepara. Foto-twitter/@bmkg

apahabar.com, JAKARTA – Gempa bumi mengguncang Kabupaten Jepara, Jawa Tengah pada Selasa (7/7) pukul 05.54 WIB dengan kekuatan magnitudo 6,1.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, gempa yang berpusat di koordinat 6.12 Lintang Selatan dan 110.55 Bujur Timur, sekitar 53 km barat laut Jepara, pada kedalaman 578 km tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

“Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,77 LS dan 110,64 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 85 km arah utara Mlonggo, Jepara, Jawa Tengah pada kedalaman 539 km,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Selasa.

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, menurut dia, gempa bumi tersebut termasuk jenis gempa dalam akibat adanya deformasi atau penyesaran pada lempeng yang tersubduksi di bawah Laut Jawa.

Rahmat mengatakan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi itu memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault).

Menurut dia, getaran gempa tersebut dirasakan di daerah Karangkates, Nganjuk, Yogyakarta, Purworejo, Kuta, dan Mataram pada skala III MMI, dirasakan nyata dalam rumah dan terasa seperti ada truk berlalu.

Getaran akibat gempa juga dirasakan di Denpasar, Malang, Lumajang, Tulungagung, Blitar, Ponorogo, Pacitan, Surabaya, Wonogiri, dan Kebumen pada skala II-III MMI.

Selain itu, gempa tersebut getarannya dirasakan di Banjarnegara, Pangandaran, Karangasem, Lombok Barat , Garut, Boyolali, Krui, Sekincau, Semaka, Pekalongan, Banyumas, wonosobo, Magelang, Purbalingga, dan Gianyar pada skala II MMI, getaran yang dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Menurut Rahmat, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan yang terjadi akibat gempa bumi tersebut.

Hasil monitoring BMKG menunjukkan hingga pukul 06.50 WIB belum menunjukkan ada aktivitas gempa bumi susulan.

Rahmat mengimbau warga tetap tenang serta memeriksa bangunan tempat tinggal untuk mengetahui dampak gempa dan menghindar dari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdianto mengatakan bahwa belum ada laporan mengenai kerusakan akibat gempa tersebut.

“Gempa tersebut memang tidak dirasakan oleh warga, termasuk informasi di wilayah pantai hingga kini juga tidak ada laporan masuk terkait gempa tersebut,” katanya.

Seorang warga Kecamatan Keling di Jepara yang sedang berada di luar rumah saat gempa terjadi mengatakan bahwa dia tidak merasakan getaran gempa.

“Saya justru baru mengetahui jika pukul 05.54 WIB terjadi gempa,” kata Hari, warga Keling.

Anwar, warga Desa Mantingan, Kecamatan Tahunan, Jepara, juga tidak merasakan getaran gempa. Demikian pula dengan warga yang tinggal di Pulau Karimunjawa.

Namun seorang warga Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengaku merasakan getaran gempa. “Saya merasakan getaran yang disebutkan pusat gempanya ada di Kabupaten Jepara,” kata Arif, warga Bantul.

Arwin mengatakan, sejak awal tahun 2020 sampai sekarang Kabupaten Jepara sudah tiga kali menghadapi gempa, namun semuanya tidak sampai menimbulkan kerusakan.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

100 Hari Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf, Simak yang Telah Dikerjakan

Nasional

100 Hari Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, Simak yang Telah Dikerjakan
apahabar.com

Nasional

Aliansi Relawan Jokowi Target Santuni 1 Juta Anak Yatim Piatu
apahabar.com

Nasional

Djoko Tjandra Jalani Pemeriksaan Terkait Surat Jalan Palsu
apahabar.com

Nasional

Jokowi dan Prabowo Tak Lakukan Persiapan Khusus untuk Debat Pamungkas
apahabar.com

Nasional

Papua Memanas, ULM Kumpulkan Puluhan Mahasiswa Papua di Kalsel
apahabar.com

Nasional

Tak Gentar, Sultan Khairul Saleh Pilih Setia ke Prabowo-Sandi
apahabar.com

Nasional

Sebarkan Video Mesum Bersama Pacar, Wanita Ini Ditangkap  
apahabar.com

Nasional

DPR RI: RUU KUHP Masih Disempurnakan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com