UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar

Hari Bhayangkara, Begal Tewas Berduel dengan Polisi

- Apahabar.com Rabu, 1 Juli 2020 - 22:32 WIB

Hari Bhayangkara, Begal Tewas Berduel dengan Polisi

Kapolres OKU Timur, AKBP Erlin Tangjaya tampak melihat jenazah terduga pelaku begal yang tewas saat berduel dengan polisi, Rabu (1/7). Foto-Antara/Aziz Munajar

apahabar.com, PALEMBANG – Seorang pria yang diduga akan melancarkan aksi begal tewas seusai berduel dengan anggota Polres Ogan Komering Ulu Timur menggunakan senjata api.

Kapolres OKU Timur, AKBP Erlin Tangjaya, mengatakan duel itu terjadi di Jalan Tanggul Irigasi Desa Tebat Jaya, Kecamatan Sungai Madang Rabu (1/7) pagi.

“Berawal dari adanya informasi bahwa pelaku akan melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan posisinya termonitor oleh anggota,” ujar Erlin, Rabu.

Kemudian anggota mencari keberadaan pelaku dan didapati tengah mengisi bahan bakar minyak, lalu anggota berupaya menyergap pelaku yang diduga hanya berpura-pura mengisi minyak untuk mengelabui polisi.

Pelaku dan anggota pun terlibat duel badan karena saling ingin melumpuhkan, namun pelaku ternyata membawa senjata api rakitan dan berupaya melepaskan tembakan ke arah anggota hingga 5 kali.

“Karena bergelut-bergelut terus maka anggota juga melawan sehingga terpaksa melepaskan tembakan tegas dan terukur ke arah pelaku,” kata dia.

Pelaku akhirnya tewas dalam perjalan menuju rumah sakit, sementara anggota yang menyergapnya yakni Brigpol Marselly Wiyono terpaksa dilarikan ke RSUD Martapura karena mendapat luka tembak pada bagian paha.

Identitas pelaku sempat tidak terdata meski dicek menggunakan sidik jari, namun berdasarkan informasi pengembangan didapat pelaku bernama Juni Mardianto warga BK 8 Kecamatan Belitang.

Sementara dari tangan pelaku petugas menyita barang bukti berupa dua pucuk senpi rakitan, lima selongsong, dan dua amunisi masih aktif.

“Kami masih mengembangkan identitas dan rekam tindak pidananya, karena kalau seorang sudah berani membawa senjata api lebih dari satu pucuk maka pasti dipersiapkan untuk melakukan tindak pidana,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa begal memang menjadi momok menakutkan bagi masyarakat dan termasuk tugas serius bagi kepolisian, apalagi begal di OKU Timur menurutnya cenderung sangat berani menggunakan senjata api.

“Tetapi kami berupaya terus memberantas begal-begal agar tercipta keamanan yang membuat masyarakat semakin nyaman,” katanya.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Curi Puluhan Hp Senilai Ratusan Juta, 2 Bocah Putus Sekolah Diciduk Tim Polres Banjarbaru
apahabar.com

Hukum

Iseng Main Ular, Warga Gambut Kena Batunya
apahabar.com

Hukum

Akibat Nonton Video Bokep, Pengangguran Gagahi Bocah SD
apahabar.com

Hukum

Tiga Balita Jadi Korban Kekerasan Anak di Jatinegara
apahabar.com

Hukum

Polisi Tunggu Hasil Visum Remaja Gantung Diri di Pelabuhan Lama
apahabar.com

Hukum

Penahanan 4 Tersangka Mafia Pengaturan Skor Bola Diperpanjang 40 Hari
apahabar.com

Hukum

Catatan Akhir Tahun Polres Banjar; 3 Kasus Masih Misteri

Hukum

Hakim Tolak Eksepsi Pinangki, Sidang Dilanjutkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com