Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat

Harus Pulih! Pusat Suntik Puluhan Miliar ke Banjarmasin

- Apahabar.com Rabu, 29 Juli 2020 - 20:23 WIB

Harus Pulih! Pusat Suntik Puluhan Miliar ke Banjarmasin

Pemerintah pusat menyuntik dana senilai Rp13,4 miliar ke Pemkot Banjarmasin guna pemulihan ekonomi akibat Covid-19. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah pusat menyuntik dana senilai Rp13,4 miliar ke Pemkot Banjarmasin.

Duit sebesar itu sebagai stimulus pemulihan ekonomi ibu kota Kalsel akibat Covid-19.

Dana insentif daerah (DID) tambahan ini akan dimanfaatkan membantu usaha mikro, kecil, dan menengah maupun sektor pariwisata terdampak pandemi.

Melalui dana tersebut, diharapkan ekonomi Kota Banjarmasin, terutama sektor UMKM dan pariwisata, kembali bangkit.

“Pemanfaatan dana tersebut, antara lain untuk UMKM garrmen, yang selama ini mendadak sepi order karena Covid-19 dan beberapa sektor lainnya,” jelas Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Banjarmasin Subhan Nor Yaumi, Rabu (29/7).

Melalui DID tersebut, Pemkot akan memberi stimulus permodalan ke para penjahit guna memproduksi masker kain.

Hasilnya, kata dia, akan dibeli oleh pemerintah untuk dibagikan kepada warga.

Begitu juga dengan stimulus untuk sektor pariwisata, diharapkan bangkit di tengah pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru.

Wali Kota Ibnu Sina saat webinar melalui video konferensi tampak optimistis masa pandemi Covid-19 akan segera terlewati.

“Walaupun perlu waktu dan kedisiplinan,” jelasnya.

Apalagi, saat ini Banjarmasin terdapat enam dari 52 kelurahan yang ada sudah memasuki zona hijau.

“Dengan asumsi bahwa dari hasil satu pekan ini sudah tidak ada lagi penambahan kasus, dan kasus lama itu sudah sembuh, itu indikatornya,” ujarnya.

Covid-19 telah berdampak besar pada sektor pariwisata dan hotel di Kota Seribu Sungai.

“Segala sesuatu pasti ada ujungnya, semoga badai ini cepat berlalu, dan dunia pariwisata kembali menjadi primadona seperti sebelum Covid-19,” imbuhnya.

Dia juga berharap, pembangunan insfratruktur dan persiapan terkait dengan objek wisata bahkan dukungan sistemnya, baik dari aspek sumber daya pariwisata serta seluruh pihak terkait, bisa mempersiapkan diri, ketika dibukanya pariwisata khususnya di Banjarmasin.

“Banyak yang ingin datang ke Banjarmasin, apalagi setelah launching agenda even di Bali kemarin, itulah yang membuat mereka ingin sekali ke Banjarmasin. Tapi karena kondisi sekarang, akhirnya semua itu tertunda,” ungkapnya. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Target BEKRAF, 50% Pelaku Kreatif Daftarkan Kekayaan Intelektual
Awal Pekan, Rupiah Melemah Sering Penyebaran Virus Corona

Ekbis

Awal Pekan, Rupiah Melemah Sering Penyebaran Virus Corona
apahabar.com

Ekbis

Jokowi Antisipasi Tekanan Ekonomi Berlanjut Sampai 2021

Ekbis

Tagihan DM Turun, PDAM Bandarmasih Tekor Selama Pandemi
apahabar.com

Ekbis

Di Tengah Pandemi Covid-19, Hipmi Harap Program Pemerintah Harus Tepat Dimanfaatkan
apahabar.com

Ekbis

6 Tahun, Tunggakan Retribusi Pasar Sentuh Ratusan Juta
apahabar.com

Ekbis

Berkat Pelindo, Rini Bisa Pasarkan Amplang di Ritel Modern
apahabar.com

Ekbis

Cetak Rekor Baru, Huawei Jual 200 Juta Ponsel di 2018
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com